Solana Guncang Dunia Crypto, Ethereum Tertinggal?

Solana Guncang Dunia Crypto, Ethereum Tertinggal?

Solana, mata uang digital yang sedang naik daun, kembali menarik perhatian dengan meninggalkan Ethereum dalam debu. Dengan peningkatan aliran modal ke produk investasi crypto, Solana menunjukkan performa yang luar biasa, menarik minat investor institusional dan meningkatkan posisinya di antara mata uang digital lainnya. Simka beirta lengkapnya berikut ini!

Solana Melampaui Ethereum

tvl solana lampaui ethereum
Sumber: Coinshares

Solana telah menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang tahun ini, bahkan lebih baik dari altcoin lainnya dalam hal minat dari investor institusional.

Solana telah menunjukkan 27 minggu aliran masuk dan hanya 4 minggu aliran keluar tahun ini. Sementara itu, Ethereum tampaknya kesulitan untuk mendapatkan momentum dari institusi.

Data dari DefiLlama menunjukkan bahwa nilai total yang terkunci di Solana baru saja mencapai rekor baru tahun ini sebesar $336,77 juta. Ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 64% dari $205,11 juta pada awal tahun.

Baca Juga: Pendiri Solana Labs Sebut Ethereum Bisa Jadi Solusi Layer-2 untuk Blockchain Solana!

Perdebatan Aksesibilitas Jaringan

Perdebatan antara Solana dan Ethereum memanas ketika pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, mengkritik Ethereum sebagai “tiran digital borjuis”. Yakovenko berpendapat bahwa Ethereum mewakili sistem yang mahal dan tidak terjangkau bagi banyak orang, sementara Solana menawarkan solusi yang lebih murah dan terjangkau.

Namun, kritik ini mendapat balasan dari komunitas crypto yang menyoroti biaya tinggi yang terkait dengan menjalankan node atau validator di jaringan Solana, yang menunjukkan bahwa ini mungkin lebih menguntungkan entitas korporat daripada individu.

Baca Juga: Solana Mengintegrasikan AI ke Blockchain dan Naikkan Dana Hibah Jadi Rp149 Miliar!

Solana vs Ethereum: Perbandingan Teknis

sol vs eth
Sumber: Cryptonaute

Ethereum dan Solana, keduanya terkenal di dunia blockchain, menunjukkan ideologi teknis dan filosofis yang berbeda. Ethereum, sebagai platform dasar, sangat penting untuk DeFi dan NFT, meskipun berjuang dengan masalah skalabilitas dan biaya transaksi.

Di sisi lain, Solana, yang terkenal dengan throughput tinggi dan biaya transaksi yang ekonomis, menggunakan mekanisme konsensus Proof of History (PoH) dan Proof of Stake (PoS) yang unik, menargetkan solusi skalabel untuk berbagai aplikasi tanpa mengorbankan desentralisasi.

Dengan pertumbuhan yang pesat dan perdebatan yang memanas, Solana dan Ethereum terus berjuang untuk supremasi di dunia crypto. Meskipun Ethereum masih memegang posisi kuat, Solana menunjukkan potensi yang besar untuk menjadi pesaing serius. Bagaimanapun, hanya waktu yang akan menentukan siapa yang akan mendominasi pasar crypto di masa depan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: