Singapura Bakal Hadirkan 15.000 Ahli AI Baru, Siap Jadi Pemimpin Global dalam Inovasi AI?

Singapura Bakal Hadirkan 15.000 Ahli AI Baru, Siap Jadi Pemimpin Global dalam Inovasi AI?

Singapura baru saja mengumumkan strategi nasional kecerdasan buatan (AI) terbarunya, yang menjanjikan revolusi besar di sektor teknologi. Dengan rencana ambisius untuk melipatgandakan jumlah ahli AI menjadi 15.000, negara ini bersiap menjadi pemimpin global dalam inovasi AI. Apa saja yang akan terjadi dengan langkah besar ini? Simak berita lengkapnya berikut ini!

Strategi AI Singapura: Lebih dari Sekadar Tren

strategi ai di singapura
Sumber: File.go.gov

Singapura tidak main-main dalam memperbarui strategi AI nasionalnya. Dengan peluncuran National AI Strategy 2.0, negara ini menargetkan pembangunan pusat keunggulan AI dan peningkatan kapasitas komputasi. Pemerintah Singapura berkomitmen untuk memperkuat kapasitas agensi pemerintah dengan pengetahuan khusus dan alat regulasi teknis. Mereka juga berencana untuk meningkatkan keahlian AI di kalangan semua pegawai negeri.

Kerjasama dengan pemain industri besar, termasuk pembuat chip dan penyedia layanan cloud, menjadi kunci untuk meningkatkan kapasitas komputasi. Singapura juga terbuka untuk talenta global, dengan tujuan menciptakan ekosistem AI yang kuat dan berkelanjutan. Program pelatihan teknologi yang telah menempatkan lebih dari 2.700 individu dalam pekerjaan yang baik menjadi bukti keseriusan Singapura dalam bidang ini.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Crypto: Singapura Memimpin Stablecoin dan CBDC!

Menjadi Pusat AI Dunia: Visi Singapura

Dengan visi menjadi pemimpin global dalam AI, Singapura tidak hanya fokus pada pengembangan talenta lokal tetapi juga menyambut talenta AI global. Sebuah tim khusus akan dibentuk untuk menarik pencipta AI kelas dunia dan menanamkan mereka dalam ekosistem lokal. Lokasi ikonik yang belum diumumkan akan menjadi pusat bagi komunitas AI untuk berkumpul dan berinovasi.

Deputi Perdana Menteri Lawrence Wong menekankan bahwa AI akan mengubah cara hidup manusia secara fundamental. Oleh karena itu, Singapura membutuhkan pendekatan sistematis yang melibatkan semua sektor, dari industri hingga penelitian dan infrastruktur. Strategi ini juga mencakup pengembangan pusat data ramah lingkungan dan peningkatan akses ke data untuk pengembangan AI yang melayani kebaikan publik.

Baca Juga: Singapura Ambil Alih Kendali, Regulasi Baru untuk Stablecoin!

Menyongsong Masa Depan dengan AI

Singapura menyadari persaingan global untuk menjadi pusat AI dan telah menetapkan langkah-langkah konkret untuk mencapai tujuannya. Dengan 15 aksi yang dijabarkan dalam NAIS 2.0, negara ini bertekad untuk menciptakan “puncak keunggulan” dalam AI. Ini termasuk sektor ekonomi utama seperti manufaktur, layanan keuangan, transportasi dan logistik, serta ilmu hayati.

Pemerintah Singapura juga berkomitmen untuk investasi besar dalam pendidikan dan pelatihan dewasa untuk memastikan pekerja dapat memanfaatkan AI secara efektif. Dengan lebih dari 1.100 startup AI, Singapura siap menjadi tempat yang kondusif untuk penciptaan nilai AI. Pendekatan pragmatis dan berimbang dalam regulasi akan memastikan bahwa inovasi AI dapat berkembang tanpa menimbulkan risiko sistemik.

Dengan strategi yang matang dan langkah yang terencana, Singapura siap mengambil peran sebagai pemimpin dalam revolusi AI global. Kita semua menantikan bagaimana negara kecil ini akan mengubah peta kompetisi AI dunia dan membawa manfaat teknologi ini untuk kebaikan bersama.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: