RUU Kripto yang Dinanti-nantikan: DPR AS Siap Melangkah Maju!

RUU Kripto yang Dinanti-nantikan: DPR AS Siap Melangkah Maju!

Jakarta, Pintu News – Dunia aset kripto sedang bersiap untuk perubahan besar karena DPR AS bersiap untuk memberikan suara pada RUU kripto yang telah lama ditunggu-tunggu. RUU ini menjanjikan kejelasan peraturan untuk aset digital dan dapat membuka jalan bagi regulasi yang lebih jelas di sektor ini. Simak berita lengkapnya berikut ini!

RUU FIT21: Menuju Pemungutan Suara Penuh

ruu fit21
Sumber: Forkast News

RUU Inovasi dan Teknologi Keuangan untuk Abad ke-21 (FIT21) telah melewati pemungutan suara di komite pada bulan Juli 2023 dan sekarang bersiap untuk pemungutan suara penuh di DPR AS. RUU ini bertujuan untuk memperjelas peran Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) dan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) dalam mengatur aset digital.

Ketua Komite Jasa Keuangan DPR, Patrick McHenry, mengumumkan bahwa pemungutan suara penuh dapat dilakukan “akhir bulan ini” setelah dipertimbangkan dalam Komite Aturan DPR. RUU ini berupaya untuk memberikan CFTC otoritas tambahan atas komoditas digital dan mengklarifikasi peran SEC dalam mengawasi kripto.

Baca Juga: Tuai Perdebatan, Arkansas Sahkan RUU yang Membatasi Penambangan Crypto

Dukungan Bipartisan dan Tantangan Politik

RUU FIT21 telah mendapatkan dukungan bipartisan di DPR, dengan pemungutan suara baru-baru ini mendukung resolusi yang mencabut aturan akuntansi SEC tentang kripto. Namun, masih belum jelas apakah RUU tersebut akan mendapatkan dukungan yang cukup untuk disahkan. RUU tersebut masih harus melewati Senat dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Joe Biden.

Tahun ini adalah tahun pemilihan di Amerika Serikat, dan banyak anggota parlemen terus mendorong regulasi dan pengawasan aset digital sebagai isu kampanye. Coinbase, salah satu bursa kripto terbesar, bahkan telah meluncurkan komite aksi politik untuk mendukung kandidat pro-kripto pada tahun 2024.

Baca Juga: RUU Baru Senator AS Larang Stablecoin Algoritmik, Bagaimana Nasibnya?

Menyeimbangkan Inovasi dan Perlindungan Konsumen

regulasi stablecoin amerika serikat
Generated by AI

RUU FIT21 berusaha untuk menyeimbangkan kebutuhan akan inovasi dalam sektor aset digital dengan perlindungan konsumen yang kuat. Anggota parlemen seperti Perwakilan Prancis Hill menekankan pentingnya kerangka peraturan yang fungsional untuk memastikan ekosistem aset digital yang berkembang pesat tetap aman bagi investor dan konsumen.

RUU ini juga berupaya untuk mengamankan posisi Amerika sebagai pemimpin dalam inovasi blockchain. Dengan kejelasan peraturan, Amerika Serikat berharap dapat menarik lebih banyak investasi dan inovasi di sektor aset digital, sekaligus melindungi kepentingan investor dan konsumen.

Baca Juga: RUU Stablecoin Segera Hadir di DPR AS, Bagaimana Nasib Tether?

DPR AS Menyetujui Pembatalan Kebijakan Kripto SEC

Dalam perkembangan terkait, DPR AS telah memberikan suara untuk menyetujui resolusi yang menolak pedoman akuntansi kripto SEC yang dikenal sebagai SAB 121. Kebijakan ini dianggap telah menghalangi bank untuk menangani pelanggan kripto dan menuai kritik dari bisnis aset digital dan anggota parlemen Republik.

Namun, Presiden Joe Biden telah berjanji untuk memveto upaya tersebut jika sampai ke mejanya. Biden menganggap SAB 121 sebagai respons terhadap risiko teknologi, hukum, dan peraturan yang telah menyebabkan kerugian besar bagi konsumen. Ia khawatir pembatalan kebijakan ini dapat mengganggu pekerjaan SEC dalam melindungi investor dan menjaga stabilitas keuangan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi