Kembali Jadi Perbincangan, Vitalik Buterin Sebut Ripple Lebih Baik dari Bitcoin, Benarkah?

author:

Kembali Jadi Perbincangan, Vitalik Buterin Sebut Ripple Lebih Baik dari Bitcoin, Benarkah?

Vitalik Buterin, pendiri Ethereum, baru saja mengguncang dunia crypto dengan pernyataan mengejutkannya. Dalam sebuah video yang baru ditemukan, Buterin menyatakan bahwa Ripple, bukan Ethereum, adalah ‘internet of value’. Pernyataan ini tentu saja memicu berbagai spekulasi dan debat di antara pengguna dan pengamat crypto.

Buterin dan ‘Internet of Value’

Dalam video berdurasi 14 detik itu, Buterin mengklarifikasi bahwa banyak orang yang salah mengartikan Ethereum. Menurutnya, Ethereum bukanlah ‘internet of value’, melainkan Ripple.

Konsep ‘internet of value’ sendiri adalah gagasan yang dipromosikan oleh Ripple, yang bertujuan untuk menciptakan internet yang memfasilitasi orang untuk mentransfer aset berharga dengan mudah dan cepat.

Baca juga: Edward Snowden: Fokus pada Fundamental Bitcoin, Bukan Harga!

pernyataan buterin tentang ripple
Sumber: Twitter

Steven Nerayoff, yang dikenal luas di kalangan crypto sebagai ‘Ethereum Whistleblower’, kembali menyerang Buterin. Dalam sebuah postingan tanggal 13 Oktober 2023 lalu, Nerayoff menuduh Buterin sebenarnya ingin menjadi XRP.

Nerayoff menunjukkan screenshot tweet yang dihapus oleh Buterin, di mana dia berbicara tentang XRP sebagai uang yang solid.

Ripple, Mata Uang yang Lebih Unggul dari Bitcoin?

potensi ripple
Sumber: Bitcoinist

Dalam tweet yang dihapus itu, Buterin menyebut XRP sebagai ‘mata uang yang lebih unggul dari Bitcoin’. Namun, beberapa pengguna lain menunjukkan bahwa Buterin sebenarnya sedang bercanda tentang XRP dalam tweet tersebut.

Meski begitu, postingan tersebut masih sangat terbuka untuk interpretasi dan telah mendapatkan respons dari kedua belah pihak. Qadir Ak, pendiri Coinpedia, menyoroti potensi XRP sebagai “mata uang yang lebih unggul”.

Menurutnya, XRP memiliki kekuatan utama dalam adopsi institusional dan kemitraan strategis di industri crypto. Namun, beberapa pengamat menafsirkan pernyataan Buterin sebagai sarkasme, mengingat penggunaan simbol merek dagang di sekitar frasa seperti “adopsi institusional” dan “kemitraan”.

Pada akhirnya, kontroversi ini menambah daftar panjang perdebatan antara Buterin dan komunitas XRP. Sebelumnya, Buterin telah menuduh Ripple menyerang Ethereum secara tidak adil dalam pertempurannya dengan SEC. Namun, apa pun yang terjadi, pernyataan Buterin ini tentu saja menambah keragaman dalam dinamika dunia crypto.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: