Robinhood: Lonjakan Perdagangan Crypto dan Rencana Ekspansi yang Menggemparkan!

Robinhood: Lonjakan Perdagangan Crypto dan Rencana Ekspansi yang Menggemparkan!

Apakah kamu siap untuk terkejut dengan lonjakan perdagangan crypto yang fenomenal? Platform perdagangan yang ramah crypto, Robinhood, telah melaporkan peningkatan volume perdagangan aset digital sebesar 75% pada bulan November. Ini merupakan kabar gembira bagi para investor dan pengguna Robinhood, yang mungkin akan menyaksikan perubahan besar dalam pendapatan perusahaan. Simak berita lengkapnya berikut iin!

Lonjakan Volume Perdagangan Crypto

Robinhood telah mencatatkan peningkatan signifikan dalam volume perdagangan crypto bulanan. Pada bulan November, volume perdagangan crypto mencapai angka yang mengesankan, naik sekitar 75% dari bulan Oktober. Meskipun demikian, peningkatan ini tidak diikuti oleh volume perdagangan saham dan kontrak opsi, yang tetap stagnan.

Peningkatan ini menandai perubahan positif bagi Robinhood, yang sebelumnya mengalami penurunan volume perdagangan crypto sebesar 55% sepanjang tahun dalam laporan hasil kuartal ketiga mereka.

Meskipun pendapatan kuartal ketiga berada di bawah estimasi analis, dengan hanya $467 juta, CEO Robinhood, Vlad Tenev, tetap optimis dan memberikan sinyal bahwa pendapatan tahunan bisa mencapai angka “sembilan digit”.

Baca Juga: Investasi Besar ARK Invest di Saham Robinhood dan Coinbase: Siapa yang Lebih Unggul?

Ekspansi dan Inovasi Robinhood

Robinhood tidak hanya berfokus pada perdagangan crypto, tetapi juga berencana untuk memperluas layanannya. Pada tahun 2024, Robinhood berencana untuk meluncurkan perdagangan berjangka, menunggu persetujuan regulasi. Selain itu, perusahaan juga berencana untuk memperkenalkan layanan kartu kredit pada tahun yang sama, setelah mengakuisisi startup kartu kredit X1 seharga $95 juta pada bulan Juni.

Ekspansi ini juga mencakup peluncuran Robinhood di pasar Inggris pada awal 2024, yang akan menjadi percobaan ketiga perusahaan untuk memasuki pasar tersebut. Dengan lisensi dari Financial Conduct Authority (FCA) Inggris, Robinhood akan menawarkan lebih dari 6.000 saham AS dan perdagangan 24 jam selama lima hari dalam seminggu. Inisiatif ini menunjukkan komitmen Robinhood untuk terus berinovasi dan memperluas jangkauannya.

Baca Juga: Kejutkan Pasar, ARK Invest Jual Saham Coinbase Senilai $5,26 Juta Saat Harganya Capai Level Tertinggi!

Prospek Saham Robinhood

prospek robinhood
Sumber: 9to5Mac

Meskipun telah mencatatkan peningkatan dalam perdagangan crypto, saham Robinhood masih berjuang untuk mencapai puncaknya. Saham perusahaan telah naik 18% sejak awal tahun 2023, namun trennya menurun sejak pertengahan Juli. Saham Robinhood diperdagangkan pada $9,95 setelah jam perdagangan, naik 2,5% dalam sehari.

Namun, analis dari JP Morgan, Ken Worthington, memberikan peringatan bahwa meskipun perusahaan telah memanfaatkan inovasi dan kondisi pasar yang ideal untuk membangun broker ritel terkemuka di AS, pertumbuhan jangka panjangnya masih dipertanyakan. Tenev, di sisi lain, tetap optimis dan berharap bahwa upaya perusahaan akan tercermin dalam harga sahamnya seiring waktu.

Dengan serangkaian inovasi dan ekspansi yang berani, Robinhood tampaknya sedang bersiap untuk mengubah peta perdagangan crypto dan saham. Apakah kamu siap untuk menjadi bagian dari revolusi ini?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: