Permasalahan Hukum Sphere 3D Memanas, Gryphon Berupaya Blokir Dana $10 Juta

Permasalahan Hukum Sphere 3D Memanas, Gryphon Berupaya Blokir Dana $10 Juta

Jakarta, Pintu News – Perusahaan pertambangan Bitcoin, Sphere 3D, tengah menghadapi masalah hukum yang semakin pelik. Gryphon Digital Mining, mantan mitra bisnis Sphere 3D, berupaya memblokir penggunaan dana $10 juta yang diperoleh Sphere 3D dari penyelesaian hukum dengan Core Scientific.

Perseteruan hukum antara kedua perusahaan ini bermula dari dugaan pelanggaran kontrak yang dilakukan Sphere 3D, yang mengakibatkan kerugian bagi Gryphon hingga setidaknya $30 juta. Kesehatan finansial Sphere 3D pun dipertanyakan, dengan munculnya kekhawatiran potensi kebangkrutan. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Sphere 3D Digugat Gryphon

gugatan sphere 3d
Surat Gryphon yang meminta izin untuk mengajukan mosi. Sumber: Hogan Lovells/Gryphon.

Gryphon Digital Mining menuduh Sphere 3D telah melanggar kontrak kerja sama yang telah disepakati bersama. Pelanggaran kontrak ini diduga telah menyebabkan kerugian bagi Gryphon sedikitnya $30 juta. Gryphon juga mempertanyakan kondisi keuangan Sphere 3D dan khawatir perusahaan tersebut akan bangkrut.

Sebelumnya, Sphere 3D telah menggugat Gryphon setelah menuduh perusahaan tersebut melakukan serangan spoofing. Namun, Gryphon telah mengakhiri kerja sama dengan Sphere 3D dan mengajukan tuntutan hukum terhadap Sphere 3D atas tuduhan pelanggaran kontrak, kelalaian, dan pencemaran nama baik.

Baca Juga: Skandal Besar di Dunia Crypto: Alameda Research Cabut Gugatan!

Sphere 3D Merilis Laporan Keuangan Tahun Fiskal 2023

Di tengah memanasnya perseteruan hukum dengan Gryphon, Sphere 3D merilis laporan keuangan untuk tahun fiskal 2023 yang berakhir pada 31 Desember 2023. Perusahaan melaporkan peningkatan pendapatan sebesar $15,8 juta menjadi $21,9 juta selama tahun tersebut.

Peningkatan pendapatan ini terutama didorong oleh peningkatan pendapatan dari operasi penambangan digital. Sphere 3D juga berhasil menambang 667 Bitcoin pada tahun 2023 dan mengakhiri tahun dengan kapasitas hashrate sebesar 1,3 EH/s.

Baca Juga: Genesis Global Selesaikan Gugatan Pengadilan New York Sebesar $1 Miliar Terkait Penipuan Crypto Pelanggan!

Sphere 3D Fokus pada Keberlanjutan Bisnis

Meskipun menghadapi tantangan hukum, Sphere 3D tetap fokus pada keberlanjutan bisnis. Perusahaan telah menjual segmen layanan dan produknya, termasuk HVE Inc. dan Unified ConneXions, untuk merampingkan operasi dan mengurangi biaya.

Sphere 3D juga telah melunasi semua utangnya dan melikuidasi investasi non-strategis. Perusahaan berencana untuk fokus pada operasi yang ada dan mempersiapkan diri menghadapi halving Bitcoin yang diantisipasi pada kuartal kedua tahun 2024.

Kesimpulan

Perseteruan hukum antara Sphere 3D dan Gryphon Digital Mining masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Sphere 3D harus menghadapi gugatan hukum dari Gryphon yang menuduh perusahaan tersebut telah melanggar kontrak dan menyebabkan kerugian. Di tengah situasi ini, Sphere 3D tetap berupaya untuk mempertahankan bisnisnya dan fokus pada keberlanjutan jangka panjang.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi