Steph Curry Ajukan Merek Dagang Untuk ‘Curryverse’, Tempat Pemain Mendapatkan NFT

Steph Curry Ajukan Merek Dagang Untuk ‘Curryverse’, Tempat Pemain Mendapatkan NFT

Pemain superstar National Basketball League (NBA), Steph Curry, tampaknya akan memperkenalkan Metaverse versinya sendiri kepada 650 juta penggemar NBA, dengan mengajukan aplikasi merek dagang ‘Curryverse’ pada 26 Oktober 2022 lalu.

Jika disetujui, aplikasi merek dagang yang berbasis di Amerika Serikat itu, yang diajukan oleh SC30 Inc. akan memberikan hak eksklusif kepada juara NBA bertahan (empat kali) untuk entertainment services, yaitu penampilan pribadi virtual dan Metaversal. Seperti apa Curryverse itu nantinya? Simak selengkapnya berikut ini!

Pemain Bisa Memperdagangkan NFT di Curryverse

Pemain Bisa Memperdagangkan NFT di Curryverse
freepik.com

Dikutip dari Cointelegraph, ‘Curryverse’ juga akan menyediakan layanan game online di dunia virtual, di mana pemain akan dapat memperoleh token yang dapat dipertukarkan dan non-fungible token (NFT), yang akan dapat dibeli atau dijual di sebuah ‘pasar online’.

Curryverse ini nantinya juga mencakup pakaian dan barang virtual, manajemen bisnis dan layanan investasi, layanan penggalangan dana amal, dan software sebagai layanan (Saas) yang menampilkan platform perangkat lunak untuk merancang, mempromosikan, menjual, dan bertukar NFT.

Sejauh ini, Curryverse belum memberikan informasi lagi secara mendetail terkait hal tersebut. Namun dilansir dari Cointelegraph, Steph Curry yang memiliki 47 juta followers di Instagram dan 17 juta followers di Twitter ini kemungkinan besar akan menarik perhatian para penggemarnya di seluruh dunia dengan Metaverse yang ia buat.

Baca Juga: Metaverse Music Festival 2022 Gandeng 100+ Musisi Ternama, Salah Satunya Ozzy Osbourne!

Selain Metaverse dan NFT, Steph Curry Juga Masuk ke Web3

Pasalnya, ini adalah kali pertama Curry masuk ke dunia Metaverse dengan mengajukan ‘Curryverse’, merek dagangnya sendiri. Namun, tidak untuk Web3. Pada Agustus 2021, Curry pertama kali masuk ke dunia Web3, dan menjadi bagian dari komunitas NFT setelah pembelian Bored Ape Yacht Club senilai $206.000 ($1 kurs = Rp15.600).

Curry juga pernah merilis NFT resmi pertamanya dalam partnership dengan Under Armour pada Desember 2021. Menurut data dari OpenSea, NFT tersebut menghasilkan lebih dari 2200 ETH (atau sekitar $3,5 juta) dalam volume penjualannya.

Selain itu, tim NBA Curry, Golden State Warriors, juga telah merangkul integrasi Web3 dengan serangkaian kemitraan untuk menjual koleksi NFT sebagai bagian dari genre tokenized fandom yang lebih besar.

Miami Heat dari NBA Mendapat Sponsor Web3

Sementara itu, hanya delapan hari setelah menjalin partnership multi-year dengan tim National Football League (NFL) New England Patriots, perusahaan infrastruktur blockchain Chain baru saja menjadi partner infrastruktur Web3/Blockchain resmi dari Miami Heat.

Dikutip dari Cointelegraph, Chain menyatakan dalam siaran pers per 1 November bahwa kemitraannya akan bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara industri olahraga dan teknologi Web3 dengan menyediakan serangkaian produk dan layanan yang bisa mengatasi kompleksitas manajemen blockchain secara keseluruhan.

Miami Heat dari NBA Mendapat Sponsor Web3
(Sumber: Akun Twitter @Chain)

Referensi: