Tether Gandeng Britannia Bank dari Bahama: Langkah Strategis Pengawasan Regulasi Crypto!

Array

Tether Gandeng Britannia Bank dari Bahama: Langkah Strategis Pengawasan Regulasi Crypto!

Tether, perusahaan di balik stablecoin USDT, telah menambahkan Britannia Bank & Trust, sebuah bank swasta yang berbasis di Bahama, sebagai mitra perbankan. Meskipun belum jelas kapan hubungan perbankan ini dimulai, Tether telah menginstruksikan kliennya untuk mengirim uang ke rekening bank Britannia dalam beberapa bulan terakhir.

Langkah ini dianggap sebagai upaya Tether untuk memperkuat infrastruktur keuangannya di tengah meningkatnya pengawasan regulasi. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Mengapa Britannia Bank?

britannia bank
Sumber: Financial Times

Dilansir dari Cointelegraph, Britannia Bank menjadi bank ketiga dari Bahama yang berkolaborasi dengan Tether, setelah Deltec Bank dan Capital Union Bank.

Kemitraan ini terjadi di saat perusahaan crypto di Amerika Serikat menghadapi tekanan regulasi yang semakin meningkat.

Bahama, dengan lingkungan regulasinya yang lebih longgar, menawarkan atmosfer yang kondusif bagi bisnis crypto, menjadikannya tujuan yang menarik bagi perusahaan seperti Tether.

Baca Juga: Sebuah Dokumen Ungkapkan USDT Gunakan Jaminan Sekuritas China, Begini Respon Tether

Transparansi dan Kontroversi

Tether telah berada di bawah sorotan karena enggan untuk sepenuhnya mengungkapkan informasi tentang neraca dan hubungan perbankannya. Hal ini telah memicu kekhawatiran di industri tentang bagaimana Tether menyimpan asetnya yang diklaim mencapai $86 miliar.

Patrick Tan, penasihat hukum umum untuk ChainArgos, sebuah perusahaan analitik data blockchain, mengatakan, “Kerahasiaan yang mengelilingi hubungan perbankan Tether terus menjadi hambatan utama untuk pengembangan industri crypto,” dikutip dari Cointelegraph, Rabu (30/8/2023).

Baca Juga: Melebarkan Sayap, Tether Rencanakan Penambangan Bitcoin Berkelanjutan di Uruguay

Dampak pada Pasar Stablecoin

britannia bank dan tether
Sumber: NewsBTC

USDT saat ini mendominasi pasar stablecoin dengan kapitalisasi pasar sekitar $82,9 miliar, atau 66,5% dari total pasar stablecoin.

Kemitraan dengan Britannia Bank diharapkan akan memberikan platform yang lebih stabil dan aman untuk transfer dolar, sehingga memperkuat posisi pasar Tether.

Ini juga bisa menjadi langkah menuju mitigasi beberapa kekhawatiran yang ada, dengan membangun infrastruktur keuangan yang lebih tangguh yang dapat menahan tekanan regulasi.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

Array