Ukraina Terima Donasi Crypto Sebesar Rp1 Triliun, Digunakan Untuk Penuhi Kebutuhan

Ukraina Terima Donasi Crypto Sebesar Rp1 Triliun, Digunakan Untuk Penuhi Kebutuhan

Menurut Cointelegraph, Ukraina telah menerima lebih dari $70 juta donasi yang setara dengan Rp1 triliun (kurs $1 = Rp15.270) dalam bentuk cryptocurrency sejak dimulainya konflik Rusia-Ukraina, yang mana mampu memberikan negara ini dana untuk peralatan militer dan bantuan kemanusiaan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Ukraina Terima Donasi BTC, ETH, dan USDT Dengan Total $70 Juta

Ukraina Terima Donasi BTC, ETH, dan USDT Dengan Total $70 Juta
Sumber: Chainalysis

Menurut Cointelegraph, laporan tersebut berasal platform data blockchain Chainalysis yag diunggah pada 24 Februari 2023. Laporan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar dana datang dalam bentuk Ethereum (ETH) dan Bitcoin (BTC).

Dana terbanyak yang diterima oleh Ukraina adalah dalam bentuk ETH dengan jumlah $28,9 juta yang setara dengan Rp441 miliar (kurs $1 = Rp15.270). Lalu, disusul oleh BTC dan Tether (USDT) yang masing-masing menyumbang $22,8 juta yang setara dengan Rp348 miliar (kurs $1 = Rp15.270) dan $11,6 juta yang setara dengan Rp177 miliar (kurs $1 = Rp15.270).

Sumbangan juga datang dalam bentuk NFT, seperti lelang UkrainaDAO atas bendera Ukraina NFT yang terjual seharga $6,1 juta.

“Jika kami menggunakan sistem keuangan tradisional, itu akan memakan waktu berhari-hari. Kami dapat mengamankan pembelian barang-barang penting dalam waktu singkat melalui crypto, dan yang luar biasa adalah sekitar 60% pemasok dapat menerima crypto, saya tidak menyangka hal ini,” ujar wakil menteri digital Ukraina, Alex Bornyakov, menjelaskan dalam interview dengan Yahoo Finance, Senin (27/2/2023).

Baca Juga: Galang Dana Buat Ukraina, Parlemen Inggris Luncurkan NFT ‘From Ukraine with Love’

Crypto Membantu Kebutuhan Mendesak Ukraina Seperti Obat-Obatan

Alona Shevchenko, salah satu pendiri DAO Ukraina, juga menjelaskan kepada Yahoo Finance bahwa cryptocurrency memberikan solusi ketika pembatasan diberlakukan pada sistem perbankan pusat Ukraina:

“Bank sentral memberlakukan pembatasan transfer mata uang asing ke dalam dan ke luar Ukraina untuk menghentikan pelarian hryvnia. Berkat crypto, kami dapat memenuhi beberapa kebutuhan mendesak yang secara harfiah tidak ada cara lain pada saat itu.”

Crypto Membantu Kebutuhan Mendesak Ukraina Seperti Obat-Obatan
Sumber: Akun Twitter Mykhailo Fedorov

Mykhailo Fedorov, wakil perdana menteri dan menteri transformasi digital Ukraina, juga menyampaikan bahwa sebgaian besar pembayaran cryptocurrency ke kementerian digital telah digunakan untuk mendanai peralatan militer negara, pakaian lapis baja, serta berbagai kendaraan dan obat-obatan.

Meningkatnya ketergantungan pada cryptocurrency di Ukraina tampaknya telah meningkatkan adopsi di negara tersebut. Laporan yang keluar pada bulan September 2023 oleh Chainanalysis, menemukan bahwa Ukraina adalah pengadopsi crypto tertinggi ketiga, setelah Vietnam dan Filipina.

Referensi: