Heboh! Zimbabwe Luncurkan Mata Uang Digital Berbasis Emas “ZiG”

author:

Array

Heboh! Zimbabwe Luncurkan Mata Uang Digital Berbasis Emas “ZiG”

Zimbabwe telah meluncurkan mata uang digital berbasis emas, Zimbabwe Gold (ZiG), sebagai metode pembayaran resmi. Langkah ini diumumkan oleh Bank Sentral Zimbabwe (RBZ) pada 5 Oktober 2023, sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengatasi inflasi tiga digit dan mengalihkan investasi lokal dari dolar AS ke aset nasional.

Latar Belakang Peluncuran ZiG

aset digital berbasis emas zimbabwe
Sumber: BNN Network

RBZ memperkenalkan proyek baru ini pada April 2023, dengan menekankan bahwa setiap token digital yang dikeluarkan akan didukung oleh jumlah fisik emas yang disimpan di cadangan bank.

Baca juga: Zimbabwe Sediakan Token Digital Berbasis Emas dengan Harga Rp146 Ribu

RBZ pertama kali mulai menerbitkan token berbasis emas fisik pada 2022, dan mengklaim adopsi yang sukses.

Tujuan di balik koin fisik dan ZiG yang baru diperkenalkan adalah untuk meyakinkan investor lokal untuk menanamkan uang mereka ke dalam aset nasional dan bukan dolar AS, tugas yang tidak mudah di negara dengan inflasi tiga digit.

Cara Kerja dan Nilai ZiG

Token digital ini dapat disimpan di dompet e-gold atau kartu e-gold dan dapat diperdagangkan untuk transaksi peer-to-peer dan bisnis. RBZ melaporkan beberapa level harga, di mana ZiG bisa dibeli, tergantung pada berat cadangan emasnya.

Jadi, pengguna bisa membeli 1 ons ZiG seharga $1,910 dan 0,1 ons seharga $191. Menurut bank, pada 28 September 2023 lalu, investor membeli setara dengan 17,65 kilogram (kg) ZiG, membayar dengan dolar Zimbabwe dan AS.

Jumlah total ZiG yang terjual sejak putaran penjualan token digital sebelumnya berdiri di sekitar 350 kg emas.

Baca juga: Perketat Aturannya, Cyprus Siapkan Hukuman Berat untuk Pelanggar Regulasi Crypto!

Dampak ZiG terhadap Ekonomi Zimbabwe

Zimbabwe telah berjuang dengan ketidakstabilan mata uang dan inflasi yang meningkat selama lebih dari satu dekade. Pada 2009, negara tersebut mengadopsi dolar AS sebagai mata uang resmi sebagai respons terhadap periode hiperinflasi yang membuat mata uang lokal hampir tidak berharga.

Dalam upaya untuk merevitalisasi ekonomi domestik, Zimbabwe memperkenalkan kembali mata uangnya sendiri pada 2019. Namun, langkah ini diikuti oleh kebangkitan kembali volatilitas mata uang.

Pada akhirnya, peluncuran ZiG ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi Zimbabwe dalam mengatasi masalah ekonomi yang dihadapinya. Dengan adanya mata uang digital berbasis emas ini, diharapkan dapat memberikan alternatif investasi baru bagi masyarakat dan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array