Tether dan Kontroversi Tron: Ketidakpastian dan Hubungan Tersembunyi

Tether dan Kontroversi Tron: Ketidakpastian dan Hubungan Tersembunyi

Dalam perkembangan terkini yang menarik perhatian komunitas crypto, Tether, penerbit stablecoin terbesar, belum memberikan jawaban pasti mengenai apakah mereka akan menghentikan dukungan untuk jaringan Tron. Ini terjadi setelah Circle, pesaing Tether, menghentikan pencetakan stablecoin-nya di blockchain Tron pada Selasa, 20 Februari.

Tether dan Tron: Sebuah Hubungan yang Dipertanyakan

Tether dan Tron: Sebuah Hubungan yang Dipertanyakan
Tether

Tether, dengan kapitalisasi pasar sebesar $97,7 miliar, menjadikannya stablecoin terbesar, sementara USD Coin dari Circle mengikuti di belakang dengan $28 miliar. Jaringan Tron saat ini menampung lebih dari 51,8 miliar USDT, yang merupakan lebih dari setengah dari hampir 101 miliar token USDT yang diterbitkan di berbagai blockchain.

Baca Juga: Kota Perth: Surga Crypto dengan Pantai Indah nan Terpencil

Namun, Tether belum mengkonfirmasi atau membantah rencana untuk menghentikan dukungan untuk Tron, meskipun ada kekhawatiran mengenai penggunaan USDT di blockchain Tron untuk penipuan siber dan pencucian uang di Asia Tenggara.

Kontroversi Deltec dan Sam Bankman-Fried

sam bankman
Fox Business

Di sisi lain, sebuah laporan dari Bloomberg mengungkapkan hubungan yang lebih erat antara Sam Bankman-Fried, bank di Bahama yang ketuanya menciptakan kartun Inspector Gadget, dan Tether.

Pesan teks, deklarasi dari mantan rekan dan mantan pacar Bankman-Fried, Caroline Ellison, serta dokumen lain yang dipublikasikan sebagai bagian dari gugatan terhadap dugaan penyalahgunaan skema oleh Bankman-Fried menunjukkan jaringan koneksi yang lebih erat dari yang sebelumnya diketahui.

Kesimpulan dan Implikasi

Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan keamanan dalam ekosistem crypto, terutama terkait dengan stablecoin dan jaringan yang mendukungnya.

Ketidakpastian seputar dukungan Tether untuk Tron dan hubungan tersembunyi antara tokoh-tokoh kunci di industri crypto menyoroti pentingnya pengawasan dan regulasi crypto yang lebih ketat untuk melindungi investor crypto dan menjaga integritas pasar crypto.

Baca Juga: Google Menghadapi Kontroversi dan Memperbarui AI Gemini untuk Mengatasi Citra

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: