Menguak Misteri Kekayaan di Balik 3 Crypto Teratas

Menguak Misteri Kekayaan di Balik 3 Crypto Teratas

Dalam 10 tahun terakhir, berbagai mata uang digital telah muncul di samping Bitcoin, membentuk ekosistem crypto yang kini bernilai $1,2 triliun.

Di dalamnya, figur misterius yang dikenal sebagai ‘crypto whales’ telah memainkan peran penting dalam distribusi, perdagangan, dan akumulasi koin di berbagai proyek.

Studi ini menjelajahi sepuluh aset crypto paling berharga berdasarkan valuasi pasar, menyoroti sejauh mana distribusi dan evolusi ‘daftar orang kaya’ sepanjang tahun dengan memeriksa daftar holders kaya raya.

Meneliti Distribusi Kekayaan 3 Crypto Teratas

Sejak awalnya pada Januari 2009, Bitcoin (BTC) telah melalui perjalanan yang luar biasa, mengalami distribusi yang signifikan selama 14 tahun terakhir.

Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi lanskap menarik dari apa yang disebut ‘daftar orang kaya BTC,’ sambil juga memeriksa daftar orang kaya yang terkait dengan 3 aset crypto teratas pada Juni 2023.

Bitcoin dan Ethereum

konsumsi daya btc dan eth
Sumber: Market Insider

Menurut statistik saat ini pada 22 Juni 2023, jumlah alamat unik yang memiliki BTC saat ini sekitar 48,304,381.

Dari alamat ini, 10 dompet teratas memiliki 5,32% dari total pasokan. Sebanyak 50 holders Bitcoin teratas mengendalikan 10,68% dari pasokan, sementara 100 teratas memiliki 13,50% dari pasokan BTC yang beredar.

Baca Juga: Harga Bitcoin Naik 27%, Para Whale Masih Ogah Jual Kepemilikan Bitcoin-nya! Nah Loh, Ada Apa?

Selain itu, 3 dari 10 alamat BTC teratas ditunjuk sebagai dompet yang dioperasikan bursa. Cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar hari ini adalah Ethereum (ETH), menurut statistik coincarp.com.

Pada 22 Juni 2023, ada 235,690,415 holders ETH. Dari 235 juta alamat unik yang memiliki ether, 10 dompet teratas mengendalikan 31,15% dari pasokan ETH.

Sebanyak 50 dompet teratas mewakili 38,92%, sementara 100 alamat teratas memiliki 44,34% dari pasokan ETH. Berbeda dengan BTC, 9 dari 10 dompet ether teratas diberi label sebagai dompet bursa.

Tether

Tether (USDT) menduduki posisi aset crypto terbesar ketiga dalam hal kapitalisasi pasar, dan dikeluarkan di beberapa blockchain.

Namun, penelitian ini hanya mempertimbangkan USDT yang dicetak di Ethereum. Per 22 Juni, ada 4,369,987 dompet berbasis ETH yang memiliki USDT.

Baca Juga: Bitcoin Whale Bangkit dari Tidur Panjang: Pindahkan $37,8 Juta setelah Tersimpan Lebih dari 10 Tahun

Diantaranya, 10 holders teratas mewakili 18,56% dari USDT yang beredar, sementara 50 holders teratas memiliki 35,87% dari pasokan.

Dompet teratas Tether’s 100 mewakili 42,74% dari USDT berbasis ERC20. Penting untuk dicatat bahwa setiap dompet di 10 daftar orang kaya untuk USDT berbasis ERC20 diberi label sebagai alamat bursa.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: