Ripple (XRP) Berkomitmen untuk Pasar dengan Aturan yang Jelas di Asia dan Eropa

author:

Ripple (XRP) Berkomitmen untuk Pasar dengan Aturan yang Jelas di Asia dan Eropa

Setelah meraih kemenangan sebagian di pengadilan Amerika Serikat, Ripple (XRP), perusahaan crypto, berencana untuk tetap fokus pada pasar dengan regulasi yang jelas untuk industri ini, termasuk wilayah di Asia seperti Singapura dan Hong Kong.

Perusahaan blockchain berbasis di Amerika Serikat ini juga merencanakan ekspansi di Inggris dan Eropa, menurut laporan media yang mengutip eksekutif Ripple.

Ripple dan Fokus pada Pasar yang Diatur dengan Jelas

langkah ripple setelah menang atas sec
Sumber: Cryptopolitan

Ripple, perusahaan di balik cryptocurrency XRP, berencana untuk tetap fokus pada pasar yang diatur oleh kerangka regulasi yang jelas, menurut laporan South China Morning Post (SCMP). Operator pembayaran ini mengungkapkan niatnya setelah kemenangan di pengadilan melawan regulator Amerika Serikat yang menggunakan pendekatan kasus per kasus dalam berurusan dengan pemain industri, termasuk tindakan hukum terpisah terhadap penerbit token.

Baca juga: Merogoh Kocek Rp2,9 Triliun, Begini Perjalanan Kemenangan CEO Ripple (XRP) di Bawah Tuduhan SEC

Minggu lalu, hakim AS memutuskan bahwa token XRP Ripple tidak merupakan sekuritas ketika dijual di bursa pihak ketiga, membuka jalan bagi XRP untuk diperdagangkan oleh investor ritel. Namun, pengadilan mengatakan bahwa ketika dijual langsung oleh perusahaan kepada investor institusional, itu memenuhi syarat sebagai sekuritas yang akan menjadi subjek pengadilan lain.

Putusan ini sebagian besar dilihat sebagai kemunduran bagi Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) yang menuntut Ripple pada tahun 2020. Minggu ini, dalam pengajuan baru untuk gugatan hukumnya terhadap Terraform Labs dan pendiri bersamanya Do Kwon, regulator memberi tahu pengadilan federal AS bahwa beberapa keputusan pengadilan dalam kasus melawan Ripple salah, menandakan bahwa mereka akan banding.

Ripple dan Pasar Asia

Ketidakjelasan regulasi mengenai status aset crypto di Amerika Serikat telah mendorong banyak sektor menuju Asia. Pada bulan Mei 2023, Direktur Manajemen APAC untuk Ripple yang berbasis di San Francisco, Brooks Entwistle, mengatakan kepada publikasi bahwa karena gugatan SEC, sebagian besar pengembangan perusahaan terjadi di luar Amerika Serikat, dan khususnya di Asia.

Di benua tersebut, Ripple telah terlibat dalam program pilot otoritas moneter Hong Kong untuk mata uang digital bank sentral (CBDC). Wilayah administratif khusus China ini telah memusatkan upaya untuk menjadi pusat aset kripto. Juga di wilayah tersebut, Ripple mendapatkan persetujuan prinsip untuk lisensi pembayaran di Singapura melalui mana sebagian besar remitansi yang diproses oleh platform.

Baca juga: Melangkah Maju, Kini Ripple (XRP) Membidik Lisensi Crypto di Inggris dan Irlandia

Selain dua tujuan tersebut, Jepang juga telah memperkenalkan regulasi khusus crypto. Dengan adopsi aturan Pasar dalam Aset Crypto (MiCA), Uni Eropa menjadi yurisdiksi pertama di dunia dengan kerangka kerja kripto-regulasi yang komprehensif. Ripple telah mengajukan permohonan untuk lisensi institusi pembayaran di Irlandia.

Ripple dan Masa Depan XRP

Dengan kemenangan di pengadilan dan fokus baru pada pasar yang diatur dengan jelas, Ripple berada di ambang terobosan besar dalam operasional dan pertumbuhannya. Ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi teknologi dan keinginan untuk tetap kompetitif dalam ekonomi digital global.

Namun, masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi. Misalnya, perlu ada infrastruktur yang memadai untuk mendukung operasional Ripple, dan masyarakat perlu mendapatkan pemahaman yang baik tentang cara kerja teknologi ini.

Selain itu, ada juga pertanyaan tentang bagaimana Ripple dan XRP akan diterima oleh komunitas blockchain dan masyarakat secara umum. Meski demikian, dengan kemenangan di pengadilan dan fokus baru pada pasar yang diatur dengan jelas, Ripple telah menunjukkan bahwa mereka siap untuk memasuki era baru dalam teknologi blockchain.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: