Rekor Baru Hashrate Bitcoin: Apakah Ini Pertanda Buruk Bagi Para Miner?

Rekor Baru Hashrate Bitcoin: Apakah Ini Pertanda Buruk Bagi Para Miner?

Kekuatan komputasi jaringan Bitcoin mencapai puncaknya pada Hari Natal, namun ironisnya, ini membawa kabar kurang menggembirakan bagi para penambang. Dengan hashrate yang menembus angka 544 exahashes per detik, tantangan untuk mempertahankan profitabilitas semakin berat. Apakah ini pertanda akan ada perubahan besar dalam industri crypto?

Hashrate Melonjak, Profit Menurun

hashrate melonjak
Sumber: Cointelegraph

Pada Hari Natal yang lalu, jaringan Bitcoin mencatat rekor hashrate tertinggi dengan angka mencengangkan, 544 exahashes per detik. Peningkatan ini menandai pertumbuhan lebih dari 130% sejak awal tahun 2023. Namun, di balik pencapaian ini, terdapat ironi yang dirasakan oleh para penambang.

Meskipun harga Bitcoin sendiri telah melonjak lebih dari 150% sejak Januari 2023, peningkatan hashrate ini justru menekan profitabilitas penambangan. Saat ini, harga hash, yang merupakan ukuran profitabilitas, berada pada $0,09 per terahashes per detik per hari. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 34% dari puncaknya pada Desember 2023.

Baca Juga: Harga Bitcoin (BTC) Berpotensi ke $250.000 di Akhir 2024? Ini Prediksi dari Tim Draper!

Resiliensi Jaringan Pasca Larangan China

harga hash bitcoin
Harga hash Bitcoin ($/TH/s/hari) 1 bulan. Sumber: Hashrateindex

Efek larangan penambangan crypto di China pada musim panas 2021 tampaknya hanya menjadi hambatan sementara bagi jaringan Bitcoin. Will Clemente dari Reflexivity Research menekankan bahwa jaringan crypto ini telah membuktikan ketahanannya, dengan larangan tersebut hanya menjadi “sedikit guncangan” dalam grafik pertumbuhan hashrate.

Ketahanan ini menjadi bukti bahwa jaringan Bitcoin adalah sistem moneter terdesentralisasi yang sangat aman. Meskipun demikian, peningkatan hashrate ini menimbulkan tantangan bagi penambang, yang harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan blok berikutnya, dengan biaya operasional yang lebih tinggi.

Baca Juga: Bitcoin Melonjak di Desember 2023, Kejutan Akhir Tahun di Dunia Crypto!

Kekhawatiran Menjelang Halving Bitcoin

Investor juga mulai mengkhawatirkan halving Bitcoin yang akan datang pada tahun 2024. Halving ini akan mengurangi jumlah Bitcoin yang diberikan per blok kepada penambang menjadi setengahnya, yang berpotensi menurunkan margin keuntungan bagi perusahaan penambangan.

Halving merupakan mekanisme yang dirancang untuk mengontrol inflasi dan memastikan kelangkaan Bitcoin seiring waktu. Meskipun halving sebelumnya sering kali berdampak positif terhadap harga Bitcoin, dampaknya terhadap harga tidak langsung terjadi dan dapat berlangsung dalam periode yang panjang.

Pencapaian rekor hashrate Bitcoin ini menjadi dua sisi mata uang yang berbeda. Di satu sisi, ini menunjukkan kekuatan dan keamanan jaringan Bitcoin yang semakin meningkat. Namun di sisi lain, para penambang kini dihadapkan pada tantangan profitabilitas yang semakin berat. Bagaimana nasib industri crypto ke depannya?

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: