Eropa Ramah Crypto? Perusahaan Crypto di Eropa Siapkan Market in Crypto-Assets (MiCA)

Eropa Ramah Crypto? Perusahaan Crypto di Eropa Siapkan Market in Crypto-Assets (MiCA)

Perusahaan crypto lokal sedang mempersiapkan transisi karena regulasi Market in Crypto-Assets (MiCA) yang luas dari Uni Eropa semakin mendekati menjadi undang-undang. Standar baru ini dinilai lebih ketat daripada yang saat ini berlaku di beberapa negara Eropa dan disebut-sebut akan menjadi undang-undang untuk semua 27 negara anggota UE.

Akankah peraturan baru ini membuat crypto semakin diterima baik di negara-negara Eropa? Simak informasinya seperti dilansir laman The Bit Times berikut ini.

MiCA Perkenalkan Metode Lisensi Universal

Seiring dengan berlakunya pedoman dan batasan yang sangat spesifik bagi para penerbit stablecoin, MiCA juga mengamanatkan tingkat keterbukaan dari perusahaan crypto exchange.

Menurut undang-undang tersebut disebutkan bahwa bisnis crypto diharuskan menyelesaikan semua perdagangan pada hari yang sama. Perusahaan crypto juga diminta untuk memperbarui metodologi penetapan harga dan volume perdagangan mereka secara real time.

Baca Juga: Mulai 2023, Afrika Selatan Terapkan Peraturan Platform Crypto Berlisensi

Crypto exchange juga diharuskan untuk memisahkan dana pelanggan dan dana mereka sendiri, termasuk mata uang crypto. Perdagangan yang dilakukan orang dalam juga secara tegas dilarang oleh peraturan tersebut.

Aspek paling signifikan dari MiCA adalah pengenalan metode lisensi universal untuk semua negara anggota UE yang menjadikannya undang-undang terluas dari jenisnya yang pernah dibuat.

Lisensi Perusahaan Crypto Bikin Crypto Makin Aman di Eropa?

Lisensi Perusahaan Crypto Bikin Crypto Makin Aman di Eropa?
Euronews

Pendiri perusahaan blockchain Prancis Arianee, Frédéric Montagnon, mengatakan bahwa:

“Persyaratan lisensi dan peraturan lain di bawah MICA dinilai lebih kompleks dan lebih canggih daripada yang saat ini ditetapkan oleh regulator Prancis”.

Gubernur Bank Prancis telah menyerukan persyaratan lisensi yang lebih ketat untuk perusahaan crypto di Prancis, dilansir dari Cryptoslate.

Pada 5 Januari 2022, Francois Villeroy de Galhau mengatakan dalam pidatonya bahwa Prancis seharusnya tidak menunggu undang-undang crypto Uni Eropa (UE) yang akan datang untuk memberlakukan lisensi wajib bagi Digital Asset Service Providers (DASP) atau penyedia layanan aset digital lokal.

Lalu, apa saja yang dikatakan oleh Gubernur Bank Prancis pada pidatonya terkait regulasi crypto di Prancis? Simak berita selengkapnya mengenai Semua Perusahaan Crypto di Prancis Harus Berlisensi di sini.

*Disclaimer:

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: