Waspada! Inggris Beri Peringatan Keras Soal Regulasi Stablecoin

Waspada! Inggris Beri Peringatan Keras Soal Regulasi Stablecoin

Pemerintah Inggris melalui Bank of England (BOE) dan Financial Conduct Authority (FCA) telah mengeluarkan discussion paper terkait regulasi stablecoin dan kustodian pada bulan November 2023 lalu.

Kedua lembaga tersebut telah memperpanjang batas waktu tanggapan atas discussion paper tersebut, dengan BOE memperpanjang hingga 12 Februari 2023, sementara FCA tetap pada 6 Februari 2023. Association for Financial Markets in Europe (AFME) telah mengirimkan tanggapannya kepada FCA tepat waktu.

Regulasi Stablecoin di Inggris: Langkah Awal Menuju Regulasi Aset Crypto yang Komprehensif

regulasi crypto baru inggris
Sumber: Paybito

Penerbitan discussion paper tersebut merupakan bagian dari “paket publikasi bersama” yang dipandang sebagai langkah awal dalam regulasi aset crypto yang komprehensif. Meskipun secara tematis terkait, kedua lembaga tersebut memiliki pendekatan yang berbeda dalam membahas topik ini.

BOE terutama membahas isu-isu yang terkait dengan penggunaan stablecoin berbasis pound sterling yang berfokus pada ritel dalam sistem pembayaran sistemik, seperti fungsi transfer dan persyaratan bagi penyedia dompet crypto. Sementara itu, discussion paper FCA meneliti berbagai kasus penggunaan stablecoin dan berkonsentrasi pada audit dan pelaporan, persyaratan kehati-hatian, dukungan, dan penyimpanan.

Baca Juga: Pengadilan British Columbia Menegakkan Moratorium Mining Crypto!

FCA menekankan prinsip “risiko yang sama, hasil regulator yang sama.” FCA juga akan mengatur penyimpanan, meskipun BOE melihat kemungkinan akan menambahkan persyaratan tambahan selain FCA dalam kasus-kasus seperti transaksi off-chain dan persyaratan Anti-Pencucian Uang dan Kenali Pelanggan Anda untuk dompet yang tidak dihosting.

Layanan yang “mungkin sistemik dalam haknya sendiri atau menyediakan layanan penting untuk sistem pembayaran sistemik menggunakan stablecoin atau penyedia layanan stablecoin yang diakui” juga dapat dikenakan regulasi ganda.

Kekhawatiran AFME terhadap Perlakuan Token Efek

kejahatan ekonomi inggris
Created by DALL-E 3

James Kemp, Managing Director of Technology and Operations AFME, memuji proposal Inggris tersebut sebagai “langkah positif.” Namun, ia menyatakan keprihatinan tentang perlakuan terhadap token efek.

Menurut FCA, token efek adalah “aset crypto yang […] sudah memenuhi definisi investasi tertentu di bawah RAO [Undang-Undang Jasa Keuangan dan Pasar 2000 melalui Perintah Kegiatan yang Diatur] dan karenanya sudah tunduk pada regulasi.” Kemp mengatakan:

“Kami khawatir bahwa pendekatan ini dapat menghambat inovasi dan pertumbuhan di sektor aset crypto Inggris. Kami percaya bahwa token efek harus diatur secara proporsional dengan risiko yang mereka timbulkan, dan tidak boleh dikenakan regulasi yang sama dengan sekuritas tradisional.”

Juru bicara AFME tersebut juga menyarankan agar FCA menunda bagian dari proposal yang berkaitan dengan stablecoin yang diterbitkan di luar negeri hingga ada kerangka kerja internasional dan pasar yang matang di luar negeri.

Regulasi Stablecoin di Inggris: Berlaku Efektif Tahun 2025

Regulasi stablecoin diperkirakan akan mulai berlaku di Inggris pada tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Inggris untuk mengatur sektor aset crypto yang berkembang pesat dan melindungi investor crypto.

Baca Juga: Terobosan Fusi Nuklir: Kunci Menuju Revolusi Artificial Intelligence (AI)

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi