Berita

Pinjaman Bitcoin vs Pinjaman Bank, Lebih Baik Mana?5 min read

September 22, 2020 4 min read

Pinjaman Bitcoin vs Pinjaman Bank, Lebih Baik Mana?5 min read

Reading Time: 4 minutes
pinjaman Bitcoin

Saat ini tren perkembangan Bitcoin bukan hanya semata-mata untuk meraup keuntungan saja dari aktivitas jual-beli aset digital, melainkan ada pula layanan pinjaman Bitcoin dan aset cryptocurrency lainnya yang dijadikan sebagai jaminan untuk memperoleh dana dalam bentuk stablecoin misalnya USDT, DAI, dll.

Pinjaman cryptocurrency yang kini hadir banyak dimanfaatkan oleh investor untuk sekedar mendapatkan pinjaman dana maupun memberikan pinjaman ke proyek blockchain yang sedang digarap. Keuntungan pemberian pinjaman Bitcoin ke platform DeFi lending adalah persentase yang didapatkan dari bunga pinjaman yang diberikan hingga mencapai lebih dari 4% per tahun. 

Bagi peminjam yang memberikan jaminan cryptocurrency misalnya Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan sebagainya, kamu bisa mengajukan pinjaman dengan cepat dan mudah di platform DeFi lending. Tentunya dengan nominal minimal pengajuan pinjaman sesuai dengan ketentuan masing-masing platform tersebut. Pinjaman cryptocurrency ini memiliki kelebihan dalam hal pengajuan yakni hanya cukup memiliki aset digital saja, sedangkan untuk prosesnya tidak perlu melalui pemeriksaan bank untuk mengetahui skor kredit. 

Bank Vs Pinjaman Cryptocurrency

Proses pengajuan pinjaman cryptocurrency di platform DeFi lending layaknya kamu sedang mengajukan pinjaman kredit lewat layanan fintech, P2P lending atau pinjol (pinjaman online). Kamu hanya perlu menyetujui berbagai persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Ketika kamu mengajukan pinjaman dana di bank, mungkin kamu banyak terkendala dengan persyaratan administrasi yang cukup menyulitkan. Tentunya tidak semua orang yang bisa mengakses layanan pinjaman di bank, melainkan hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengajukan pinjaman. Tetapi, pinjaman di platform DeFi lending tidaklah demikian, kamu hanya perlu mengunduh atau menggunakan aplikasi pinjaman cryptocurrency, dan mendaftarkan dirimu lalu pilih kebutuhanmu ingin meminjam atau memberi pinjaman di platform tersebut. 

Proses peminjaman di platform DeFi lending hanya memakan waktu satu menit saja, proses ini jauh lebih cepat dibanding via bank yang bisa memakan waktu berhari-hari.

Kelebihan lainnya bila kamu melakukan pinjaman cryptocurrency adalah kamu bisa menggunakan stablecoin yang diperoleh untuk dibelikan aset cryptocurrency lainnya lewat cryptocurrency exchange yang melayani jual-beli crypto to crypto. Kemudian, keuntungan dari aset-aset digital tersebut bisa kamu gunakan untuk membayar kreditmu tersebut.

Namun, peminjam juga harus berhati-hati bila aset cryptocurrency yang dijadikan jaminan pelunasan mengalami penurunan harga yang membuat nilai jaminan tersebut saat dicairkan ikut menurun pula.

Selain itu, peminjam juga bisa memberikan jaminan berupa mata uang fiat untuk memperoleh pinjaman Bitcoin dan aset digital lainnya. keuntungan dari pemberian jaminan berupa mata uang fiat ini adalah kamu bisa mendapatkan keuntungan dari Bitcoin yang dimiliki dengan adanya kenaikan harga di pasar.

Platform DeFi Lending Menjadi Berkah bagi Pemberi dan Peminjam

Tugas utama investor adalah mencari peluang investasi sebanyak-banyaknya. Jadi, keuntungan yang kamu peroleh dari suatu instrumen investasi bisa dinvestasikan kembali ke jenis instrumen investasi lainnya.

Salah satu cara untuk membuat uang bekerja untuk kamu adalah menggunakan dana menganggur yang dimiliki untuk diinvestasikan di instrumen investasi yang menawarkan imbal hasil menggiurkan.

Hadirnya DeFi saat ini menjadi kabar gembira bagi seluruh pemilik aset cryptocurrency di seluruh dunia untuk semakin memaksimalkan cuan yang bisa diperoleh lewat pembiayaan di platform DeFi lending.  Sebagai pemilik Bitcoin dkk, kamu bisa menempatkan danamu di proyek DeFi yang sedang digarap untuk mendapat imbal hasil atas pemberian pinjaman yang sudah kamu berikan. Hal ini bisa kamu analogikan seperti menempatkan danamu di deposito di bank untuk jangka waktu tertentu dengan tingkat pengembalian yang cukup besar. 

Di tengah pandemi, bunga deposito yang ditawarkan di Indonesia hanya berkisar 4% per tahun saja akibat adanya kebijakan Bank Indonesia untuk menurunkan suku bunga simpanan. Tetapi, bila kamu menaruh aset-aset digital yang kamu miliki di berbagai proyek DeFi, kamu bisa berpotensi memperoleh tingkat pengembalian hingga 8% per tahun.

Bagaimana dengan peminjam? Peminjam bisa menggunakan dana pinjaman dalam bentuk stablecoin dan cryptocurrency yang diperoleh untuk dibelikan aset digital yang dijaminkan seperti Bitcoin (BTC) dan Ethreum (ETH), cara ini sangat efektif dilakukan ketika harga sedang bullish. Sehingga, kenaikan harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) yang telah menjadi jaminan bisa menutupi bunga pinjaman yang perlu kamu bayarkan.

Mekanisme pinjaman Bitcoin dkk ini berbeda dengan pinjaman pada umumnya, lantaran mata uang fiat atau aset digital yang dijadikan jaminan memiliki nilai lebih tinggi dibanding jumlah pinjaman yang bisa kamu peroleh. Jika selama masa peminjaman sewaktu-waktu jaminan yang diberikan mengalami penurunan harga di bawah pinjaman yang kamu peroleh, maka aset digital yang dijaminkan tersebut akan terkena likuidasi dan pinjaman akan tutup setelah user dikenakan bunga dan denda. Jadi, pinjaman Bitcoin dengan jaminan ini bersifat secured loan, seperti yang biasanya kamu temukan saat pengajuan KPR dan KKB.

Untuk itu, sebelum mengajukan pinjaman Bitcoin di platform DeFi lending, kamu perlu memahami terlebih dahulu kondisi pasar saat ini, bila sedang dalam tren bearish kamu sebaiknya menjaminkan stablecoin dan memperoleh pinjaman cryptocurrency yang volatile. Sedangkan, saat kondisi tren bullish kamu lebih baik menjaminkan aset digital yang volatile dan memperoleh pinjaman stablecoin. Strategi ini banyak diterapkan oleh investor sebagai tren investasi cryptocurrency 2020.

Bagi kamu yang ingin membeli Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) untuk dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman cryptocurrency di berbagai platform DeFi lending, kamu bisa membeli aset-aset digital tersebut secara mudah dan aman lewat cryptocurrency exchange Pintu.

Tentang Aplikasi Pintu

Pintu merupakan aplikasi termudah untuk investasi dan jual beli cryptocurrency. Aplikasi Pintu dikembangkan oleh PT Pintu Kemana Saja, perusahan rintisan (startup) yang didirikan di Jakarta pada tahun 2019.

Pintu menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk investasi mata uang digital dengan desain aplikasi dan user interface yang praktis, simpel, dan tanpa ribet. Pengguna dapat menyimpan, mengirim, dan berdagang cryptocurrency seperti bitcoin, ethereum, dan lainnya secara instan melalui smartphone.

Aplikasi Pintu juga telah resmi berada di bawah pengawasan BAPPEBTI, sehingga Pintu dijamin aman dan memiliki payung hukum yang jelas. Saat ini, Pintu telah terintegrasi dengan beberapa jaringan blockchain seperti Bitcoin, Ethereum, dan Binance Chain.

Kontak

Untuk kemitraan dan kerjasama lainnya, silakan kirim email ke [email protected] atau kunjungi https://pintu.co.id

Follow Sosial Media Pintu di:

Telegram: https://t.me/PintuIndonesia

Instagram: https://www.instagram.com/Pintu_ID

Twitter: https://twitter.com/PintuID

Facebook: https://cutt.ly/eyqWXl4

YouTube: https://bit.ly/pintu-youtube