Bank Central China: “Transaksi Uang Digital China Capai 100 Miliar Yuan!”

Bank Central China: “Transaksi Uang Digital China Capai 100 Miliar Yuan!”

People’s Bank of China (PBOC) mengungkapkan bahwa jumlah transaksi mata uang digital bank sentral China mencapai 100 miliar yuan (US$14 miliar) sejak awal inisiatif e-CNY diluncurkan pada Desember 2019 hingga akhir Agustus tahun 2022 ini.

Seperti apa penerapan adopsi mata uang digital e-CNY di China dan bagaimana perkembangannya hingga saat ini? Simak informasinya berikut ini!

China Telah Menyelesaikan Uji Coba Penggunaan e-CNY di 23 Kota

Dilansir dari laman South China Morning Post, PBOC mengatakan adopsi mata uang digital yuan terus berkembang dan akan terus melakukan penelitian dan pengembangan. Total transaksi e-CNY hingga akhir Agustus 2022 mencakup uji coba di 23 kota termasuk Beijing, Shanghai dan Shenzhen.

Alipay yang merupakan sistem pembayaran berbasis online milik Alibaba Group, misalnya, sebelumnya melaporkan total transaksi 118 triliun yuan dalam periode 12 bulan yang berakhir pada Juni 2021. Laporan tersebut menunjukkan bahwa total transaksi e-CNY selama 2,7 tahun berjumlah sekitar sepertiga dari omset harian Alipay.

Pengaruh Pengendalian Covid-19 di China Pada Pembayaran Digital

South China Morning Post
South China Morning Post

Wang Pengbo, seorang analis keuangan senior di konsultan pasar Botong Analysys, mengatakan bahwa pasar pembayaran digital negara itu secara keseluruhan menurun pada paruh pertama tahun ini.

Hal ini terjadi sebagai dampak atas langkah-langkah pengendalian Covid-19 dan ekonomi yang melambat di negara tersebut. Menurut laporan dari PBOC, pembayaran digital yang diproses oleh lembaga non-perbankan mencapai 84 triliun yuan pada kuartal pertama dan 79 triliun yuan pada kuartal kedua.

Data tersebut menunjukkan penurunan jumlah pembayaran digital tahun ini di lembaga non-perbankan dengan masing-masing penurunan sebesar 2 persen dan 10 persen pada kuartal pertama dan kedua dibandingkan tahun sebelumnya.

Upaya China Mendorong Penggunaan Mata Uang Digital

Menurut Wang, meskipun peluncuran e-CNY telah dikembangkan secara bertahap, mata uang digital e-CNY mengalami kesulitan dalam hal menarik lebih banyak pengguna. Wang menambahkan bahwa fokus PBOC saat ini adalah meningkatkan pengalaman pengguna dan frekuensi penggunaan.

Meskipun demikian, data yang dipublikasikan oleh bank sentral menunjukkan bahwa sekitar 5,6 juta pedagang di negara tersebut kini telah menerima pembayaran mata uang digital.

Platform online utama China, termasuk aplikasi super serbaguna WeChat, Alipay, operator platform e-commerce JD.com, dan perusahaan pengiriman makanan Meituan telah mengaktifkan e-CNY sebagai salah satu opsi pembayaran.

e-CNY Digunakan untuk Pembayaran Lintas Batas dan Transaksi Valuta Asing

e-CNY Digunakan untuk Pembayaran Lintas Batas dan Transaksi Valuta Asing
The New York Times

Sampai saat ini, pemerintah belum merilis jadwal peluncuran e-CNY secara nasional. Pada bulan September 2022 yang lalu, China telah menyelesaikan uji coba penggunaan e-CNY selama 40 hari untuk menyelesaikan transaksi perdagangan dengan Hong Kong, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Menurut sebuah laporan singkat yang diterbitkan oleh Financial News, transaksi ini dilakukan melalui pengaturan “jembatan” khusus. Uji coba tersebut dilakukan sejak 15 Agustus hingga 23 September 2022.

Baca Juga: Susul China, Kazakhstan Tempati Urutan ke-3 Sebagai Negara Mining Bitcoin Terbesar di Dunia

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa uji coba ini telah menangani lebih dari 160 pembayaran lintas batas dan transaksi valuta asing dengan total lebih dari 150 juta yuan di antara 20 bank komersial di empat yurisdiksi.

PBOC mengatakan pihaknya juga berencana untuk mempromosikan penggunaan e-CNY dalam manajemen kas dan pembayaran gaji. Langkah ini diharapkan akan membantu memperluas adopsi penggunaan mata uang digital di berbagai layanan pemerintah China.

Referensi: