Volatilitas Bitcoin (BTC) Tercatat Rendah Menjelang Pertemuan FOMC, Apa yang akan Terjadi?

author:

Volatilitas Bitcoin (BTC) Tercatat Rendah Menjelang Pertemuan FOMC, Apa yang akan Terjadi?

Bitcoin telah menyelesaikan minggu keempatnya dengan perdagangan sempit, mengirimkan pembacaan volatilitas ke level yang belum pernah terlihat sejak awal tahun. Estimasi 30 hari untuk aset digital terbesar di dunia telah turun menjadi hanya 0,74%, pembacaan realisasi terendah Bitcoin sejak 16 Januari (71%), menurut data dari 99Bitcoins.

Mengukur Volatilitas Bitcoin: Apa Artinya bagi Investor?

Detail volatilitas Bitcoin mengukur seberapa banyak pergeseran harga dalam satu hari. Investasi menjadi lebih berisiko jika pembacaannya signifikan, yang mengarah pada pergerakan harga yang lebih sulit diprediksi.

volatilitas bitcoin
Sumber: 99Bitcoins

Indeks BitVol T3I, yang digunakan untuk menilai volatilitas tersirat 30 hari untuk kontrak opsi Bitcoin, juga telah turun ke pembacaan tersirat terendahnya sejak diluncurkan lebih dari empat tahun yang lalu, menunjukkan data.

Baca juga: Bitcoin Mining dan Penjualan BTC Miner Mencapai Puncak, Apa Dampaknya?

Dilansir dari Blockworks (24/7/23) indeks Volatilitas Crypto CVI, yang dirancang untuk meniru fungsi serupa dengan VIX S&P 500, juga telah turun ke level terendah yang pernah dicatat. Indeks ini mempertimbangkan volatilitas tersirat Bitcoin dan Ether selama periode 30 hari.

Pergerakan Harga Bitcoin: Dari Volatilitas Tinggi hingga Perdagangan Sempit

jutawan bitcoin meningkat
Sumber: The Motley Fool

Gerakan harian antara 5%-10% bukanlah hal yang tidak biasa dalam crypto, meskipun perdagangan tetap relatif tenang dalam beberapa bulan terakhir. Periode euforia pasar berlebihan menghasilkan level volatilitas yang lebih tinggi untuk aset digital.

Meseki begitu, Bitcoin, seperti Ether, telah terikat dalam kisaran sejak akhir bulan lalu setelah lonjakan harga lebih dari 15% yang diikuti oleh pengajuan ETF spot BTC Blackrock pada 15 Juni 2023. Kisaran perdagangan bulan ini untuk aset tersebut telah menyempit menjadi antara $31,800 dan $29,500.

Pembacaan volatilitas rendah menunjukkan pasar crypto yang tidak tertarik dengan sabar menunggu perkembangan mendatang di pasar tradisional saat spekulasi sementara untuk aset digital memudar pada Juli 2023.

Baca juga: Bitcoin Halving Sebentar Lagi! Simak 5 Strategi Investasi yang Wajib Kamu Ketahui!

Pertemuan FOMC dan Dampaknya terhadap Bitcoin

Mengutip laporan Blockworks, Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin sebagai bagian pertama dari dua kenaikan suku bunga yang diprediksi tahun ini, menurut data CME FedWatch. Komite Pasar Terbuka Federal, badan utama Fed untuk kebijakan moneter, diharapkan bertemu pada hari Selasa.

Kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve biasanya menghasilkan biaya pinjaman yang lebih besar, yang dapat mengurangi daya tarik investasi dalam aset yang lebih volatil. Sebaliknya, penurunan suku bunga dapat memicu aktivitas spekulatif lebih lanjut, seperti yang terjadi dalam dekade terakhir.

Kenaikan yang diantisipasi bisa datang meskipun tingkat inflasi yang cepat menurun, dibuktikan dengan penurunan harga konsumen dari angka CPI terbaru.

Pada akhirnya, dengan volatilitas Bitcoin yang rendah dan pertemuan FOMC yang akan datang, pasar crypto sedang menunggu dengan sabar untuk melihat bagaimana hal-hal akan berkembang. Apakah ini adalah tenang sebelum badai atau apakah Bitcoin akan terus bergerak dalam kisaran sempit ini masih harus dilihat.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: