Whales Berburu LINK: Dibalik Kemitraan Chainlink dan SWIFT yang Mengguncang Pasar Crypto!

Whales Berburu LINK: Dibalik Kemitraan Chainlink dan SWIFT yang Mengguncang Pasar Crypto!

Chainlink, salah satu platform Web3 terkemuka, baru-baru ini mengumumkan kemitraan sukses dengan SWIFT.

Namun, meskipun berita positif ini, harga LINK mengalami penurunan. Sementara itu, para whales tampaknya melihat ini sebagai kesempatan untuk mengakumulasi lebih banyak LINK.

SWIFT, sistem komunikasi antarbank, baru-baru ini menunjukkan bagaimana mereka dapat menyediakan akses tunggal ke beberapa jaringan menggunakan infrastruktur yang ada dan aman. Ini dilakukan dengan bantuan Chainlink.

Baca Juga: Chainlink Luncurkan Platform ‘Chainlink Functions’, Apa Kegunaannya?

Eksperimen ini berhasil memindahkan nilai yang ditokenkan melintasi beberapa blockchain pribadi dan publik. Pengumuman ini awalnya diharapkan dapat mendorong harga LINK.

Namun, meskipun pengumuman positif ini, harga LINK terus merosot, menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di pasar.

Data dari Santiment menunjukkan bahwa whales Chainlink telah membeli lebih dari 4 juta LINK, senilai sekitar $24 juta, hanya dalam 10 hari terakhir.

Peningkatan ini terjadi setelah pengumuman kemitraan dengan SWIFT. Saat ini, lebih dari 3.127 dompet crypto memiliki antara 10.000 dan 100.000 LINK.

Menariknya, $9,6 juta LINK dibeli oleh kelas dompet crypto ini hanya dalam 3 hari, menunjukkan bahwa para whales melihat penurunan harga sebagai kesempatan untuk membeli lebih banyak LINK dengan harga murah.

Twitter

Sergey Nazarov, pendiri Chainlink, sangat antusias tentang kemitraan dengan SWIFT. Menurutnya, kemitraan ini menunjukkan nilai tokenisasi bagi lembaga keuangan dan infrastruktur pasar.

Dengan kemitraan ini, adopsi blockchain semakin mendekati titik balik di pasar modal. Chainlink dapat memicu transisi dari fase bukti konsep ke penggunaan tingkat produksi untuk nilai nyata.

Baca Juga: Hore! Chainlink Functions Debut di Avalanche, Apa Aja Keuntungannya?

Namun, meskipun optimisme ini, harga LINK masih berjuang. Analis percaya bahwa ada kemungkinan aset ini akan melanjutkan tren turunnya, terutama dengan formasi death cross yang muncul di grafik harian.

Chainlink, meskipun memiliki kemitraan yang menjanjikan dan dukungan dari para whales, saat ini berada dalam posisi yang sulit. Hanya waktu yang akan menentukan apakah LINK dapat pulih dan kembali ke puncak.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: