Waspada! Modus Baru Penipuan Crypto Mengintai Para Pencari Cinta

Waspada! Modus Baru Penipuan Crypto Mengintai Para Pencari Cinta

Penipuan crypto kini mengambil wajah baru, dengan para penipu yang semakin licik memanfaatkan rasa percaya korban. Mereka kini beralih dari bursa palsu ke skema phishing yang meminta persetujuan transaksi. Metode ini telah berhasil mencuri dana crypto senilai jutaan dolar dan terus berkembang pesat.

Metamorfosis Penipuan Crypto

Penipuan crypto yang berkedok romansa kini semakin canggih dengan metode phishing yang meminta persetujuan. Menurut Chainalysis, sebuah firma analitik rantai blok, teknik ini telah mencuri setidaknya $374 juta dalam crypto yang dicurigai dicuri pada tahun 2023.

Metode ini memanfaatkan kepercayaan yang dibangun pelaku selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan melalui situs kencan. Dengan teknik baru ini, para penipu tidak perlu lagi menunggu hingga korban menjadi curiga atau merasa telah menguras habis dana korban.

Baca Juga: Investasi Bitcoin El Salvador: Keberanian yang Berbuah Manis?

Mereka hanya perlu meyakinkan korban untuk menandatangani transaksi yang akan langsung menguras dana mereka. Taylor Monahan, manajer produk utama MetaMask, telah mengidentifikasi lebih dari seribu alamat yang terkait dengan skema phishing ini, dengan total pencurian diperkirakan mencapai $1 miliar sejak Mei 2021.

Strategi “Pig Butchering” yang Kejam

Crypto Makin Aman! Regulator Negara Bagian AS Luncurkan Crypto Scam Tracker
Bitcoin.com News

Strategi yang dikenal sebagai “pig butchering” ini dimulai dengan pelaku yang berpura-pura mencari pasangan di situs kencan dan membangun kepercayaan. Setelah itu, mereka meyakinkan korban untuk berinvestasi dalam skema palsu.

Istilah ini berasal dari cara penipu “menggemukkan” targetnya (babi) sebelum “memotongnya” untuk mendapatkan dana maksimal. Salah satu alamat phishing yang paling sukses diduga telah meraup keuntungan sebesar $44,3 juta dari ribuan alamat korban.

Kesepuluh alamat phishing terbesar secara keseluruhan bertanggung jawab atas hampir 16% dari total nilai yang dicuri selama periode yang diteliti. Chainalysis menekankan pentingnya industri untuk mendidik pengguna agar tidak menandatangani transaksi persetujuan kecuali mereka yakin dapat mempercayai entitas di sisi lain.

Perlindungan Diri dari Penipuan Crypto

Penipuan romansa adalah salah satu jenis penipuan yang jarang dilaporkan, sehingga jumlah kerugian sebenarnya bisa jauh lebih tinggi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kamu untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan tawaran investasi yang tidak jelas.

Selalu lakukan penelitian dan verifikasi sebelum menandatangani transaksi apa pun yang berkaitan dengan crypto. Kamu juga harus berhati-hati dengan skema penipuan lain seperti platform perdagangan palsu, pemerasan crypto, dan penipuan identitas.

Jangan pernah memberikan informasi pribadi atau keuangan kamu kepada seseorang yang kamu kenal hanya melalui internet. Ingat, keselamatan dana crypto kamu berada di tangan kamu sendiri.

Paragraf Penutup

Dalam dunia yang semakin digital, penipuan crypto menjadi ancaman yang tidak bisa dianggap enteng. Edukasi diri dan kehati-hatian adalah kunci untuk melindungi diri dari kerugian finansial. Jangan biarkan pencarian cinta berubah menjadi mimpi buruk finansial karena terjebak dalam penipuan crypto yang semakin licik.

Baca Juga: Aplikasi Autentikasi Media Berbasis Blockchain Ini Bisa Akhiri Era Berita Palsu!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi