Beda dengan Negara Tetangganya China yang Anti Crypto, Taiwan Justru Optimis Jadi Pusat Crypto Asia!

Beda dengan Negara Tetangganya China yang Anti Crypto, Taiwan Justru Optimis Jadi Pusat Crypto Asia!

Walikota terpilih Taipei, Chiang Wan-an, membahas masa depan cerah yang akan dibawa oleh teknologi blockchain ke Taiwan pada ajang Taipei Blockchain Week yang diselenggarakan pada akhir tahun 2022 yang lalu.

Dalam pidatonya, Chiang mengatakan bahwa Taiwan harus menjadi pusat crypto Asia berikutnya. Kira-kira apa yang membuat Chiang begitu yakin bahwa Taiwan mampu menjadi pusat crypto selanjutnya di Asia? Simak penjelasannya seperti dilansir laman Rest of World berikut ini.

Pemerintah Taiwan Percaya Teknologi Blockchain akan Membawa Keamanan Siber

Pemerintah Taiwan Percaya Teknologi Blockchain akan Membawa Keamanan Siber
CoinDesk

Menurut Chiang, Taiwan disebut-sebut sebagai tempat bagi para pendiri dan pemodal perusahaan blockchain untuk merekrut sejumlah besar kandidat ahli di bidang teknologi crypto dan blockhain lokal untuk menciptakan pusat crypto Asia berikutnya di Taiwan.

Baca Juga: China Punya 1.400 Perusahaan Berbasis Blockchain, Makin Pro Sama Crypto?

Leu Jang-hwa, direktur jenderal kementerian industri digital negara tersebut, mengamini pernyataan Chiang dengan mengatakan bahwa berinvestasi dalam teknologi blockchain akan membawa keamanan siber dan pemberdayaan bagi Taiwan.

Volume Transaksi Crypto di Taiwan Bisa Mencapai Rp312,4 Miliar Per Hari!

Volume Transaksi Crypto di Taiwan Bisa Mencapai Rp312,4 Miliar Per Hari!
Cryptopolitan

Selama 6 bulan pertama tahun 2022, volume transaksi crypto di Taiwan tumbuh lebih dari 30% dan menjadi salah satu negara dengan peningkatan volume transaksi crypto tercepat di Asia.

Cryptocurrency exchange terbesar di negara tersebut, MaiCoin, melaporkan bahwa volume perdagangan crypto harian di platform-nya bisa mencapai lebih dari $20 juta atau setara dengan Rp312,4 miliar. Leo Seewald, direktur MaiCoin, mengatakan bahwa Taiwan adalah salah satu tempat yang paling stabil dan aman untuk bertransaksi crypto.

Taiwan bisa dibilang cukup bertolak belakang dengan negara tetangganya China dalam hal adopsi teknologi crypto dan blockchain. Namun, ditengah regulasi larangan aktivitas crypto di China, kini China dikabarkan akan luncurkan NFT nasional pertamanya.

Menurut laporan China Daily, “China Cultural Protection Chain” merupakan nama blockchain yang mendasari NFT nasional China. Apakah peluncuran platform NFT nasional China ini merupakan pertanda dukungan pemerintah China terhadap teknologi crypto, blockchain, dan NFT? Simak berita selengkapnya mengenai China Luncurkan NFT Marketplace Nasional Pertamanya di sini.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: