Dua Undang-Undang Baru Amerika Serikat untuk Mengatur AI: Apakah Mereka Akan Mengubah Lanskap Teknologi?

Dua Undang-Undang Baru Amerika Serikat untuk Mengatur AI: Apakah Mereka Akan Mengubah Lanskap Teknologi?

Legislator di Amerika Serikat telah mengusulkan 2 rancangan undang-undang bipartisan baru yang berfokus pada isu transparansi dan inovasi dalam artificial inteligence (AI).

Dua RUU ini diusulkan sebagai respon terhadap penggunaan dan perkembangan AI yang semakin meluas dan berpotensi signifikan dalam berbagai sektor.

Transparansi Penggunaan AI oleh Pemerintah

Pada tanggal 8 Juni 2023, Senator Partai Demokrat Gary Peters, dan Senator Partai Republik Mike Braun dan James Lankford, memperkenalkan RUU pertama, yang akan mengharuskan pemerintah untuk transparan dalam penggunaan AI.

Baca Juga: AI Makin Diandalkan! Teknologi AI Dinilai Hadirkan Keamanan & Transparansi ke Pasar NFT

Dengan undang-undang tersebut, agensi pemerintah AS harus memberitahu publik ketika menggunakan AI untuk berinteraksi dengan mereka, disertai dengan sistem bagi warga untuk banding terhadap keputusan yang dibuat oleh AI.

Mendorong Inovasi dan Persaingan Global dalam AI

chatgpt dan ai untuk trading crypto
Sumber: PMCA Online

RUU kedua diajukan oleh Senator Partai Demokrat Michael Bennet dan Mark Warner, bersama dengan Senator Partai Republik Todd Young, untuk mendirikan Kantor Resmi Analisis Kompetisi Global.

Divisi baru ini bertujuan untuk membantu AS tetap unggul dalam pengembangan AI.

Baca Juga: 3 Proyek AI Ini Viral! Harganya Naik Hingga 293% dalam 30 Hari!

Bennet menegaskan bahwa AS tidak bisa kehilangan keunggulan kompetitif dalam teknologi strategis seperti semikonduktor, komputasi kuantum, dan artificial inteligence terhadap pesaing seperti China.

Pengenalan RUU ini mengikuti pengumuman dari Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, yang meminta 3 briefing AI mendatang untuk mendidik legislator tentang teknologi ini.

Peraturan yang menargetkan AI mulai muncul dalam diskusi di antara pembuat undang-undang di seluruh dunia.

Sementara itu, di Eropa, legislator sedang menyelesaikan Undang-Undang Artificial Inteligence Uni Eropa, yang merupakan serangkaian peraturan komprehensif untuk pengembangan dan penyebaran AI generatif.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: