Serangan Ransomware Menurun 50% di Tahun 2023, Bagaimana Bisa?

Array

Serangan Ransomware Menurun 50% di Tahun 2023, Bagaimana Bisa?

Jakarta, Pintu News – Serangan ransomware telah menjadi momok menakutkan bagi banyak perusahaan dan organisasi di seluruh dunia. Namun, kabar baiknya adalah, menurut perusahaan forensik blockchain Chainalysis, pembayaran tebusan ransomware mengalami penurunan sebesar 46% di tahun 2023.

Penyebab Penurunan Pembayaran Tebusan Ransomware

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan pembayaran tebusan ransomware ini. Pertama, semakin banyak organisasi yang meningkatkan ketahanan siber mereka. Perusahaan-perusahaan kini memiliki pemahaman yang lebih baik tentang ancaman yang mereka hadapi dan telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka sendiri.

Kedua, semakin banyak korban yang enggan membayar tebusan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk sanksi yang lebih ketat terhadap pelaku kejahatan siber dan meningkatnya kesadaran tentang pentingnya melindungi data.

Baca Juga: Ore Raih Kemenangan Gemilang dalam Hackathon Solana Meskipun Gangguan Jaringan April 2024

Ketiga, kerja sama yang lebih erat antara korban dan penegak hukum. Ketika korban melaporkan serangan ransomware dan bekerja sama dengan penegak hukum, hal itu dapat membantu pihak berwenang untuk melacak pelaku dan membawa mereka ke pengadilan.

Tantangan yang Masih Ada

kejatahan ransomware
Sumber: Kaspersky

Meskipun pembayaran tebusan ransomware menurun, namun tantangan masih tetap ada. Beberapa jenis ransomware masih terus berkembang dan mampu menghindari deteksi, sehingga menyebabkan kerugian finansial yang signifikan. Misalnya, ransomware Akira Bitcoin telah menyebabkan kerugian jutaan dolar bagi berbagai perusahaan dan organisasi di Amerika Utara, Eropa, dan Australia.

Upaya Mengatasi Serangan Ransomware

Untuk mengatasi serangan ransomware, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan dan organisasi. Pertama, meningkatkan ketahanan siber dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang kuat, seperti menggunakan perangkat lunak antivirus dan firewall, serta melakukan backup data secara teratur.

Kedua, mendidik karyawan tentang ancaman ransomware dan pentingnya melindungi data. Ketiga, bekerja sama dengan penegak hukum untuk melaporkan serangan ransomware dan membantu pihak berwenang dalam penyelidikan.

Penutup

Penurunan pembayaran tebusan ransomware merupakan kabar baik, namun tantangan masih tetap ada. Perusahaan dan organisasi harus terus meningkatkan ketahanan siber mereka dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengatasi ancaman ransomware.

Baca Juga: Perluas Kemampuan Blockchain Ethereum, Polygon Luncurkan Miden Alpha Testnet

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

Referensi

Array