Rencana Elon Musk Beli Twitter dan Gunakan DOGE di Twitter

Rencana Elon Musk Beli Twitter dan Gunakan DOGE di Twitter

Upaya akuisisi Twitter oleh Elon Musk memicu rasa penasaran masyarakat dunia mengenai seperti apa jadinya aplikasi Twitter di bawah kepemimpinan Elon Musk. Platform Twitter adalah salah satu wadah komunikasi dan sumber berita populer terutama bagi para penggemar, pengguna, dan investor cryptocurrency.

Setelah polemik rencana pembelian Twitter yang tertunda selama beberapa lama, Musk akhirnya kembali mengirimkan proposal pembelian Twitter pada 4 Oktober 2022 yang lalu seperti dilansir dari laman CNBC.

Dalam rencana akuisisinya, Elon Musk mengatakan bahwa ia ingin mendorong kebebasan berbicara, menghilangkan bot spam, akun palsu, fungsi edit, dan memungkinkan pembayaran cryptocurrency di Twitter.

Baca Juga: Elon Musk dan CEO Twitter Jack Dorsey Bakal Diskusi di Event Bitcoin Juli 2021!

Kenaikan Harga DOGE Usai Pengumuman Pembelian Twitter Oleh Elon Musk

Coin DOGE mengalami kenaikan lebih dari 8% pada 4 Oktober 2022 lalu setelah tersiar kabar bahwa Elon Musk akhirnya menyetujui untuk membeli Twitter dengan beberapa persyaratan dan kesepakatan.

Dilansir dari laman Bloomberg, pengacara Musk mengusulkan untuk membeli perusahaan media sosial itu dengan harga penawaran $54,20 per saham.

Awal Mula Rencana Akuisisi Twitter oleh Elon Musk

Dilansir dari laman The Verge, pada hari Kamis, 14 April 2022 yang lalu, Elon Musk mengumumkan tawaran untuk membeli Twitter seharga $54,20 per saham. Tak lama setelahnya tepatnya pada 25 April 2022, Twitter menerima kesepakatan tersebut.

Namun pada 8 Juli 2022, Musk memutuskan untuk membatalkan rencana membeli Twitter yang membuat Twitter menggugat Musk atas keputusannya tersebut.

Beberapa bulan setelah itu, pada 4 oktober 2022, Musk kembali mengirim surat penawaran untuk membeli Twitter dengan harga $54,20 per saham. Pengumuman keputusan pembelian Twitter ini kemudian membuat harga saham Twitter langsung mengalami kenaikan karena berita tersebut.

Upaya Musk Hilangkan Bot Spam dan Akun Palsu

Bitcoin.com

Salah satu area fokus yang ingin ditingkatkan oleh Elon Musk adalah seputar bot spam Twitter. Dalam acara TED Talk di Vancouver pada bulan April 2022 lalu, Musk mengatakan bahwa jika tawarannya untuk membeli Twitter berhasil maka prioritas utamanya adalah upaya penghapusan spam dan bot penipuan dari platform Twitter.

Dilansir dari Cointelegraph, Musk lebih lanjut menjelaskan bahwa kehadiran spam dan bot penipuan ini membuat platform Twitter memiliki reputasi yang buruk. Ia menganologikan jika spam dan bot ini berupa satu Dogecoin untuk setiap penipuan crypto yang ia temukan maka ia akan memiliki 100 miliar Dogecoin.

Musk kemudian mengusulkan untuk menghilangkan spam dan bot ini dengan upaya otentikasi semua pengguna Twitter.

Musk Ingin Mendorong Kebebasan Berbicara di Twitter

WFAA

Musk membagikan sebuah tweet pada bulan April 2022 lalu dengan mengatakan bahwa ia berharap setiap kritik terburuk yang ia bagikan di Twitter akan tetap ada di Twitter. Hal ini ia yakini sebagai salah satu wujud kebebasan berbicara yang ia harapkan terjadi di Twitter.

Beberapa bulan setelah Musk membagikan tweet tersebut, mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang secara permanen diblokir dari Twitter akhirnya kembali aktif di platform tersebut tepatnya pada 6 Januari 2021 saat terjadinya kerusuhan di US Capitol.

Pada 13 Mei 2022, Musk menyatakan dalam sebuah tweet bahwa Trump mungkin tidak diperkenankan untuk mencalonkan diri sebagai presiden lagi karena dia telah memecah belah warga Amerika Serikat namun ia tetap berpikir bahwa Trump berhak untuk kembali aktif di Twitter.

Musk Harapkan Algoritma Twitter yang Terbuka

amazonaws

Selain spam, bot, dan kebebasan berbicara, Musk juga berpikir untuk membuat algoritma Twitter dapat diakses oleh publik. Ia bahkan sempat membuat voting mengenai usulan penerapan algoritma Twitter yang terbuka di akun Twitter-nya pada Maret 2022 yang lalu.

Hasil voting menunjukan lebih dari 1 juta suara dan 82% responden menyetujui usulan proposal algoritma terbuka tersebut.

Usulan Musk ini berarti membiarkan software Twitter terbuka untuk diinspeksi oleh publik dan memungkinkan pengguna untuk membaca kode, menggunakannya untuk aplikasi mereka, dan memberikan saran untuk perubahan cara kerjanya.

Rencana Menggunakan Teknologi Pembayaran Berbasis Dogecoin di Twitter

Bitcoin.com

Dalam sebuah tweet, Musk menjelaskan bahwa setiap pengguna Twitter Blue, langganan bulanan yang memberi orang-orang yang paling terlibat di Twitter akses eksklusif ke fitur-fitur premium, harus melalui proses authentication checkmark.

Ia juga menambahkan bahwa pengguna Twitter Blue dapat melakukan pembayaran Twitter Blue dengan harga yang terjangkau dengan kemungkinan opsi pembayaran dalam Dogecoin.

Sebelumnya, Musk memiliki rencana untuk menggunakan teknologi blockchain dan menetapkan biaya 0,1 Dogecoin per tweet atau retweet. Namun, dilansir dari laman Cointelegraph, rencana ini kemungkinan tidak akan diimplementasikan karena diakui Musk belum layak untuk diaplikasikan.

Referensi:

Andrew J. Hawkins and David Pierce. Elon Musk vs. Twitter: all the news about one of the biggest, messiest tech deals ever. Diakses tanggal: 13-10-22

Sander Lutz. Dogecoin Pumps as Elon Musk Agrees (Again) to Buy Twitter. Diakses tanggal: 13-10-22

Stephen Katte. How Crypto Twitter could change under Musk’s leadership. Diakses tanggal: 13-10-22

The Digital Trend. Dogecoin: The Surprise Winner Of Elon Musk’s Twitter Acquisition. Diakses tanggal: 13-10-22