Volume Perdagangan NFT Metaverse Melesat Hingga Rp4,7 Triliun di Q1 2023, Ini Penyebabnya!

Volume Perdagangan NFT Metaverse Melesat Hingga Rp4,7 Triliun di Q1 2023, Ini Penyebabnya!

Menurut laporan DappRadar yang diterbitkan pada Kamis, 23 Maret 2023, perdagangan non-fungible token (NFT) Metaverse mengalami peningkatan pada Q1 tahun 2023, dengan total $311 juta yang setara dengan Rp4,7 triliun (kurs $1 = Rp15.169).

Grafik Volume Perdagngan dan penjualan Metaverse
Source: DappRadar

Kira-kira NFT Metaverse apa yang mendominasi dalam peningkatan tersebut, dan apa faktor dibalik kenaikan tersebut? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Metaverse Otherside dan MG Land Mendominasi Perdagangan Tanah Virtual

Grafik top virtual worlds dapps q1 2023
Top Virtual World Dapps di Q1 2023. Sumber: DappRadar

Menurut laporan DappRadar, perdagangan tanah virtual telah mencapai titik tertingginya sepanjang masa (ATH) pada kuartal terakhir ini dengan jumlah 147.000 perdagangan, berkat adanya platform seperti Otherside dari Yuga Labs dan MG Land yang mendominasi industri tersebut.

NFT Otherdeed yang terkait dengan tanah di Metaverse Otherside, mencatatkan $222 juta dalam volume perdagangan pada Q1, yang mana jumlah tersebut meningkat sebanyak 237% dari kuartal sebelumnya.

Pasalnya, 1 NFT Otherdeed terjual seharga 186 ETH atau sekitar $2,85 juta, yang setara dengan Rp432 miliar (kurs $1 = Rp15.169). Penjualan tersebut termasuk dalam penjualan tertinggi yang pernah tercatat untuk tanah virtual.

Dilansir dari Coindesk, di awal bulan Maret 2023, Yuga Labs mengumumkan tanggal resmi “Second Trip” untuk holder NFT Otherdeed, yang kemungkinan besar berpengaruh pada kenaikan volume perdagangannya.

Baca Juga: Pokémon Buka Loker dengan Keahlian Metaverse, Minat?

Faktor Lain yang Mempengaruhi Kenaikan Volume Perdagangan NFT Metaverse

Volume Perdagangan NFT Metaverse
Sumber: Freepik Premium License

Menurut Sara Gherghelas, analis blockchain di DappRadar, ada alasan lain mengapa volume perdagangan NFT Metaverse meningkat, salah satunya adalah karena *“airdrop season* dan farming” NFT marketplace Blur.

“Para ‘whale’ NFT memutuskan untuk bertani di tanah virtual, terutama proyek MG Land, yang merupakan koleksi NFT,” ujar Gherghelas, dikutip dari Coindesk, Jumat (24/3/2023).

The Sandbox, Axie Infinity, dan Decentraland juga masuk dalam daftar aplikasi terdesentralisasi dunia virtual (dapps) teratas pada kuartal terakhir, meskipun posisi dapps teratas dipegang oleh Createra Genesis Land dengan volume perdagangan $14 juta yang setara dengan Rp212 miliar (kurs $1 = Rp15.169).

Createra Genesis Land telah mengumpulkan putaran pendanaan sebesar $10 juta pada Januari 2023 yang dipimpin oleh A16z dan berfokus untuk memungkinkan kreasi Metaverse yang dibuat oleh pengguna.

Baca Juga: Pilih Decentraland (MANA), Nissan Sediakan Test Drive dan Konsultasi Beli Mobil di Metaverse

Metaverse Fashion Week dan 10KTF Juga Mengalami Lonjakan Volume Perdagangan

10 KTF dan Metaverse Fashion Week
Sumber: Business Wire

Tidak hanya itu, jumlah dompet aktif yang unik dan volume perdagangan untuk Metaverse Fashion Week dari Decentraland juga telah mengalami peningkatan sebesar 63% dalam seminggu terakhir.

Sementara itu, 10KTF, toko fashion digital yang diluncurkan pada tahun 2021 dan diakuisisi oleh Yuga Labs pada November 2022, juga mengalami lonjakan besar dalam volume perdagangan pada kuartal terakhir di beberapa koleksinya.

“Semua yang terkait dengan 10KTF adalah koleksi NFT tertinggi yang diperdagangkan pada kuartal ini. Setelah mereka mengumumkan 10KTF diakuisisi oleh Yuga, kami melihat peningkatan besar-besaran ini,” kata Gherghelas.

Menurut DappRadar, sebanyak $417,5 juta diinvestasikan ke dalam game blockchain dan proyek Metaverse pada Q1 2023.

Referensi: