SFC Hong Kong Beri Peringatan Terhadap Aktivitas Kriminal Exchange Crypto Tanpa Lisensi!

SFC Hong Kong Beri Peringatan Terhadap Aktivitas Kriminal Exchange Crypto Tanpa Lisensi!

Komisi Sekuritas dan Berjangka (SFC) Hong Kong telah mengeluarkan peringatan mengenai platform perdagangan aset virtual tanpa lisensi yang terlibat dalam praktik yang tidak tepat. SFC menekankan potensi konsekuensi hukum dan regulasi dari praktik-praktik ini dan mengingatkan investor untuk berhati-hati terhadap risiko perdagangan aset virtual di platform yang tidak diatur. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Klaim Palsu Mengenai Pengajuan Lisensi

peringatan dari sfc
Pemberitahuan 7 Agustus dari Komisi Sekuritas dan Bursa Berjangka Hong Kong. Sumber: SFC via Facebook

Menurut Cointelegraph, beberapa platform perdagangan aset virtual (VATP) tanpa lisensi mengklaim telah mengajukan aplikasi lisensi ke SFC, padahal kenyataannya mereka belum melakukannya.

Klaim yang tidak benar dan menyesatkan ini memberikan kesan palsu kepada masyarakat bahwa VATP mematuhi persyaratan regulasi SFC.

SFC menegaskan bahwa membuat pernyataan palsu atau ceroboh dengan tujuan mempengaruhi orang lain untuk berdagang dalam aset virtual adalah tindakan pelanggaran.

Baca Juga: Peran Mata Uang Digital Dalam KTT SCO 2023 dan Mahalnya Lisensi Crypto di Hongkong!

Kepatuhan Terhadap Persyaratan SFC

Meskipun ada peraturan transisi yang dirancang untuk memberikan waktu yang cukup bagi VATP yang menyediakan layanan aset virtual di Hong Kong sebelum 1 Juni 2023 untuk mematuhi persyaratan hukum dan regulasi, beberapa VATP mungkin tidak mematuhi persyaratan ini.

SFC juga menyoroti bahwa beberapa VATP tanpa lisensi terus meluncurkan layanan dan produk baru yang mungkin tidak mematuhi persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Gara-Gara Crypto, Regulator Sekuritas Hong Kong Rekrut Staf Baru. Ada Apa?

Peringatan Bagi Investor

SFC memperingatkan investor bahwa beberapa VATP tanpa lisensi menyesatkan publik dengan mengklaim telah mengajukan aplikasi lisensi ke SFC, padahal kenyataannya mereka belum melakukannya.

Beberapa VATP lain mungkin telah mengumumkan niat untuk mengajukan lisensi dari SFC, tetapi belum tentu mereka akan melakukannya.

SFC menekankan bahwa sebagian besar VATP yang dapat diakses oleh publik saat ini tidak diatur. SFC mengingatkan investor untuk berhati-hati terhadap risiko perdagangan aset virtual di platform yang tidak diatur.

Menurut Cointelegraph, SFC Hong Kong telah mengambil langkah tegas dalam mengawasi industri aset virtual dengan memberikan peringatan terhadap praktik-praktik yang tidak tepat oleh VATP tanpa lisensi.

Dengan meningkatnya popularitas dan adopsi aset virtual, penting bagi investor untuk memastikan bahwa mereka berdagang di platform yang aman, tepercaya, dan diatur oleh otoritas yang relevan.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca

Referensi: