Peran Mata Uang Digital Dalam KTT SCO 2023 dan Mahalnya Lisensi Crypto di Hongkong!

Peran Mata Uang Digital Dalam KTT SCO 2023 dan Mahalnya Lisensi Crypto di Hongkong!

Pada 4 Juli 2023, Xinhua News Agency, penyiar negara Tiongkok, menerbitkan transkrip pidato Presiden Xi Jinping kepada KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) 2023.

SCO adalah salah satu organisasi regional terbesar di dunia untuk kerjasama politik, ekonomi, dan keamanan, yang didirikan oleh Tiongkok dan Rusia pada 2001.

Xi Jinping dan Mata Uang Digital di KTT SCO 2023

pusat blockchain nasional china
Coindesk

Selama pidatonya, Presiden Xi menyambut Iran sebagai anggota organisasi penuh dan memuji langkah Belarus untuk bergabung. Dia juga menekankan pentingnya mata uang digital bank sentral (CBDC):

“Pihak Tiongkok mengusulkan untuk memperluas bagian penyelesaian mata uang lokal negara-negara SCO, memperluas kerjasama mata uang digital berdaulat, dan mempromosikan pembentukan bank-bank pembangunan SCO”.

Baca Juga: Ngelarang Crypto, Kini China Luncurkan NFT Marketplace Nasional Pertamanya!

Pada Januari 2023, Bank Rakyat Tiongkok melaporkan bahwa terdapat 13,61 miliar yuan digital CBDC dalam sirkulasi, mewakili sekitar 0,13% dari pasokan moneter.

Sejak itu, penggunaan CBDC telah meluas ke Belt and Road Initiative negara tersebut, berbagai airdrop konsumen, dan sebagai alat pembayaran untuk transportasi sehari-hari.

Biaya Lisensi Crypto di Hongkong Melonjak

Menurut laporan 5 Juli 2023 oleh Tencent News, biaya kerja, material, dan teknis yang dikombinasikan yang terkait dengan mendapatkan lisensi bursa crypto di Hongkong telah melonjak menjadi 100 juta dolar Hongkong ($12,77 juta) sejak dimulainya pada 1 Juni.

Baca Juga: Elon Musk Yakin China akan Jadi Pemimpin dalam Pengembangan AI, Kok Bisa?

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: