Pertama Kalinya, Perusahaan Teknologi Jerman Ini Terbitkan Obligasi Digital di Blockchain Publik Senilai Rp1,1 Triliun!

Pertama Kalinya, Perusahaan Teknologi Jerman Ini Terbitkan Obligasi Digital di Blockchain Publik Senilai Rp1,1 Triliun!

Dilansir dari Cointelegraph, perusahaan raksasa teknik dan teknologi Jerman, Siemens, telah menjadi salah satu perusahaan pertama di Jerman yang menerbitkan obligasi digital di blockchain publik, senilai €60 juta yang setara dengan Rp1,1 triliun (kurs  €1 = Rp18.491), dengan jangka waktu satu tahun, sesuai dengan Undang-Undang Sekuritas Elektronik Jerman. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Siemens Menerbitkan Obligasi Digital di Blockchain Publik

Siemens Menerbitkan Obligasi Digital di Blockchain Publik
Sumber: The Cryptonomist

Menurut Cointelegraph, obligasi ini dijual langsung kepada investor seperti DekaBank, DZ Bank, dan Union Investment, tanpa memerlukan kliring pusat dan sertifikat global berbasis kertas. Siemens menyampaikan bahwa proses ini memungkinkan transaksi dieksekusi jauh lebih cepat dan lebih efisien daripada metode penerbitan obligasi tradisional.

Siemens menekankan manfaat menggunakan obligasi digital dibandingkan metode penerbitan obligasi tradisional dalam pengumumannya.

“Menerbitkan obligasi pada blockchain menawarkan sejumlah manfaat dibandingkan dengan proses sebelumnya. Misalnya, hal ini membuat sertifikat global berbasis kertas dan kliring pusat tidak diperlukan. Terlebih lagi, obligasi ini dapat dijual langsung kepada investor tanpa memerlukan bank sebagai perantara,” menurut Siemens, dikutip dari Cointelegraph, Rabu (15/2/2023).

Meskipun transaksi tersebut diselesaikan dengan menggunakan metode pembayaran klasik karena euro digital belum tersedia, transaksi tersebut tetap diselesaikan hanya dalam waktu 2 hari. Selain itu, Siemens juga berencana untuk memposisikan diri sebagai pelopor dalam pengembangan solusi digital yang sedang berlangsung untuk pasar modal dan sekuritas.

Baca Juga: Wih, Lembaga Sekuritas Brasil Izinkan Layanan Reksa Dana Aset Crypto?

Siemens Telah Terjun ke Industri Blockchain Sejak Tahun 2019

Siemens Telah Terjun ke Industri Blockchain Sejak Tahun 2019
Sumber: Ledger Insight

Peter Rathgeb, Bendahara Perusahaan di Siemens AG, menyampaikan bahwa, “Dengan beralih dari kertas dan menuju blockchain publik untuk menerbitkan sekuritas, kami dapat melakukan transaksi secara signifikan lebih cepat dan lebih efisien daripada saat menerbitkan obligasi di masa lalu. Berkat kerja sama yang sukses dengan mitra proyek kami, kami telah mencapai tonggak penting dalam pengembangan sekuritas digital di Jerman.”

Selama beberapa tahun terakhir, Siemens telah bereksperimen dengan teknologi blockchain. Pada bulan Oktober 2020, Cointelegraph melaporkan bahwa platform perdagangan energi berbasis blockchain, Pebbles, yang didukung oleh Siemens, mengadakan demo virtual platform pasar berbasis blockchain untuk perdagangan listrik yang dioptimalkan.

Selain itu, pada bulan Juli 2019, Siemens juga telah mempertimbangkan untuk menggunakan teknologi blockchain untuk program berbagi mobil melalui Siemens Mobility, salah satu anak perusahaan Siemens.

Referensi: