Strategi UAE dan Asia Dalam Menguasai Dunia Crypto, Ini Dia Rahasianya!

Strategi UAE dan Asia Dalam Menguasai Dunia Crypto, Ini Dia Rahasianya!

Apakah kamu tahu bahwa Uni Emirat Arab (UAE) dan negara-negara Asia sedang memimpin revolusi crypto? Dengan regulasi yang mendukung dan investasi besar-besaran, mereka menarik perhatian perusahaan crypto global dan mungkin mengubah peta kekuatan ekonomi dunia.

UAE Menjadi Magnet Perusahaan Crypto

Abu Dhabi, salah satu emirat di UAE, telah menjadi pusat perhatian bagi perusahaan crypto berkat struktur regulasi yang menarik. Mereka telah meluncurkan sebuah yayasan di Abu Dhabi dengan dana $100 juta untuk ekspansi di Timur Tengah.

Zona ekonomi bebas yang dikenal sebagai ADGM menawarkan rezim lisensi yang efisien dan mengadopsi hukum umum Inggris untuk menyelesaikan sengketa komersial. ADGM tidak hanya mengatur aset virtual, tetapi juga telah memberikan aturan jelas untuk crypto sejak tahun 2017.

Baca Juga: Hong Kong dan UAE Bersatu untuk Mengatur Crypto, Seperti Apa Jadinya?

Ini bukan sekadar aturan di atas kertas; di Dubai, kamu bisa membeli apartemen menggunakan Bitcoin dengan mudah. Ini menunjukkan betapa terintegrasi dan diterimanya crypto dalam transaksi sehari-hari di UAE.

Asia dan Hong Kong Ikut Berlomba

lisensi crypto hong kong
Sumber: Crypto Rank

Tidak hanya di Timur Tengah, negara-negara Asia seperti Singapura dan Jepang juga telah mengintegrasikan aset virtual ke dalam ekonomi mereka. Mereka melindungi konsumen dengan hukum yang jelas dan mendukung.

Di sisi lain, Hong Kong mengadopsi crypto tidak hanya untuk alasan komersial tetapi juga geopolitik. Menurut Financial Times, Partai Komunis Tiongkok menggunakan rezim aset virtual Hong Kong sebagai strategi untuk mengurangi dominasi dolar AS.

Dengan munculnya stablecoin digital dan sistem transfer crypto yang beroperasi di luar jaringan regulasi global, ini bisa mengurangi pentingnya sistem transfer uang tradisional yang dapat dikontrol oleh AS.

Bagaimana AS Menanggapi?

Sementara dunia bergerak maju dengan crypto, AS tampaknya mencoba mengekangnya melalui penegakan hukum SEC yang ketat. Mereka juga menghambat legislasi yang berusaha memperluas penggunaan stablecoin.

Namun, teknologi blockchain yang menjadi dasar crypto adalah teknologi superior untuk transfer uang, dan sejarah telah menunjukkan bahwa teknologi baru tidak bisa dihentikan. AS perlu menjadi pemimpin dalam aset digital daripada mencoba memadamkan crypto.

Dengan adanya inisiatif global yang terus bergerak maju, AS mungkin perlu meninjau kembali pendekatannya terhadap crypto dan memanfaatkan teknologi ini untuk mempertahankan pengaruhnya di panggung dunia.

Paragraf Penutup

Dengan UAE dan Asia yang terus maju, masa depan crypto tampaknya akan semakin terintegrasi dalam ekonomi global. Ini adalah momen krusial bagi AS untuk menentukan peran mereka dalam narasi crypto yang sedang berkembang ini.

Baca Juga: UAE Siapkan Sanksi Berat untuk Penyedia Layanan Aset Virtual Tanpa Lisensi!

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca
.

Referensi