Terungkap! Ripple Kini Gandeng Dunia Usaha dengan Solusi Pembayaran Lintas Negara!

Terungkap! Ripple Kini Gandeng Dunia Usaha dengan Solusi Pembayaran Lintas Negara!

Apakah kamu siap untuk revolusi pembayaran global yang lebih cepat dan efisien? Ripple, perusahaan terdepan dalam solusi pembayaran crypto, baru saja memperluas cakupan layanannya. Dengan peningkatan terbaru ini, Ripple menjanjikan kemudahan dan kecepatan transaksi lintas negara yang belum pernah ada sebelumnya. Mari kita selami lebih dalam inovasi yang bisa mengubah cara kamu bertransaksi di kancah internasional.

Ripple Tingkatkan Jangkauan Pembayaran Global

Ripple telah melakukan pembaruan besar pada solusi pembayaran lintas negara yang diaktifkan oleh crypto. Solusi yang diperbarui ini, yang sebelumnya dikenal sebagai RippleNet, kini memungkinkan bisnis untuk memanfaatkan teknologi blockchain dengan lebih mudah. Dengan akses yang diperluas ke lebih dari 70 pasar pembayaran crypto dan tradisional, Ripple menawarkan cakupan pembayaran global yang hampir mencapai 100% melalui proses onboarding tunggal.

Solusi ini tidak hanya ditujukan untuk perusahaan besar, tetapi juga untuk bisnis kecil hingga menengah (SMB). Ripple telah mengamankan lebih dari 30 lisensi di seluruh Amerika Serikat, memperluas jangkauan layanannya. Integrasi baru dengan XRP Ledger’s native decentralized exchange (XRPL DEX) meningkatkan performa produk. Ini juga menurunkan hambatan untuk memasuki pasar baru dengan memanfaatkan opsi likuiditas global.

Baca Juga: Ripple (XRP) Berkomitmen untuk Pasar dengan Aturan yang Jelas di Asia dan Eropa

Debat Panas: Bitcoin, Skema Ponzi Desentralisasi?

skema ponzi terdesentralisasi
Sumber: Akun X Luke Dashjr

Baru-baru ini, Owen Benjamin, seorang komedian dan teoritis konspirasi, menyebut Bitcoin sebagai “skema Ponzi desentralisasi”. Hal ini memicu debat hangat tentang hakikat sebenarnya dari Bitcoin. Benjamin berpendapat bahwa struktur desentralisasi Bitcoin memungkinkan media untuk memanipulasi nilai Bitcoin demi keuntungan.

Menanggapi hal tersebut, Saifedean Ammous, penulis The Bitcoin Standard, berargumen bahwa dolar berhasil meskipun mengalami inflasi. Popularitas Bitcoin, menurutnya, disebabkan oleh kelangkaannya yang menjadikannya penyimpan nilai yang superior. David Schwartz, CTO Ripple, menambahkan perspektif lain dengan mempertanyakan apakah orang menyadari bahwa ekspektasi penurunan nilai dolar mendorong konsumsi.

Debat ini berlanjut dengan berbagai opini dari pengikut yang beragam, menyoroti dampak psikologis dan ekonomi dari pengetahuan bahwa nilai mata uang akan menurun terhadap perilaku konsumen.

Baca Juga: Ripple Buat Gebrakan, Berhasil Masuk ke Daftar Fintech 100 Terbaik Dunia 2023!

Ripple dan Psikologi Ekonomi: Pengaruhnya Terhadap Perilaku Konsumen

David Schwartz mengajukan pertanyaan penting tentang bagaimana pengetahuan akan depresiasi dolar mempengaruhi perilaku belanja konsumen. Ia menyarankan bahwa antisipasi penurunan nilai dolar mendorong orang untuk menghabiskan uang mereka sebelum nilainya berkurang.

Namun, ia juga menekankan bahwa hal ini dapat mendorong penjual untuk tidak menjual barang atau jasa mereka, karena mereka tidak ingin mendapatkan dolar yang nilainya akan turun. Debat ini menyoroti perbedaan pendapat tentang kebutuhan inflasi untuk kemakmuran ekonomi.

Beberapa orang berpendapat bahwa inflasi tidak diperlukan, sementara yang lain menekankan dampak psikologis dari pengetahuan bahwa nilai mata uang berkurang seiring waktu. Ini mendorong konsumsi dan investasi dalam aset yang nilainya diharapkan akan bertahan atau meningkat, seperti crypto.

Perkembangan Ripple dalam solusi pembayaran lintas negara dan debat seputar Bitcoin menunjukkan dinamika yang terus berkembang dalam dunia crypto. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor psikologis dan ekonomi yang mempengaruhi perilaku konsumen, kita dapat melihat bagaimana teknologi ini berpotensi mengubah lanskap keuangan global. Terlepas dari perdebatan, satu hal yang pasti: crypto terus menarik perhatian dan memicu diskusi yang penting bagi masa depan mata uang digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: