Pertarungan Regulasi Stablecoin di AS, Apakah Inovasi Bisa Terhambat?

Pertarungan Regulasi Stablecoin di AS, Apakah Inovasi Bisa Terhambat?

Industri aset digital di Amerika Serikat terus menghadapi ketidakpastian regulasi yang berlarut-larut. Dengan banyak pemangku kepentingan yang merasa frustrasi, pertanyaan besar muncul: Apakah inovasi di ruang crypto akan terhambat oleh regulasi yang berlebihan? Simak pandangan Kristin Smith, CEO Blockchain Association, tentang tantangan dan peluang di dunia crypto pada berita berikut ini!

Stablecoin: Solusi atau Masalah?

ceo kristin smith
Sumber: Decrypt

Stablecoin, yang merupakan token yang dipegang 1:1 dengan mata uang fiat seperti dolar AS, diciptakan untuk menghilangkan volatilitas harga. Stablecoin populer seperti USDT dan USDC telah mendapatkan adopsi luas.

Namun, lanskap regulasi di AS menjadi hambatan besar bagi industri aset digital. Meskipun ada pendukung crypto di Kongres, pemerintah AS lambat dalam menetapkan kerangka hukum yang jelas, memicu kekhawatiran bahwa AS mungkin tertinggal dari negara-negara lain.

Baca Juga: Hong Kong Siapkan Regulasi Stablecoin pada Pertengahan 2024, Bakal Seperti Apa?

Pemerintah AS dan Sikapnya Terhadap Stablecoin

Ketertarikan pemerintah AS terhadap stablecoin mulai meningkat sekitar tahun 2019, ketika proyek Libra diumumkan. Menurut Smith, ini menandai awal dari peningkatan pengawasan pemerintah terhadap stablecoin dan ruang kripto secara lebih luas.

Meskipun ada upaya bipartisan awal yang dipimpin oleh Ketua Komite Layanan Keuangan DPR sebelumnya, Maxine Waters, dan Anggota Peringkat Patrick McHenry, kemajuan telah lambat. Smith menekankan bahwa stablecoin memiliki potensi untuk memperkuat peran dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia, namun tindakan legislatif tetap sulit dicapai.

Baca Juga: Federal Reserve Vs Kongres Amerika Serikat: Pertempuran Regulasi Stablecoin Memanas!

Menemukan Keseimbangan antara Inovasi dan Perlindungan Konsumen

stablecoin dan amerika serikat
Sumber: Metaverse Post

Untuk mengatasi tantangan ini, Smith dan Blockchain Association telah berinteraksi dengan mitra kongresional dan lembaga regulasi, termasuk Federal Reserve dan Departemen Keuangan AS.

Meskipun telah ada kemajuan, masih ada sekitar 50 hambatan yang menghalangi finalisasi legislasi. Smith mengakui kebutuhan akan perlindungan konsumen, terutama mengingat insiden seperti runtuhnya FTX. Namun, dia tetap optimis bahwa ada jalur untuk melewati legislasi dalam waktu dekat.

Pertarungan untuk regulasi crypto di AS masih berlanjut, dengan pemangku kepentingan seperti Kristin Smith berjuang untuk pendekatan yang seimbang. Hasil dari pertarungan ini akan menentukan masa depan industri crypto dan perannya dalam sistem keuangan global. Meski penuh tantangan, harapan untuk masa depan yang lebih cerah bagi crypto tetap ada.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: