XRP Bakal Meroket? Wall Street Membahas Langkah Terbaru Ripple

XRP Bakal Meroket? Wall Street Membahas Langkah Terbaru Ripple

Mata uang crypto XRP menjadi perbincangan hangat di Wall Street setelah beberapa perkembangan terbaru yang melibatkan Ripple, perusahaan di balik XRP. Artikel ini akan membahas potensi peluncuran ETF XRP, prediksi CEO Archax tentang perdagangan XRP senilai $30-50 triliun, dan pandangan bullish investor XRP di tengah kasus hukum Ripple dengan SEC.

ETF XRP di Depan Mata?

Seiring dengan semakin populernya ETF Bitcoin spot, investor mulai melirik ETF mata uang crypto lainnya. SEC AS telah menerima pengajuan untuk ETF ether spot dengan kemungkinan besar akan disetujui. Namun, banyak yang bertanya-tanya kapan ETF XRP akan diajukan ke regulator.

Para ahli mempertanyakan kurangnya pengajuan ETF XRP mengingat XRP adalah satu-satunya altcoin yang memiliki status legal. Hal ini ditetapkan pada pertengahan tahun lalu ketika Hakim Distrik AS Analisa Torres memutuskan bahwa XRP Ripple bukanlah sekuritas.

Baca Juga: Ripple XRP Melonjak di Q3: Pertumbuhan 5% di Pasar AS dan Penjualan 892 Juta XRP!

Menariknya, BlackRock, manajer aset terbesar di dunia, telah beberapa kali menggoda tentang penerbitan ETF XRP-spot. Namun, BlackRock membantah klaim tersebut dan komunitas berspekulasi bahwa hal itu disebabkan oleh kasus hukum Ripple yang sedang berlangsung dengan SEC.

Dengan keterlibatan BlackRock dalam Ethereum, banyak yang berspekulasi bahwa perusahaan tersebut akan mengincar XRP sebagai target berikutnya setelah kasus pengadilan selesai.

Prediksi CEO Archax: Perdagangan XRP Mencapai $30-50 Triliun pada 2025

Prediksi CEO Archax: Perdagangan XRP Mencapai $30-50 Triliun pada 2025
Crypto News Flash

Ripple’s XRP Ledger (XRPL) menjadi sorotan setelah komentar dari Graham Rodford, CEO bursa efek digital Archax yang diatur oleh FCA. Rodford memprediksi perdagangan XRP akan mencapai $30-50 triliun pada tahun 2025. Prediksi berani ini disampaikan Rodford saat berbicara di konferensi Swell 2023 milik Ripple.

“Kami mengantisipasi perdagangan senilai $30-50 triliun di XRPL pada tahun 2025,” kata Rodford. Proyeksi yang berani ini menggemparkan komunitas crypto, mengisyaratkan lonjakan volume perdagangan dan harga XRP yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pernyataan Rodford, yang setara dengan peningkatan 1800x dari posisi saat ini, memicu diskusi dan spekulasi intens tentang lintasan masa depan XRP. Pernyataan CEO tersebut mendapat banyak perhatian ketika digemakan oleh Good Morning Crypto, semakin memicu optimisme dan rasa ingin tahu tentang potensi volume perdagangan yang begitu besar di XRPL dalam beberapa tahun ke depan.

Investor XRP Tetap Bullish di Tengah Kasus Hukum

Terlepas dari kinerja pasar saat ini, investor XRP tetap sangat bullish, terutama mengingat pertempuran hukum yang sedang berlangsung antara Ripple Labs dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Pakar hukum mengantisipasi potensi penyelesaian dalam gugatan SEC dan Ripple, yang telah membayangi mata uang crypto tersebut selama tiga tahun terakhir.

James Murphy, seorang pengacara crypto, baru-baru ini meramalkan penyelesaian dalam sebuah podcast, menunjukkan bahwa itu bisa menjadi hasil yang optimal bagi kedua belah pihak yang terlibat.

Penyelesaian akan memungkinkan Ripple untuk mengalihkan fokus dan sumber dayanya ke pengembangan ekosistemnya, yang berpotensi membuka peluang baru untuk pertumbuhan dan inovasi. Selain itu, dapat memberikan kejelasan dan kepastian peraturan yang sangat dibutuhkan, membuka jalan bagi adopsi dan investasi yang lebih luas di XRP.

Selain perkembangan hukum, Ripple telah secara aktif mempromosikan potensi transformatif tokenisasi pada XRP Ledger. Menekankan peningkatan transparansi dan aksesibilitas, Ripple membayangkan tokenisasi sebagai katalis untuk merevolusi keuangan.

Dalam posting terbaru di X, peneliti Blockchain Collin Brown mengantisipasi lonjakan triliunan dolar ke XRP karena tokenisasi menjadi semakin lazim. Selain itu, pencapaian lisensi baru-baru ini, akuisisi, dan rencana ekspansi global menandakan tekad Ripple untuk menghadapi tantangan peraturan sambil memanfaatkan peluang yang muncul di ruang kripto.

Penutup

XRP menjadi pusat perhatian dengan potensi peluncuran ETF XRP, prediksi perdagangan XRP senilai $30-50 triliun oleh CEO Archax, dan pandangan bullish investor XRP di tengah kasus hukum dengan SEC.

Perkembangan terbaru ini memicu spekulasi dan diskusi tentang masa depan XRP, dengan banyak yang berharap pada penyelesaian kasus hukum dan adopsi yang lebih luas dari XRP.

Baca Juga: Heboh! Whale Ripple Pindahkan 24 Juta XRP ke Bitstamp, Ada Apa?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi