Raksasa Wall Street Berlomba-lomba Mengindustrialisasi PoC Blockchain!

author:

Raksasa Wall Street Berlomba-lomba Mengindustrialisasi PoC Blockchain!

Jakarta, Pintu News – Institusi keuangan terkemuka di Wall Street tengah mengalihkan fokus mereka untuk mengindustrialisasi proof-of-concept (PoC) yang dikembangkan dalam eksperimen blockchain yang dikenal sebagai Project Guardian.

Platform blockchain JPMorgan, Onyx, sangat tertarik untuk mengubah wawasan yang diperoleh dari program percontohannya dengan Monetary Authority of Singapore (MAS) menjadi produk nyata.

Menyelami Era Baru Finansial: Inovasi Tokenisasi dari JPMorgan dan WisdomTree

Stephanie Lok, manajer produk Onyx JPMorgan, mengatakan bahwa perusahaan tersebut fokus pada tokenisasi dana investasi sebagai bidang fokus utama. Lok menyatakan bahwa mereka ingin memproduksi dan mengindustrialisasi apa yang telah dibangun sebagai PoC.

Baca juga: Robert Kiyosaki Dukung Bitcoin di Tengah Spekulasi Kripto BRICS!

Sementara itu, perusahaan tradisional lain yang banyak berinvestasi dalam migrasi keuangan berbasis blockchain adalah WisdomTree, seorang manajer aset.

Maredith Hannon, kepala pengembangan bisnis WisdomTree, menyoroti minat perusahaan dalam personalisasi portofolio dan memadukan portofolio dengan rekening giro. Hannon lebih lanjut menguraikan tentang potensi manfaat tokenisasi aset dunia nyata untuk portofolio investor, membayangkan kemampuan untuk menciptakan berbagai variasi alokasi dan profil risiko.

WisdomTree juga sedang menjajaki penyediaan berbagai layanan on-chain melalui antarmuka terpadu untuk kliennya. Perusahaan ini bertujuan untuk mengintegrasikan berbagai layanan keuangan, termasuk portofolio token dan layanan perbankan tradisional, ke dalam satu aplikasi.

Tokenisasi Dana Terus Mendapat Popularitas

Dalam sebuah laporan awal tahun ini, Moody’s, sebuah perusahaan penilaian risiko investasi terkemuka, mengungkapkan nilai dana token melonjak dari $100 juta pada awal tahun 2023 menjadi sekitar $800 juta, didorong oleh meningkatnya tokenisasi obligasi pemerintah AS.

Baca juga: CEO Franklin Templeton: Semua ETF dan Reksa Dana Akan Berbasis Blockchain!

Laporan tersebut menyoroti bahwa blockchain publik dan privat sama-sama menyaksikan masuknya berbagai aset.

Beberapa contoh yang lebih terkenal termasuk Franklin Templeton’s U.S. Government Money Fund yang berkembang dari Stellar ke Polygon, Backed Finance meluncurkan exchange-traded fund (ETF) obligasi pemerintah AS jangka pendek yang tertokenisasi, dan UBS Asset Management menerapkan money market fund (MMF) tertokenisasi pada blockchain Ethereum.

Menurut Moody’s, tokenisasi MMF menawarkan potensi untuk menggabungkan stabilitasnya dengan keunggulan teknologi stablecoin.

Baru-baru ini, DigiFT, sebuah perusahaan fintech yang berbasis di Singapura, juga mengumumkan peluncuran token depository receipt (DR) US Treasury Bill. Demikian pula, Misyon Bank Turki telah mengumumkan kemitraannya dengan perusahaan Swiss Taurus untuk memanfaatkan teknologi penyimpanan aset digital dan tokenisasi.

Secara keseluruhan, perusahaan-perusahaan tradisional seperti JPMorgan dan WisdomTree berupaya mengubah PoC blockchain Project Guardian menjadi produk keuangan yang skalabel.

Raksasa Wall Street sedang mencari cara untuk mengindustrialisasi PoC yang dikembangkan dalam eksperimen blockchain Project Guardian.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.


*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi:

*Featured Image: Fintech News