Sega Menarik Dukungan untuk Permainan Blockchain: Apa yang Berubah?

Sega Menarik Dukungan untuk Permainan Blockchain: Apa yang Berubah?

Sega, salah satu pengembang game terbesar di Jepang, baru-baru ini mengumumkan perubahan terkait kebijakan permainan blockchain dan Web3 mereka.

Perusahaan mengumumkan bahwa mereka tidak akan melibatkan franchise terbesar mereka dalam inisiatif blockchain, guna menghindari devaluasi potensial atas intellectual property (IP) mereka, baik yang dikembangkan secara in-house maupun dari pihak ketiga.

Perubahan Strategi Permainan Blockchain Sega

Sega, perusahaan pengembangan dan penerbitan game Jepang, yang sebelumnya mendukung permainan blockchain, kini menarik dukungannya untuk inisiatif semacam itu.

Dalam wawancara terbaru dengan Bloomberg, co-Chief Operating Officer Shuji Utsumi menyatakan bahwa perusahaan menarik dukungan untuk permainan yang menggunakan teknologi ini.

Baca Juga: Dari Kelola Game The Sims, Kini Siapkan $150 Juta untuk Rilis Game Blockchain!

Utsumi juga menyatakan bahwa Sega tidak akan memberi lisensi IP terkemuka mereka ke pihak ketiga yang terlibat dalam jenis permainan ini untuk menghindari “penurunan nilai” konten mereka.

Permainan Blockchain ‘Membosankan’?

masa depan game blockchain
Sumber: Ledger Insights

Utsumi menjelaskan posisinya tentang permainan blockchain dan alasan di balik perubahan hati perusahaan.

Dia menyatakan bahwa permainan dengan konsep play to earn cukup membosankan. Meski demikian, Utsumi menyatakan Sega belum menutup pintu untuk memasukkan elemen blockchain di permainannya ketika teknologi blockchain ini kian matang.

Baca Juga: Gods Unchained Kini Hadir di Epic Games Store, Awal Baru bagi Game Blockchain!

Dia menyatakan bahwa perusahaan “tidak boleh meremehkan” pendukung blockchain dan proposal mereka untuk ruang permainan, meski terdengar “agak ekstrem”.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: