Standard Chartered Tingkatkan Ramalan Harga Bitcoin: Harga BTC Capai Rp754 Juta Tahun 2023?

Standard Chartered Tingkatkan Ramalan Harga Bitcoin: Harga BTC Capai Rp754 Juta Tahun 2023?

Bank raksasa, Standard Chartered, telah memperbarui ramalan harga bitcoin-nya. Kepala penelitian crypto bank ini kini memperkirakan Bitcoin akan mencapai $50.000 tahun ini dan $120.000 pada tahun berikutnya.

“Profitabilitas penambang per Bitcoin yang ditambang berarti mereka dapat menjual lebih sedikit sambil mempertahankan arus kas masuk, mengurangi pasokan BTC bersih dan mendorong harga BTC lebih tinggi,” jelas analis tersebut.

Ramalan Harga Bitcoin oleh Standard Chartered

Geoff Kendrick, kepala tim riset crypto Standard Chartered dan FX pasar berkembang (Barat), telah menaikkan prediksi harga Bitcoinnya.

Baca Juga: Langkah Besar BlackRock, ETF Bitcoin Bisa Buka Kekayaan $30 Triliun!

Standard Chartered adalah perusahaan perbankan dengan markas global di London, Inggris. Beroperasi di lebih dari 57 pasar di seluruh dunia, total aset bank pada akhir Kuartal 1 2023 mencapai $821 miliar.

Alasan Kenaikan Harga Bitcoin Menurut Kendrick

stok bitcoin di exchange
Unsplash

Kendrick percaya bahwa lonjakan harga dapat mendorong penambang bitcoin untuk menimbun lebih banyak pasokan crypto tersebut.

Ia menjelaskan bahwa alasan di balik kenaikan harga BTC yang diproyeksikannya adalah penambang di seluruh dunia, yang mencetak 900 Bitcoin baru setiap hari, akan segera perlu menjual lebih sedikit koin untuk menutupi biaya mereka, termasuk listrik yang diperlukan untuk menjalankan peralatan penambangan.

Baca Juga: Inskripsi Hariannya Capai 350.000, Bitcoin Ordinals Kembali Menjadi Sorotan!

“Dalam setahun, itu akan mengurangi penjualan penambang dari 328.500 menjadi kisaran 65.700-98.550 — pengurangan pasokan BTC bersih sekitar 250.000 Bitcoin per tahun,” tambahnya.

*Disclaimer:
Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi: