Rusia Menyetujui Penggunaan Crypto untuk Pembayaran Lintas Batas

Rusia Menyetujui Penggunaan Crypto untuk Pembayaran Lintas Batas

Bank Rusia dan Kementerian Keuangan negara tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan pembayaran lintas batas menggunakan crypto.

Berdasarkan laporan dari media surat kabar Kommersant yang berbasis di Rusia, Wakil Menteri Keuangan Rusia Alexei Moiseev mengatakan bahwa pemerintah dan The Bank of Russia (Bank Sentral Rusia) telah menyetujui aturan bagi warga Rusia untuk melakukan pembayaran lintas batas menggunakan cryptocurrency.

Pengusulan kebijakan ini dilaporkan bertujuan untuk memungkinkan warga negara Rusia dalam mengakses dompet digital.

Baca Juga: Bank Sentral Norwegia Gunakan Ethereum untuk Bangun Uang Digital

Isi dari Kebijakan Penggunaan Crypto di Rusia

Adopsi Crypto Rusia
(VOI)

“Kebijakan ini pada dasarnya menjelaskan tentang cara memperoleh crypto, apa yang dapat dilakukan dengan crypto, dan penggunaan crypto di kawasan lintas batas,” kata Moiseev.

Kantor berita Rusia melaporkan bahwa The Bank of Russia (Bank Sentral Rusia) telah membahas masalah pembayaran kripto lintas batas dengan pejabat pemerintah.

Terlepas dari kebijakan tersebut, bank sentral Rusia dilaporkan menentang pertukaran crypto untuk beroperasi secara legal dan tidak menerima cryptocurrency sebagai alat pembayaran yang sah di dalam negara tersebut

Pada 5 September 2020 yang lalu, Moiseev mengatakan bahwa saat ini banyak orang Rusia membuka dompet crypto di luar Federasi Rusia.

Hal ini kemudian menjadi pertimbangan pemerintah Rusia yang menilai bahwa pembukaan dompet crypto harus dilakukan berdasarkan pengawasan dari pihak bank sentral Rusia. Pengawasan bank sentral Rusia ini dilakukan agar warga Rusia dapat mematuhi persyaratan anti pencucian uang dengan mengikuti standar prosedur KYC (Know Your Customer).

Perkembangan Crypto di Rusia

Adopsi Crypto Rusia
(VOI)

Rusia memiliki hubungan yang cukup rumit dengan crypto. Pada tahun 2020, negara tersebut mengeluarkan undang-undang yang melarang penggunaan cryptocurrency termasuk Bitcoin (BTC) untuk pembayaran.

Presiden Vladimir Putin juga turut menandatangani undang-undang yang melarang aset keuangan digital sebagai pembayaran pada bulan Juli 2020 yang lalu. Kemudian pada bulan Mei 2022, Menteri Perdagangan Denis Manturov menyarankan Rusia untuk melegalkan pembayaran crypto, cepat atau lambat nantinya.

Pemerintah Rusia akhirnya mempertimbangkan penggunaan aset crypto di negaranya terutama sejak konflik Rusia-Ukraina terjadi pada bulan Februari 2022. Hal ini terjadi karena baik pemerintah, bisnis, dan individu di dalam negeri tersebut menjadi sasaran sanksi ekonomi yang komprehensif dari berbagai negara di dunia.

Tanggapan Putin Mengenai Crypto

Adopsi Crypto Rusia
(New York Post)

Dalam upaya memperkuat keunggulan rubel Rusia sebagai mata uang nasional, Presiden Vladimir Putin akhirnya menandatangani undang-undang mengenai crypto pada bulan Juli 2022. Putin juga menunjukkan ketertarikan untuk memanfaatkan iklim dan sumber daya energi Rusia di sektor pertambangan Bitcoin.

Putin mengatakan bahwa Rusia memiliki keunggulan kompetitif tertentu untuk industri crypto terutama dalam hal pertambangan, pasokan listrik, dan personel terlatih yang tersedia di negara tersebut.

Referensi:

Techjuice Team. Russian Officials Approved the Use of Cryptocurrency for Cross-border Payments. Diakses tanggal: 28-09-22

Turner Wright. Russian officials approve use of crypto for cross-border payments: Report. Diakses tanggal: 28-09-22

Andrew Throuvalas. Crypto Cross Border Payments Are Approved in Russia: Report. Diakses tanggal: 28-09-22