Indonesia dan Singapura Luncurkan Sistem Transaksi Lintas Batas!

Indonesia dan Singapura Luncurkan Sistem Transaksi Lintas Batas!

Dalam langkah revolusioner, Singapura dan Indonesia telah meluncurkan sistem pembayaran QR lintas batas, membuka babak baru dalam transaksi keuangan digital. Inisiatif ini, yang merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia (BI) dan Monetary Authority of Singapore (MAS), menjanjikan kemudahan dan efisiensi transaksi bagi jutaan pengguna di kedua negara. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Kolaborasi Lintas Batas yang Inovatif

Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore baru-baru ini meluncurkan koneksi pembayaran QR lintas batas antara Indonesia dan Singapura. Inisiatif ini memungkinkan pelanggan dari lembaga keuangan yang berpartisipasi untuk melakukan pembayaran ritel lintas batas dengan mudah menggunakan aplikasi perbankan mobile mereka. Mereka dapat memindai kode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) atau NETS QR yang ditampilkan oleh pedagang di kedua negara.

Koneksi pembayaran ini merupakan tonggak penting dalam upaya BI dan MAS untuk mempromosikan integrasi ekonomi digital dan ekosistem keuangan. Dengan kenyamanan pembayaran yang lebih besar, koneksi ini dapat memungkinkan bisnis mikro dan kecil untuk menjangkau pelanggan baru di ekonomi masing-masing negara. Ini juga akan menguntungkan banyak pelancong antara kedua negara, terutama dengan meningkatnya perjalanan pasca-pandemi.

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Crypto: Singapura Memimpin Stablecoin dan CBDC!

Penguatan Ekonomi dan Keuangan Digital

bi dan mas
Sumber: The Business Times

BI dan MAS juga telah menandatangani Surat Kesepakatan (LOI) untuk menetapkan kerangka kerja penyelesaian mata uang lokal. Ketika dioperasionalkan pada tahun 2024, kerangka kerja ini akan memfasilitasi penyelesaian pembayaran lintas batas, termasuk pembayaran QR, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dan Singapura dalam mata uang lokal masing-masing. Ini akan membantu bisnis dan pengguna lainnya mengurangi paparan terhadap risiko dan biaya nilai tukar mata uang.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyatakan bahwa koneksi pembayaran QR lintas batas antara Indonesia dan Singapura akan mempromosikan pembayaran lintas batas yang lebih cepat, murah, transparan, dan inklusif. Inisiatif ini juga merupakan tindak lanjut dari komitmen di antara anggota ASEAN tentang Konektivitas Pembayaran Regional dan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025.

Baca Juga: Circle Luncurkan Fasilitas Pencetakan USDC Tanpa Biaya di Singapura!

Masa Depan Transaksi Digital

Ravi Menon, Direktur Pelaksana MAS, menyatakan bahwa koneksi pembayaran QRIS-NETS QR akan mempromosikan aktivitas e-commerce lintas batas dan pengeluaran pariwisata di Singapura dan Indonesia, baik oleh individu maupun bisnis kecil. Kerangka kerja penyelesaian mata uang lokal yang akan datang oleh BI dan MAS akan melengkapi koneksi pembayaran ini dengan memfasilitasi penggunaan Rupiah Indonesia dan Dolar Singapura untuk penyelesaian pembayaran lintas batas.

Inisiatif QRIS-NETS QR ini dimungkinkan melalui kolaborasi industri yang kuat yang dipimpin oleh BI dan MAS, bersama dengan kemitraan erat dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), RAJA (Rintis, Artajasa, Jalin, dan Alto), Network for Electronic Transfers (Singapore) Pte. Ltd (NETS), dan lembaga keuangan yang berpartisipasi.

Koneksi pembayaran QR lintas batas ini bukan hanya kemajuan teknologi, tetapi juga langkah besar menuju integrasi ekonomi dan keuangan digital di kawasan ASEAN. Inisiatif ini membuka jalan bagi transaksi yang lebih lancar dan efisien, memperkuat hubungan ekonomi antara Singapura dan Indonesia, dan menandai era baru dalam transaksi digital.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: