Buka-bukaan, Tether (USDT) Ungkap Profitnya yang Mencapai Rp21 Miliar di Q1 2023!

author:

Buka-bukaan, Tether (USDT) Ungkap Profitnya yang Mencapai Rp21 Miliar di Q1 2023!

Tether, mata uang crypto berbasis stablcoin yang terkemuka, baru saja mengumumkan profit atau laba sebesar $1,48 miliar atau setara dengan Rp21 triliun dalam kuartal pertama tahun 2023.

Selain itu, perusahaan juga mengungkapkan cadangan Bitcoin (BTC) dan emas mereka, yang mana menambah transparansi dalam operasional mereka.

Keuntungan Besar Tether (USDT) Capai Rp21 Miliar di Kuartal Pertama 2023

Dilansir dari Crypto News (11/5/23), Tether (USDT), yang merupakan stablcoin terbesar di dunia, telah mencatat keuntungan yang sangat mengesankan di kuartal pertama 2023. Menurut laporan keuangan mereka, perusahaan tersebut mendapatkan laba sebesar $1,48 miliar atau setara dengan Rp21 trliun.

Menurut laporan, kenaikan ini dapat dilihat sebagai refleksi dari popularitas yang meningkat dari mata uang crypto di seluruh dunia, dan posisi Tether (USDT) sebagai pemimpin di pasar stablcoin.

Tidak hanya itu, keuntungan ini menunjukkan bahwa Tether (USDT) telah berhasil menavigasi pasar crypto yang volatil dan menghasilkan laba yang signifikan. Ini adalah prestasi yang mengesankan, terutama mengingat tantangan dan tekanan yang dihadapi industri crypto saat ini.

Baca juga: Kalahkan Saingannya, Market Cap Tether (USDT) Naik 20% Menjadi Rp1,2 Kuadriliun di Tengah Krisis Perbankan

Cadangan Bitcoin (BTC) dan Emas Tether (USDT) Diungkapkan

Selain pengumuman tentang laba kuartal pertama, Tether (USDT) juga membuka informasi tentang cadangan mereka. Perusahaan tersebut mengungkapkan bahwa mereka memiliki cadangan Bitcoin (BTC) dan emas yang signifikan.

Twitter

Mengutip Cointelegraph (10/5/23), laporan pengesahan terbaru BDO Italia untuk Tether (USDT) mengungkapkan bahwa Bitcoin (BTC) menghasilkan sekitar $1,5 miliar atau setara dengan Rp22 triliun dari cadangan penerbit stablecoin, atau sekitar 2% dari total, pada akhir kuartal pertama 2023.

Tidak hanya itu, logam mulia atau emas juga diberi item baris tersendiri dalam laporan tersebut, mengungkapkan bahwa Tether (USDT) memiliki sekitar $3,4 miliar atau setara dengan Rp50 triliun aset , atau sekitar 4% dari total cadangan.

Dilansir dari Coindesk (10/5/23), hal ini merupakan langkah yang jarang dilakukan oleh perusahaan crypto, dan menunjukkan komitmen Tether (USDT) terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Lebih lanjut, informasi ini memberikan gambaran lebih baik tentang operasi internal Tether (USDT) dan bagaimana perusahaan tersebut mengelola aset dan cadangan mereka.

Tether (USDT) Membangun Kepercayaan dan Transparansi di Dunia Crypto

Pangsa Pasar Stablecoin Tether (USDT) Naik 54% ke Level Tertinggi
Sumber: Paudal

Tether telah melakukan langkah penting untuk membangun kepercayaan dan transparansi di dunia crypto dengan pengumuman ini. Melalui mengungkapkan laba besar dan membuka cadangan Bitcoin (BTC) dan emas mereka secara publik, perusahaan tersebut telah menunjukkan komitmen mereka terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Lebih lanjut, pengungkapan ini dapat membantu Tether (USDT) membangun reputasi yang lebih kuat dan meningkatkan kepercayaan dari investor dan pengguna mereka. Dalam industri yang sering kali dikritik karena kurangnya transparansi, langkah-langkah seperti ini sangat penting.

Pada akhirnya, pengumuman dari Tether (USDT) merupakan berita besar bagi dunia crypto. Keberhasilan mereka dalam menghasilkan keuntungan yang signifikan dan langkah mereka untuk meningkatkan transparansi dapat berdampak positif pada industri crypto secara keseluruhan.

Baca juga: Pangsa Pasar Stablecoin Tether (USDT) Naik 54% ke Level Tertinggi Sejak Akhir 2021

Selain itu, ini juga bisa menjadi indikator positif bagi pertumbuhan dan stabilitas mata uang crypto di masa mendatang. Dengan kepercayaan dan transparansi yang lebih baik, investor dan pengguna crypto mungkin akan merasa lebih nyaman untuk berinvestasi dan menggunakan mata uang crypto.


*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: