Terinspirasi dari NFT CryptoPunks, Steve Aoki dan ‘3LAU’ Buat Grup Musik PUNX

Terinspirasi dari NFT CryptoPunks, Steve Aoki dan ‘3LAU’ Buat Grup Musik PUNX

Baru-baru ini Steve Aoki, salah satu DJ ternama di dunia bersama dengan Justin “3LAU” Blau, seorang musisi dan co-founder NFT marketplace Royal, telah mengumumkan kolaborasinya dalam proyek musik dan seni konseptual yang disebut ‘PUNX’, yang mana proyek tersebut terinspirasi oleh NFT CryptoPunks mereka masing-masing.

Lalu, seperti apa kolaborasi Steve Aoki dan Justin “3LAU” Blau dalam proyek PUNX tersebut? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Steve Aoki x 3LAU: Supergroup Metaverse yang Inovatif

Dikutip dari Coindesk, proyek PUNX tersebut akan menjadi “an innovative audio-visual IRL-meets-metaverse supergroup” yang menggunakan CryptoPunks duo dalam citra visualnya. Tak hanya itu, grup ini juga mengklaim sebagai set DJ pertama yang terkait dengan CryptoPunks, yang mana melepaskan hak kekayaan intelektual (IP) kepada para holder pada bulan Agustus setelah diakuisisi oleh Yuga Labs.

Steve Aoki x 3LAU: Supergroup Metaverse yang Inovatif
Sumber: Decrypt

Dilansir dari Decrypt, Blau memiliki CryptoPunk #6708, karakter NFT berambut putih dan memakai kacamata hitam. 3LAU membeli koleksi NFT tersebut pada bulan Maret 2021 seharga 29,99 ETH atau $51.000, yang mana setara dengan Rp798 juta (kurs $1 = Rp15.655).

Sementara itu, Aoki memiliki enam karakter 8-bit, termasuk CryptoPunk #6748, yang memakai topi ungu dan masker mata hitam. DJ ternama di dunia itu membeli koleksi NFT CryptoPunk #6748 di bulan September 2022 di harga 89,95 ETH atau $147.000 yang mana setara dengan Rp2 miliar (kurs $1 = Rp15.655).

Baca Juga: Wah, Konser Natal ‘Winter Wonderland’ Mariah Carey Akan Berlangsung di Metaverse!

Aoki dan Blau Memiliki Minat yang Sama Dalam Web3

Aoki dan Blau Memiliki Minat yang Sama Dalam Web3
Sumber: The Hype Magazine

“PUNX merupakan proyek seni musik konseptual visioner, yang bertujuan untuk memberikan tribute kepada musik yang kita cintai dan menjadikan kita seperti sekarang ini,” kata Aoki dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Coindesk, Kamis (8/12/2022).

Dalam sebuah cuitan yang di unggah oleh @3LAU dan @steveaoki di Twitter, mereka menyampaikan bahwa meskipun Aoki dan 3LAU sudah berteman selama 10 tahun, minat mereka masih sama, yakni berfokus pada Web3, dan membawa Web3 dalam kolaborasi mereka.

Dilansir dari Coindesk, 3LAU men-tweet bahwa proyek tersebut bukanlah NFT, tetapi mengatakan bahwa proyek tersebut mungkin akan menemukan cara untuk mengintegrasikan teknologi blockchain di masa depan. Pasalnya, Grup PUNX tersebut berencana untuk merilis lagu dan tur pada tahun 2023 mendatang.

Baca Juga: Mager Keluar Rumah? Ini Dia 3 Festival Metaverse Paling Fenomenal!

Steve Aoki dan Blau di Industri NFT

Steve Aoki dan Blau di Industri NFT
Sumber: Artnet News

Pasalnya, Aoki dan Blau adalah salah satu musisi yang terbilang berhasil dalam menggabungkan teknologi NFT ke dalam proyek musik mereka masing-masing.

Sebelumnya, di tahun 2021, Steve Aoki berkolaborasi dengan seniman visual 3D Antonio Tudisco untuk menciptakan NFT “Dream Catcher,” yang berhasil menghasilkan keuntungan lebih dari $4,29 juta. Aoki juga meluncurkan ‘A0K1VERSE’, sebuah komunitas keanggotaan NFT. Tak hanya itu, di April 2022, DJ ternama di dunia ini juga berkolaborasi dengan seorang motivator Tom Bileus untuk meluncurkan koleksi NFT “Neon Future“.

Tidak hanya Steve Aoki, Blau sebelumnya juga merilis seri album NFT berjudul “Ultraviolet,” yang berhasil meraup rekor $11 juta atau setara dengan Rp172 miliar (kurs $1 = Rp15.654), dan meluncurkan platform royalti musik Royal pada Mei 2021.

Referensi: