Amerika vs China: Apakah Strategi Diplomasi Baru Amerika Mampu Menghadapi Raksasa Asia?

Amerika vs China: Apakah Strategi Diplomasi Baru Amerika Mampu Menghadapi Raksasa Asia?

Drama geopolitik antara dua raksasa dunia, Amerika dan China, semakin memanas. Dengan kepemimpinan Presiden Joe Biden, Amerika berjanji hanya akan membuka dialog dengan China jika menjanjikan hasil nyata.

Namun, apakah pendekatan baru ini cukup kuat untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh China?

Pendekatan Amerika terhadap China telah mengalami transformasi. Jika dulu dialog hanya berfokus pada “hasil nyata”, kini Amerika lebih aktif mencari pembicaraan dengan Beijing.

Inisiatif ini melibatkan pembentukan kelompok kerja dan pengiriman pejabat tinggi ke China, yang bisa berakhir dengan pertemuan antara 2 kepala negara.

Baca Juga: Elon Musk Yakin China akan Jadi Pemimpin dalam Pengembangan AI, Kok Bisa?

Menurut sumber dari administrasi Biden, langkah ini bertujuan untuk membuka jalur komunikasi yang konsisten dan menghindari konflik potensial.

Menyeimbangkan Dialog dengan Aksi

metaverse china
Sumber: News Way

China bukanlah negara biasa dalam daftar diplomasi Amerika; ini adalah tantangan besar. Administrasi Amerika saat ini berusaha menyeimbangkan peningkatan kekuatan militer China tanpa memicu permusuhan terbuka.

Ada juga masalah etika bisnis China yang dipertanyakan, yang Amerika berusaha untuk ditangani tanpa memicu perang dagang.

Amerika telah mengekang ekspor komponen teknologi tinggi tertentu ke China, sekaligus membatasi investasi Amerika di beberapa raksasa teknologi China.

Apakah Pendekatan Lembut Efektif?

Meski Amerika sedang memperkuat hubungan dengan sekutunya dan negara-negara di Asia-Pasifik, pendekatan lembutnya terhadap China mungkin bisa disalahartikan.

Kunjungan diplomatik ke China, terutama untuk mempersiapkan pertemuan pemimpin Asia-Pacific Economic Cooperation, mendapat kritik. Mereka berpendapat bahwa sikap yang lebih tegas mungkin dibutuhkan.

Paragraf Penutup

Diplomasi Amerika dengan China adalah proses yang panjang dan penuh ketidakpastian. Namun, satu hal yang jelas adalah Amerika tidak lagi bermain dengan aturan lama.

Baca Juga: Apakah Amerika Berhasil Menjinakkan Inflasi? Ini yang Harus Kamu Ketahui!

Pertanyaan sebenarnya adalah, apakah buku panduan baru ini akan memberikan hasil yang diinginkan? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi