Wih, Pencipta Game ‘Final Fantasy’ Akan Berfokus Pada Game Blockchain Mulai Detik Ini!

Array

Wih, Pencipta Game ‘Final Fantasy’ Akan Berfokus Pada Game Blockchain Mulai Detik Ini!

Kreator video game Final Fantasy, Square Enix, mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan fokusnya pada pengembangan game blockchain meskipun dengan kondisi harga market crypto yang sedang bergejolak.

Square Enix merupakan perusahaan entertainment yang berbasis di Jepang. Perusahaan ini telah membuat beberapa gerakan di industri game blockchain sepanjang tahun 2022.

Pada bulan Juli 2022, Square Enix mengumumkan bahwa mereka akan merilis koleksi Final Fantasy di platform Enjin. Pada bulan September 2022, mereka bergabung dengan blockchain Oasys sebagai validator node, dan masih banyak lagi lainnya.

Kira-kira, apa saja yang akan dilakukan oleh Square Enix dalam fokusnya meningkatkan game blockchain? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Game Blockchain Adalah Fokus Utama Square Enix Saat Ini

Blockchain entertainment oleh Square Enix
Sumber: Wallpaper Cave

Pada 1 Januari 2023, presiden Square Enix, Yosuke Matsuda, mengunggah sebuah pengumuman berbentuk surat melalui blog resminya. Surat itu berjudul “Surat Tahun Baru dari Presiden,” yang bertujuan untuk merekap pencapaian utama perusahaan pada tahun 2022 dan menjelaskan rencananya untuk tahun 2023.

Dari 15 paragraf, 7 paragraf membahas tentang game blockchain, menunjukkan bahwa game blockchain adalah fokus utama dari strategi investasi perusahaan kedepannya.

Matsuda menyatakan bahwa “blockchain entertainment” adalah bidang investasi yang akan difokuskan oleh timnya dalam waktu dekat, Square Enix juga telah memutuskan untuk berfokus pada “investasi agresif dan upaya pengembangan bisnis.”

Baca Juga: Survei: Gamer di Amerika Ternyata Lebih Suka Bitcoin Dibanding NFT, Kok Bisa?

Teknologi Baru yang Dikembangkan Oleh Square Enix

Teknologi dan framework baru oleh Square Enix
Sumber: Freepik Premium License

Presiden perusahaan itu juga mengatakan bahwa teknologi baru sering kali menyebabkan “kebingungan”, namun akhirnya akan diterima sebagai bagian normal dari kehidupan sehari-hari. Matsuda menjelaskan lebih rinci bahwa jika terjadi gejolak di pasar crypto, hal tersebut seharusnya tidak serta merta menyebabkan investor meragukan potensi perusahaan.

“Teknologi dan kerangka kerja baru mengarah ke inovasi, tetapi juga menciptakan kebingungan yang cukup besar,” ujar Yosuke Matsuda, dikutip dari Cointelegraph, Selasa (3/1/2023).

“Menyusul sebuah kegembiraan yang mengelilingi NFT dan Metaverse pada tahun 2021, 2022 merupakan tahun volatilitas besar di industri terkait blockchain,” katanya, dikutip dari Cointelegraph, Selasa (3/1/2023).

Matsuda mengakhiri surat itu dengan menyatakan bahwa Square Enix memiliki beberapa game berbasis blockchain yang sedang dikembangkan dan mereka akan mengumumkan lebih banyak game lagi selama tahun 2023.

Tidak hanya Square Enix yang akan berfokus pada game blockchain, pada awal Desember 2022 Fenix Games telah menyiapkan dana sebesar $150 juta untuk merilis game blockchain. Fenix Games merupakan publisher game Web3 dan Blockchain yang berbasis di Dubai, UEA.

Referensi:

Array