Ketika Whale Crypto Beraksi: Apakah Chainlink Akan Bangkit?

Ketika Whale Crypto Beraksi: Apakah Chainlink Akan Bangkit?

Di tengah fluktuasi whale crypto, Chainlink (LINK) menarik perhatian para investor besar atau ‘whale‘. Dengan penurunan harga yang signifikan, muncul pertanyaan besar: apa yang akan terjadi selanjutnya pada LINK? Artikel ini akan menggali lebih dalam fenomena ini, memberikan wawasan tentang dinamika pasar saat ini dan prediksi masa depan Chainlink.

Pekan ini, terjadi peningkatan aktivitas akumulasi LINK oleh para whale crypto. Data terbaru menunjukkan bahwa seorang whale telah menarik 417.834 LINK dari Binance dalam dua hari terakhir. Ini menandakan kepercayaan yang kuat pada potensi LINK, meskipun harga saat ini menunjukkan penurunan. Sebelumnya, paus ini membeli 641.386 LINK dengan harga rata-rata $7,4 dan menjualnya pada $15,1, menghasilkan keuntungan sekitar $4,9 juta.

Baca Juga: Chainlink Luncurkan Platform ‘Chainlink Functions’, Apa Kegunaannya?

Namun, akumulasi besar-besaran oleh whale ini bisa berdampak dua sisi. Di satu sisi, ini menunjukkan kepercayaan investor besar, yang berpotensi meningkatkan nilai token. Di sisi lain, penjualan skala besar oleh whale ini di masa depan bisa menimbulkan tekanan jual, mempengaruhi harga LINK.

Analisis Teknikal LINK: Apa yang Dibisikkan Angka?
TradingView

LINK saat ini diperdagangkan pada $16,15, menunjukkan penurunan -5,28% dalam 24 jam terakhir. Meskipun ada koreksi ini, tren keseluruhan masih menunjukkan sinyal bullish, dengan pola higher highs dan higher lows. Namun, Chainlink mengalami penurunan dalam pertumbuhan jaringan, yang mengindikasikan minat yang berkurang dari alamat baru. Selain itu, kecepatan LINK menurun, menandakan perlambatan aktivitas perdagangan seputar token.

Rasio MVRV LINK menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa minggu terakhir, mengimplikasikan bahwa pemegang tetap menguntungkan meskipun ada koreksi. Penurunan harga LINK mungkin disebabkan oleh pemegang yang mengambil keuntungan dengan menjual kepemilikannya.

Chainlink memperluas ekosistemnya melalui 14 integrasi di sembilan rantai berbeda, termasuk Arbitrum, Avax, BuildOnBase, BNBChain, Ethereum, Optimism, 0xPolygon, Polygon zkEVM, dan zksync Era. Integrasi ini menandakan upaya berkelanjutan Chainlink untuk meningkatkan kehadiran dan utilitasnya dalam berbagai ekosistem blockchain.

Kolaborasi ini penting karena menunjukkan komitmen Chainlink dalam memperkuat posisinya di pasar crypto. Dengan meningkatnya adopsi dan integrasi, Chainlink berpotensi mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya aktivitas akumulasi oleh whale dan ekspansi ekosistemnya, Chainlink menunjukkan potensi yang tidak bisa diabaikan. Meskipun ada risiko koreksi, tren jangka panjang LINK tampaknya bullish. Bagi kamu yang tertarik dengan pasar crypto, Chainlink bisa menjadi aset yang menarik untuk dipertimbangkan.

Baca Juga: Chainlink Melambung Tinggi, Apakah Kamu Sudah Siap Untuk Kenaikan Harga Selanjutnya?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: