5 Token Crypto Layer-2 yang Perlu Kamu Pantau di Akhir 2023!

5 Token Crypto Layer-2 yang Perlu Kamu Pantau di Akhir 2023!

Dalam dunia teknologi blockchain, pertumbuhan pesat dan kebutuhan untuk meningkatkan kapasitas transaksi telah mendorong munculnya solusi “Layer 2” (L2). L2 adalah sistem yang berjalan sejajar dengan blockchain utama, yang dikenal sebagai “Layer 1”, untuk meningkatkan kecepatan dan efisiensi transaksi.

Sebagai contoh, Ethereum, salah satu blockchain terbesar di dunia, menghadapi keterbatasan skalabilitas yang menyebabkan biaya transaksi yang tinggi dan konfirmasi transaksi yang lambat. Untuk mengatasi masalah ini, sistem L2 seperti Arbitrum, Optimism, dan zk-Sync telah dikembangkan.

Sistem-sistem ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan biaya yang lebih rendah dan kecepatan yang lebih tinggi, sambil tetap mempertahankan keamanan yang kuat.

Di sisi lain, dengan semakin banyaknya pengguna yang bergabung dengan jaringan blockchain, ada kemungkinan terjadi kemacetan transaksi yang signifikan. Oleh karena itu, protokol L2 diciptakan untuk mengurangi beban pada Layer 1, memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah.

Kira-kira selain yang disebutkan diatas, apa saja token crypto apa saja yang termasuk dalam Layer 2? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

1. Solana

solana layer 2
Sumner: Tin Tuc Bitcoin

Solana menjanjikan revolusi dalam kecepatan dan efisiensi transaksi crypto. Dengan kombinasi unik dari proof-of-history dan proof-of-stake, Solana tidak hanya menawarkan solusi skalabilitas, tetapi juga membuka pintu bagi inovasi baru dalam dunia aplikasi terdesentralisasi. Yuk, ketahui lebih lanjut proyek terbaru Solana dan perkembangan harganya selama tahun 2023!

Kemunculan Solana: Blockchain Generasi Baru dengan Potensi Luar Biasa

Solana adalah blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memfasilitasi smart contract dan pembuatan decentralized apps (dApps) baru. Dengan interface yang ramah pengguna, dan branding yang menarik, blockchain ini dengan cepat menjadi terkenal.

Dikenal sebagai blockchain Layer 1 yang cepat dan efisien, kini Solana memperkenalkan Nitro, solusi skalabilitas Layer 2 pertamanya. Nitro dirancang untuk menciptakan Layer 2 di Solana yang mengintegrasikan ekosistem Cosmos yang kokoh dan IBC dengan lingkungan eksekusi Solana yang berpotensi besar serta komunitas pengembang yang terus berkembang.

Titik temu antara Solana dan Cosmos adalah Nitro. Salah satu tujuan utama dari Nitro adalah mengembangkan Solana VM (SVM), standar pengembangan fundamental yang mirip dengan Ethereum VM (EVM). Dengan dukungan Nitro untuk Solana Virtual Machine (SVM), pengembang dapat dengan cepat menerapkan dApps Solana yang ada di Cosmos dan mendapatkan akses ke ekosistem IBC yang lebih besar.

Ekspansi Ekosistem dan Proyek Inovatif Solana

Lalu, bagaimana dengan ekosistem Solana? Solana telah menjadi penting dalam dunia NFT dan DeFi. Dengan kecepatan transaksi yang signifikan dan biaya yang lebih rendah, Solana telah menarik banyak developer muda berbakat yang ingin membangun proyek blockchain baru.

Beberapa proyek unggulan yang dibangun di atas Solana antara lain Serum (sebuah Decentralized Exchange), Star Atlas (sebuah game blockchain multi-player), Solarians (koleksi NFT generatif), Tulip Protocol, dan ORCA.

Ekosistem Solana telah berkembang pesat dengan berbagai proyek inovatif yang muncul di atasnya. Solend, sebagai lending protocol, telah menarik perhatian dengan total value locked (TVL) sebesar $43,4 juta.

Selain itu, ORCA, sebagai platform keuangan desentralisasi, menawarkan berbagai layanan keuangan dengan transaksi berkecepatan tinggi. Sementara itu, Lifinity fokus pada penciptaan dan pengelolaan NFT dan koleksi digital, memberdayakan seniman dan pengembang untuk meng-tokenisasi aset digital mereka.

Perkembangan Harga Solana Tahun 2022-2023

ath solana
ATH Solana di tahun 2023. Sumber: Market Pintu

Jika membahas mengenai perkembangan Solana di tahun 2023, Solana telah mengalami penurunan harga hingga 34,39% dalam jangka waktu 1 tahun per 21 September 2023. Meskipun begitu, Solana sempat menyentuh harga tertingginya di Rp579.625 pada November 2022, kemudian turun ke harga Rp150.755 pada Desember 2022.

Lalu, di awal tahun 2023, Solana menyentuh harga Rp156.101 dan Solana mengalami kenaikan lagi ke harga Rp411.540 pada Juli 2023. Saat ini per 21 September 2023, Solana berada di urutan ke-9 berdasarkan jumlah marketcapnya yakni di angka $8 miliar dengan volume perdagangan di angka $287 juta.

Baca Juga: 5 Game NFT Play To Earn Crypto Terbaru 2023, Ada Game Favoritmu?

2. Polygon

polygon layer 2
Sumber: Token Metrics

Polygon, yang dikenal dengan MATIC, memposisikan dirinya sebagai solusi yang meningkatkan beberapa aspek Ethereum yang kurang efisien. Dengan julukan “Internet Blockchain Ethereum”, Polygon, yang didirikan pada tahun 2017, telah menjadi salah satu crypto yang populer dan sering masuk dalam 15 besar crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Polygon mendukung lebih dari 7.000 aplikasi terdesentralisasi (dApps) yang berfungsi tanpa perantara. Yuk, ketahui lebih lanjut proyek terbaru Matic dan perkembangan harganya selama tahun 2023!

Polygon: Solusi Skalabilitas untuk Ethereum

Untuk memahami Polygon, kita perlu memahami sedikit tentang Ethereum dan terminologi pengembangan blockchain. Ethereum, meskipun memiliki keunggulan dalam desentralisasi dan keamanan, menghadapi masalah skalabilitas yang mempengaruhi kecepatan transaksi.

Polygon hadir untuk mengatasi masalah ini dengan menawarkan kecepatan transaksi yang lebih cepat dan biaya yang lebih rendah dibandingkan Ethereum. Sebagai blockchain Layer 2, Polygon bertujuan untuk meningkatkan skalabilitas Ethereum tanpa menduplikasi fungsinya. Saat ini, Ethereum dapat memproses 14 transaksi per detik (TPS), sedangkan Polygon dapat mencapai kecepatan hingga 7.000 TPS.

Apa Saja Proyek Unggulan Polygon?

proyek unggulan polygon

Polygon, sebagai salah satu ekosistem blockchain yang sedang berkembang, memiliki berbagai proyek inovatif yang berfungsi di atasnya. Berikut adalah tiga proyek unggulan dari Polygon:

1. Opacity: Penyimpanan File Terdesentralisasi dengan Privasi Tinggi

Opacity adalah layanan penyimpanan file yang menonjol dengan fokus pada privasi, desentralisasi, dan akses yang aman. Dengan dukungan Ethereum, Opacity memungkinkan pengguna untuk memiliki kendali penuh atas data mereka dengan menggunakan “handle” terenkripsi yang berfungsi seperti kunci pribadi. Dengan Polygon, Opacity dapat memanfaatkan transaksi yang lebih cepat dan opsi skalabilitas yang lebih luas.

3. TokenPocket: Dompet Multiblockchain dengan Keandalan Tinggi

TokenPocket adalah dompet non-kustodian yang mendukung berbagai blockchain, termasuk ETH, EOS, DOT, TRON, BSC, dan tentu saja, Polygon. Pengguna dapat menggunakan TokenPocket untuk melakukan staking, trading, dan fungsi dompet lainnya. Meskipun berbasis di China, TokenPocket telah membuktikan keandalannya dengan kode sumber terbuka dan pendekatan non-kustodian.

3. NFT20: Pusat Perdagangan NFT di Jaringan Polygon

Di tengah-tengah ledakan dunia NFT, NFT20 muncul sebagai salah satu tempat terbaik bagi investor NFT di Polygon. Platform ini memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, memperdagangkan, dan menyimpan NFT di blockchain Polygon. Meskipun masih merupakan proyek yang sedang berkembang, dengan ketertarikan yang meningkat pada Polygon, NFT20 diharapkan menjadi sumber utama bagi investor NFT di dunia Polygon.

Bagaimana Perkembangan Harga MATIC?

MATIC adalah cryptocurrency asli Polygon dan merupakan token ERC-20 yang dibuat di blockchain Ethereum. Token ini digunakan untuk mengatur dan mengamankan jaringan Polygon serta membayar biaya transaksi di jaringan tersebut.

Berbeda dengan beberapa crypto lain yang memiliki pasokan tak terbatas, pasokan untuk MATIC dibatasi, dengan sekitar $7,4 miliar beredar. Tidak akan pernah ada lebih dari 10 miliar koin yang beredar. Selain itu, Polygon menggunakan mekanisme konsensus proof-of-stake yang memberi imbalan kepada pemegang token karena menjalankan jaringan dan memverifikasi transaksi.

ath matic
ATH MATIC di tahun 2023. Sumber: Market Pintu

Jika ditarik mundur ke belakang, Polygon sempat mengalami lonjakan harga yang signifikan yakni 119,50% hingga menyentuh harga tertingginya Rp23.214 pada 17 Februari 2023 dalam jangka waktu 1 tahun. Saat ini, per 21 September 2023, MATIC berada di posisi 14 berdasarkan marketcapnya di angka $4,9 miliar dan volume perdagangan di angka $209 juta.

Baca Juga: 5 Game yang Gunakan Immutable zkEVM, Dunia Game dengan Teknologi Ethereum!

3. Optimism

optimism layer 2
Sumber: Unsplash

Optimism, yang dikenal sebagai solusi skalabilitas Layer 2 untuk Ethereum, menawarkan transaksi yang lebih cepat dengan gas fee yang lebih rendah. Dengan kemampuan untuk memproses sebagian besar transaksi dan tugas di luar rantai dalam protokol L2 dan memverifikasi mereka di jaringan Ethereum, Optimism menawarkan solusi bagi keterbatasan yang dihadapi Ethereum dalam hal gas fee dan waktu transaksi.

Selain itu, Optimism dapat berkomunikasi dengan blockchain L1 dengan cepat, menawarkan skalabilitas dengan Virtual Machine Optimistik (OVM) yang memungkinkan Dapps berbasis Ethereum untuk bermigrasi ke Optimism dengan sedikit modifikasi. Dalam hal keamanan, Optimism memproses transaksi dan mengirimkannya ke Ethereum, mewarisi keamanan dari jaringan desentralisasi node Ethereum.

Apa Saja Proyek Unggulan Optimism?

Dengan dukungan dari dua raksasa crypto, a16z dan Paradigm, Optimism telah menarik lebih dari 65 proyek yang berjalan di atasnya. Beberapa proyek penting dalam ekosistem ini termasuk Uniswap V3, yang memungkinkan pengguna untuk memindahkan aset crypto dari Ethereum ke Optimism melalui jembatan Optimism Gateway. Simak selengkapnya berikut ini!

Proyek Infrastruktur Optimism

proyek optimism
Ekosistem Optimism. Sumber: Coin98

Infrastruktur dan tools pendukung memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan adopsi Optimism. Simak detailnya berikut ini!

  • Alchemy, penyedia infrastruktur untuk Ethereum, mendukung sebagian besar Dapps berbasis Ethereum.
  • Pada September 2021, Chainlink, raksasa oracle terbesar di dunia crypto, mulai menjalankan Oracle di Optimism, menandakan adopsi positif solusi skalabilitas L2. Dengan dukungan Chainlink, Optimism dapat menerima data berkualitas tinggi dari berbagai aset crypto ERC20.
  • Selain itu, GetBlock menyederhanakan operasi node dari berbagai platform blockchain melalui API, termasuk Ethereum, BSC, dan Optimism.
  • The Graph dan QuickNode memungkinkan pengguna dan pengembang untuk mengakses data blockchain melalui API terbuka, sementara Etherscan dan Dune Analytics menyediakan data on-chain dan visualisasi untuk pengguna yang tertarik dengan crypto.

Dengan dukungan dari berbagai penyedia layanan infrastruktur utama, infrastruktur Optimism dapat dianggap lengkap, memudahkan proyek dan startup di Optimism untuk mengintegrasikan produk mereka dan memungkinkan pengguna untuk menjelajahi data on-chain dari Optimism.

Proyek NFT di Optimism

proyek nft optipunks
Proyek NFT OptiPunks. Sumber: Coin98

Tahun 2021 merupakan tahun yang fenomenal bagi kolektor NFT; miliaran dolar likuiditas mengalir ke aplikasi blockchain yang unik ini. Optimism menyambut seniman NFT dan kreator NFT untuk bergabung dengan ekosistemnya. Beberapa proyek NFT yang patut disebut antara lain: Optipunks, Optimistic Bunnies, Optimistic Loggies, Dope Wars, oe40, tofuNFT, Quixotic, dan Circular Art.

Bagaimana Perkembangan Harga Optimism (OP)?

ath optimism
ATH Optimism di Tahun 2023. Sumber: Market Pintu

Jika membahas mengenai perkembangan harga Optimism (OP), menurut market Pintu, Optimism memulai tahun 2023 di harga Rp14.394. Harga OP sempat naik 228,54% hingga menyentuh harga tertingginya (ATH) di Rp46.755 pada 24 Februari 2023 dalam rentang waktu 1 tahun.

Per 24 September 2023, menurut Coinmarketcap, Optimism berada di urutan ke 42 tepat diatas Aave dan The Graph dengan jumlah marketcap $1 miliar dan volume perdagangan $35,9 juta.

Baca Juga: Terus Berinovasi, Inilah 5 Proyek Crypto Terbaik di Tahun 2023!

4. Arbitrum

arbitrum layer 2
Sumber: Coingape

Arbitrum telah menjadi sorotan sebagai platform blockchain generasi berikutnya yang bertujuan untuk mengatasi masalah skalabilitas teknologi blockchain Ethereum. Dikembangkan oleh Offchain Labs, Arbitrum adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas di blockchain Ethereum, memungkinkan transaksi yang lebih cepat dan murah dengan tetap mempertahankan keamanan Ethereum. Yuk ketahui lebih lanjut mengenai proyek-proyek Arbitrum dan perkembangan harganya selama tahun 2023!

Arbitrum: Solusi Skalabilitas Generasi Baru untuk Ethereum

cara kerja roll up
Cara Kerja Rollup. Sumber: Cointelegraph

Arbitrum bekerja dengan teknologi yang dikenal sebagai “optimistic rollup”. Dalam sistem ini, transaksi dikumpulkan, diproses di rantai rollup Arbitrum, dan kemudian data transaksi dikembalikan ke blockchain Ethereum.

Teknologi di balik Arbitrum adalah rollup optimistik, yang mengasumsikan bahwa transaksi dalam rollup adalah valid. Ini memungkinkan pemrosesan transaksi yang lebih cepat dengan biaya yang lebih rendah. Selain itu, Arbitrum memiliki dua rantai utama yang beroperasi di jaringan Ethereum: Arbitrum One dan Arbitrum Nova, masing-masing menawarkan fitur dan keunggulan tertentu.

Apa Saja Proyek Unggulan Arbitrum?

Arbitrum, sebagai solusi Layer 2 untuk Ethereum, telah muncul sebagai jawaban atas tantangan skalabilitas yang dihadapi Ethereum. Dengan menawarkan transaksi yang cepat dan hemat biaya tanpa mengorbankan keamanan atau desentralisasi, Arbitrum telah menarik berbagai proyek crypto inovatif dengan fitur dan aplikasi unik, yakni:

  1. GMX: Menonjol sebagai proyek unggulan di Arbitrum, GMX adalah bursa perpetual terdesentralisasi yang terintegrasi erat dengan Arbitrum. Platform ini memfasilitasi perdagangan on-chain dari berbagai token seperti BTC, ETH, AVAX, dan UNI. Dengan volume perdagangan yang melampaui $100 miliar dan basis pengguna lebih dari 224.000, GMX telah menjadi exchange DeFi yang paling banyak digunakan di Arbitrum.
  2. Radiant: Sebagai platform keuangan terdesentralisasi di jaringan Arbitrum, Radiant bertujuan menjadi pasar uang omnichain pertama. Pengguna dapat menyetor aset utama dari berbagai rantai dan meminjam berbagai aset yang didukung di lintas rantai. Radiant menggunakan token $RDNT untuk protokol pinjamannya, dengan pemberi likuiditas mendapatkan imbalan melalui platform.
  3. MAGIC (TREASURE.LOL): Treasure adalah ekosistem NFT terdesentralisasi di jaringan Arbitrum yang dibuat untuk proyek Metaverse. MAGIC, token asli dari Treasure, adalah mata uang eksklusif untuk transaksi pasar dan bertindak sebagai mata uang cadangan untuk seluruh jaringan Metaverse di bawah payung Treasure.

Bagaimana Perkembangan Harga Arbitrum (ARB)?

ath arbitrum
ATH Arbitrum di tahun 2023. Sumber: Market Pintu

Jika membahas mengenai perkembangan harga Arbitrum (ARB), menurut market Pintu, Arbitrum sempat naik 24,97% hingga menyentuh harga tertingginya (ATH) di Rp25.521 pada 24 Februari 2023 dalam rentang waktu 1 tahun.

Per 24 September 2023, menurut Coinmarketcap, Arbitrum berada di urutan ke 40 tepat diatas Near Protocol dan Optimism dengan jumlah marketcap $1 miliar dan volume perdagangan $53,6 juta.

Jika melihat perkembangan harga ARB diatas, bagaimana dengan potensi masa depan Arbitrum? Dilansir dari Cointelegraph, komunitas Ethereum berpendapat bahwa solusi jangka panjang yang lebih komprehensif terletak pada penerapan zk-Rollup. Sebagai platform L2 yang paling canggih, diharapkan Arbitrum akan terus mengadopsi tren teknologi terkini untuk meningkatkan skalabilitas platform dan mendorong perkembangannya lebih lanjut.

Baca Juga: Pantera Capital: Arbitrum Jadi Mesin Pertumbuhan Ethereum yang Tak Terhentikan!

5. zkSync

zksync layer 2
Sumber: Bitkeep Academy

zkSync adalah teknologi skalabilitas utama yang mengimplementasikan solusi inovatif untuk masalah skalabilitas Ethereum. Istilah “zk” merujuk pada zero-knowledge, sementara “rollups” mengacu pada smart-contract yang menggabungkan sejumlah transaksi di luar lapisan utama dan mengelompokkannya menjadi satu transaksi.

Teknologi zero-knowledge proofs (zk-Proofs) memiliki keamanan kriptografi yang aktif, memastikan integritas transaksi tanpa perlu mengungkapkan bukti pendukung. Yuk, ketahui proyek unggulan Zksync dan perkembangan harganya selama tahun 2023!

Proyek Unggulan zkSync

proyek unggulan zksync
Proyek zkSync. Sumber: Akun X @ZK_Daily

Menurut data dari Zk_Daily, sebuah akun Twitter edukatif yang berfokus pada ZKSync, saat ini lebih dari 100 proyek beroperasi di zkSync. Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem zkSync terus berkembang dan menjadi semakin luas.

3 dari ratusan proyek unggulan zkSync yakni termasuk Curve, sebuah bursa yang mempopulerkan konsep automated market maker (AMM). Kemudian ada ZigZag, sebuah bursa desentralisasi yang berjalan di zkSync, memungkinkan pengguna untuk menukar token langsung dari dompet mereka tanpa biaya tambahan. Selain itu, Yearn Finance, platform yang menawarkan berbagai strategi investasi, juga dapat diakses melalui zkSync.

Bagaimana Perkembangan Harga Token zkSync?

Menurut Cointelegraph dan Dapp Radar, saat ini, ZkSync belum memiliki token khusus. Namun, para investor diharapkan mendapatkan keuntungan dari sistem zero-knowledge proofs (zk-Proofs). Dari halaman resminya, terlihat bahwa zkSync berencana untuk membuat token yang dapat di-stake oleh investor dan menjadi validator di jaringan zkSync.

Selain itu, perusahaan juga memberi petunjuk bahwa akan ada airdrop zkSync yang bisa diklaim oleh pengguna dan pendukung setia. Pasalnya, kabar baik ini membuat pengguna jaringan zkSync penuh harapan, terutama setelah informasi tersebut muncul di halaman resmi tokenomics perusahaan.

Kesimpulan

Dengan pertumbuhan eksponensial di dunia blockchain, solusi Layer-2 menjadi krusial untuk memastikan kelancaran dan efisiensi transaksi. Protokol seperti Arbitrum, Optimism, dan zk-Sync menunjukkan bagaimana inovasi dapat mengatasi tantangan skalabilitas yang dihadapi oleh blockchain utama. Seiring waktu, solusi L2 akan terus berperan penting dalam memastikan bahwa teknologi blockchain tetap relevan, cepat, dan terjangkau bagi pengguna di seluruh dunia.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: