Liquid Staking: Cara Baru untuk Mendapatkan Keuntungan dari Crypto

Liquid Staking: Cara Baru untuk Mendapatkan Keuntungan dari Crypto

Jakarta, Pintu News – Staking adalah proses mengunci mata uang crypto dalam jaringan blockchain untuk mendukungnya dan mendapatkan keuntungan. Namun, aset yang dipertaruhkan biasanya menjadi tidak likuid selama periode staking, karena tidak dapat dipertukarkan atau ditransfer. Staking likuid memungkinkan pemegang mata uang crypto untuk mengambil bagian dalam staking tanpa melepaskan kendali atas kepemilikan mereka.

Staking Likuid: Definisi dan Cara Kerja

Staking likuid memungkinkan staker untuk mempertahankan likuiditas token yang dipertaruhkan dengan menggunakan token pengganti yang dapat mereka gunakan untuk mendapatkan hasil tambahan melalui protokol DeFi. Proyek-proyek seperti Lido memperkenalkan staking likuid, menawarkan representasi token dari aset yang dipertaruhkan dalam bentuk token dan derivatif.

Baca Juga: Hari Q Semakin Dekat: Bisakah Ethereum Selamat dari Krisis Kuantum?

Hal ini memungkinkan pengguna untuk menuai keuntungan dari staking sambil tetap mempertahankan fleksibilitas untuk berdagang, memperdagangkan token ini dalam aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) atau mentransfernya ke pengguna lain. Staking likuid dirancang untuk menghilangkan ambang batas staking dan memungkinkan pemegang untuk mendapatkan keuntungan dengan token likuid.

Staking Likuid vs. Staking Terdelegasi

Liquid-Staking-Derivatives
Crypto.com

Dalam Delegated Proof of Stake (DPoS), pengguna jaringan memberikan suara untuk memilih delegasi pilihan mereka. Namun, tujuan staking likuid adalah untuk membiarkan staker menghindari mekanisme ambang batas staking minimum dan token yang terkunci. Staking likuid dirancang untuk menurunkan ambang batas investasi dan menyediakan cara bagi staker untuk menghindari mekanisme token yang terkunci.

Blockchain sering kali memiliki persyaratan minimum untuk staking. Misalnya, Ethereum mengharuskan siapa pun yang ingin menyiapkan node validator untuk mempertaruhkan minimal 32 Ether (ETH). Ini juga membutuhkan perangkat keras komputer, perangkat lunak, waktu, dan keahlian khusus, yang sekali lagi membutuhkan banyak investasi.

Staking Likuid: Cara Baru untuk Mendapatkan Keuntungan dari Crypto

Staking likuid menawarkan cara baru bagi pemegang mata uang crypto untuk mendapatkan keuntungan dari aset mereka tanpa harus melepaskan kendali atas kepemilikan mereka.

Dengan menggunakan token likuid, staker dapat memperoleh penghasilan dari staking sambil tetap mempertahankan fleksibilitas untuk berdagang, meminjamkan, atau melakukan aktivitas keuangan lainnya. Namun, penting untuk menyadari risiko yang terkait dengan staking likuid, seperti ancaman teknis dan volatilitas pasar.

Baca Juga: Peringatan dari Trader Crypto, Sinyal Bullish pada Proyek Liquid Staking Ethereum

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi