Aliansi BRICS dan Rusia: Misi Membangun Stasiun Luar Angkasa!

Aliansi BRICS dan Rusia: Misi Membangun Stasiun Luar Angkasa!

Dalam perkembangan yang menarik dari blok ekonomi BRICS, aliansi ini berpotensi untuk membangun stasiun luar angkasa. Kepala agensi luar angkasa Rusia telah melaporkan “menawarkan” kepada blok BRICS untuk membantu dalam pengembangan “modul bersama untuk stasiun luar angkasa orbital yang direncanakan,” seperti yang dilaporkan oleh CNN. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Rusia Mengundang BRICS Membangun Stasiun Luar Angkasa

space station rusia
Sumber: Watcher Guru

Dilansir dari Watcher Guru, tahun ini telah ditandai oleh pertumbuhan luar biasa dalam blok BRICS. Lebih jauh, dengan kedatangan pertemuan tahunan hanya dalam beberapa minggu, pertumbuhan tersebut diharapkan akan terus berlanjut.

Diskusi mengenai kebijakan ekonomi untuk memfasilitasi pertumbuhan mata uang lokal dan potensi ekspansi diharapkan melimpah. Menetapkan arah blok ini untuk masa depan yang dapat diprediksi.

Namun, satu titik kerjasama yang sangat menarik baru saja muncul. Memang, aliansi BRICS bisa saja membangun stasiun luar angkasa mereka sendiri. Khususnya, Rusia telah menawarkan kesempatan bagi negara-negara anggota BRICS untuk membantu membangun perangkat semacam itu.

Baca Juga: Aliansi BRICS Siap Sambut 3 Negara Baru pada Agustus 2023!

Rusia Membangun Stasiun Luar Angkasa Sendiri?

Pembangunan stasiun luar angkasa sendiri datang setelah Rusia menarik diri dari kemitraan dengan NASA. Dengan demikian, negara tersebut diharapkan meluncurkan Sistem Orbital Rusia (ROS) yang direncanakan pada tahun 2027.

Selain itu, diharapkan akan ada empat modul lain yang dibangun antara tahun 2028 dan 2030, menurut kepala program, Vladimir Kozhevnikov.

Baca Juga: 41 Negara Siap Bergabung dengan BRICS: Ketakutan Dolar AS Meningkat!

Peran BRICS dalam Membangun Stasiun Luar Angkasa

peran brics dalam pembangunan space station
Sumber: Global Times

Stasiun luar angkasa tampaknya telah memberikan titik kemitraan untuk blok BRICS. Direktur agensi luar angkasa Rusia, Yuri Borisov, melaporkan undangan yang diperpanjang. Menyatakan proposalnya, negara-negara “mitra di BRICS mempertimbangkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek ini,” dan menciptakan stasiun luar angkasa bersama.

Negara tersebut memiliki harapan tinggi untuk apa yang bisa dilakukan usaha ini untuk perjalanan luar angkasa di masa depan. Khususnya, informasi tersebut bisa memberikan wawasan untuk perjalanan luar angkasa masa depan ke Mars atau Bulan. Selain itu, inklusi BRICS pada akhirnya bisa memberikan manfaat bagi proyek secara keseluruhan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi: