Saingan Berat Meta! Samsung Rilis Hardware Metaverse Bareng Google dan Qualcomm

Saingan Berat Meta! Samsung Rilis Hardware Metaverse Bareng Google dan Qualcomm

Samsung, perusahaan elektronik asal Korea, baru saja ungkapkan kerja samanya dengan Google dan Qualcomm untuk memproduksi hardware Metaverse berupa headset VR dalam waktu dekat.

Bagaimana kerja sama antara Samsung dengan Google dan Qualcomm ini berkontribusi terhadap pengembangan industri Metaverse? Simak informasinya seperti dilansir laman The Bit Times berikut ini.

Samsung Kelola Bisnis Hardware Metaverse

Samsung mengungkapkan akan segera kelola bisnis headset Metaverse dan VR (virtual reality) sekaligus mengumumkan bahwa mereka sedang mengerjakan apa yang disebut dengan hardwareextended reality“.

Baca Juga: Samsung Luncurkan “House of Sam” Metaverse di Decentraland

TM Roh, Head of Samsung mobile experiences business, mengonfirmasi bahwa perangkat VR Samsung sedang dalam tahap pengembangan.

Namun, Samsung tidak merinci secara jelas jadwal peluncuran hardware tersebut. Meskipun demikian, Roh melaporkan bahwa ada keterlibatan Qualcomm, perusahaan pembuat chip, dan Google, sebagai mitra Samsung.

Perusahaan Gadget dan Teknologi Berbondong-bondong Produksi Perangkat Metaverse!

Perusahaan Gadget dan Teknologi Berbondong-bondong Produksi Perangkat Metaverse!
New Atlas

New Atlas

Pengumuman tersebut membuat Samsung resmi tergabung sebagai salah satu perusahaan produsen yang meluncurkan perangkat Metaverse seperti halnya Meta dan HTC. Selain Samsung, perusahaan ponsel terkemuka Apple pun disebut-sebut akan segera meluncurkan perangkat Metaverse dalam waktu dekat.

Dilansir dari laman Cointelegraph, perusahaan teknologi Apple tengah serius mengembangkan bisnisnya ke dalam industri 3D, mixed-reality world 3D yang terdengar mirip dengan Metaverse.

Hal ini diungkapkan setelah Apple lakukan pengajuan paten mengenai rencana bisnis di industri virtual reality dan juga lowongan pekerjaan untuk pengembangan bisnis tersebut baru-baru ini. Seperti apakah rencana Apple dalam mengembangkan bisnisnya di industri Metaverse?

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: