Proyek Crypto Worldcoin (WLD) Hadirkan Fitur Baru, Seperti Apa?

author:

Proyek Crypto Worldcoin (WLD) Hadirkan Fitur Baru, Seperti Apa?

Proyek crypto berbasis pemindaian iris, Worldcoin, baru-baru ini mengumumkan fitur baru yang memungkinkan bahkan pengguna yang belum diverifikasi untuk memesan token Worldcoin (WLD) mereka. Langkah berani ini telah menarik perhatian dari seluruh dunia, namun juga menimbulkan sejumlah kontroversi. Bahas lebih lanjut, yuk!

Fitur Reservasi Baru: Lebih Mudah dan Fleksibel

Worldcoin, yang diluncurkan pada 24 Juli setelah tiga tahun pengembangan, kini menawarkan fitur reservasi melalui World App. Fitur ini memudahkan semua orang untuk memesan token WLD mereka sebelum memverifikasi World ID mereka.

Lebih lanjut, reservasi ini akan berlaku selama 12 bulan. Selama periode ini, pengguna dapat menukarkan token yang telah mereka pesan dengan mengunjungi perangkat pemindaian iris yang disebut Orb.

Baca juga: Worldcoin (WLD) Alami Lonjakan 148% dalam Alamat Unik

Proyek Worldcoin terdiri dari tiga elemen kunci: Worldcoin ID, Worldcoin App, dan token Worldcoin (WLD). Pengguna yang bersedia memindai iris mereka untuk membuat sistem ID berbasis data biometrik akan diberi imbalan dengan token WLD asli.

Visi Masa Depan: Menghadapi Tantangan AI

harga token worldcoin

Worldcoin berupaya menciptakan database global untuk manusia guna membedakannya dari bot di masa depan. Klaim ini didasarkan pada fakta bahwa di masa depan, kecerdasan buatan (AI) akan menjadi sangat dominan sehingga sulit membedakan manusia asli dari bot di internet.

Dengan World ID, Worldcoin berharap menjadi sistem ID default untuk manusia mendapatkan akses ke berbagai layanan.

Meskipun memiliki visi yang ambisius, proyek ini telah menghadapi berbagai investigasi dan masalah regulasi. Worldcoin pertama kali ditangguhkan di Kenya karena metode pengumpulan datanya, dan juga menghadapi tindakan regulasi di Argentina dan Inggris.

Tantangan Regulasi dan Respon Pasar

Hingga saat ini, Worldcoin telah menghadapi pukulan dari berbagai pemerintah di seluruh dunia. Di Kenya, pemerintah khususnya khawatir dengan Worldcoin yang mengumpulkan informasi identifikasi penting seperti pemindaian iris sebagai imbalan ID digital.

Baca juga: Worldcoin Buka Akses ke Sistem ID Berbasis Iris untuk Pemerintah dan Perusahaan

Selain itu, meskipun proyek ini telah mendaftarkan lebih dari 2 juta pelanggan sebelum peluncuran publiknya, respons dari pelanggan setelah peluncuran tampaknya kurang antusias. Namun, pencipta proyek ini tetap optimis, mengklaim bahwa respons telah sangat mendorong dengan antrian yang panjang.

Meskipun menghadapi tantangan regulasi dan operasional, Worldcoin terus berupaya memperluas basis penggunanya. Dengan menawarkan periode reservasi yang diperpanjang, Worldcoin berharap dapat menarik lebih banyak individu untuk bergabung.

Pada akhirnya, Worldcoin terus berinovasi dan beradaptasi di tengah-tengah tantangan yang mereka hadapi. Dengan fitur reservasi baru untuk pengguna yang belum diverifikasi, mereka menunjukkan komitmen untuk memperluas jangkauan dan inklusivitas proyek mereka.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: