Putin Dukung Pembayaran Berbasis Blockchain, Alasannya Tak Terduga?

Putin Dukung Pembayaran Berbasis Blockchain, Alasannya Tak Terduga?

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan ada kebutuhan akan sistem penyelesaian pembayaran internasional yang baru dan independen di tengah sanksi dan pembatasan yang diberlakukan di negaranya. Presiden Putin mengatakan sistem baru ini akan bersifat independen dari bank dan campur tangan pihak ketiga.

Putin juga menyarankan untuk membuat sistem pembayaran internasional ini berdasarkan mata uang digital dan teknologi blockchain. Seperti apakah sistem pembayaran internasional berbasis blockchain yang diharapkan Putin? Simak informasi selengkapnya seperti dilansir dari laman BeInCrypto berikut ini.

Putin: “Segera Buat Sistem Pembayaran Internasional Berbasis Blockchain!”

Putin: “Segera Buat Sistem Pembayaran Internasional Berbasis Blockchain!”
Blockzeit

Presiden Putin membuat pernyataan ini pada konferensi artificial intelligence yang diselenggarakan Sberbank di Moskow pada 24 November 2022 yang lalu. Putin mengatakan bahwa teknologi blockchain akan memungkinkan untuk membuat sistem pembayaran internasional baru berdasarkan teknologi mata uang digital dan distributed registries.

Teknologi ini menurutnya jauh lebih nyaman dan pada saat yang sama benar-benar aman bagi para partisipan sekaligus independen dari bank dan campur tangan pihak ketiga.

Ini bukan kali pertamanya Putin ungkapkan dukungannya pada teknologi blockchain dan crypto. Sebelumnya, Bank Rusia dan Kementerian Keuangan negara tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan pembayaran lintas batas menggunakan crypto.

Berdasarkan laporan dari media surat kabar Kommersant yang berbasis di Rusia, Wakil Menteri Keuangan Rusia Alexei Moiseev mengatakan bahwa pemerintah dan The Bank of Russia (Bank Sentral Rusia) telah menyetujui aturan bagi warga Rusia untuk melakukan pembayaran lintas batas menggunakan cryptocurrency.

Pengusulan kebijakan ini dilaporkan bertujuan untuk memungkinkan warga negara Rusia dalam mengakses dompet digital. Simak berita selengkapnya mengenai Rusia Menyetujui Penggunaan Crypto untuk Pembayaran Lintas Batas di sini.

Putin Mengatakan Sistem Pembayaran Internasional Saat Ini Sangat Mahal!

Putin Dukung Pembayaran Berbasis Blockchain, Alasannya Tak Terduga?
Euronews

Presiden Putin menggambarkan metode pembayaran internasional yang berlaku saat ini sangatlah mahal. Putin mengatakan bahwa kelompok keuangan yang mengendalikan penyelesaian pembayaran internasional harus disalahkan atas biaya pembayaran yang tinggi. Putin menambahkan:

“Saat ini, sistem pembayaran internasional bernilai mahal dengan akun koresponden dan regulasi dikendalikan oleh sekelompok kecil negara bagian dan kelompok keuangan.”

Pembayaran internasional berbasis blockchain dinilai Putin akan sangat membantu Rusia dalam mengatasi tingginya biaya transfer lintas batas.

Untuk melakukan pembayaran lintas batas berbasis blockchain, masyarakat Rusia dapat memanfaatkan ATM Bitcoin yang terpasang di beberapa kota di Rusia. Dilansir dari laman Bitcoin.com, jumlah ATM Bitcoin telah mengalami peningkatan yang signifikan di ibukota Rusia dan seluruh negara.

Peningkatan jumlah ATM Bitcoin ini didorong oleh permintaan untuk layanan yang menawarkan akses mudah ke cryptocurrency. Bagaimana cara kerja ATM Bitcoin di Rusia? Simak informasinya selengkapnya mengenai Jumlah ATM Bitcoin Meningkat di Rusia dan Dunia Capai 36.600 ATM di sini.

Rusia Merangkul Crypto untuk Memboikot Sanksi

Rusia Merangkul Crypto untuk Memboikot Sanksi
Finbold

Pada bulan Maret, Bank for International Settlements menangguhkan Rusia untuk menggunakan layanan pembayaran setelah konflik dengan Ukraina. Sejak itu, Rusia telah melakukan beberapa gerakan pro-crypto dan upaya untuk memboikot sanksi yang diberlakukan. Negara ini juga telah meningkatkan dukungannya untuk melegalkan pembayaran crypto lintas batas.

BeinCrypto melaporkan pada 24 November 2022 yang lalu bahwa Rusia sedang mengerjakan undang-undang yang membentuk pertukaran cryptocurrency nasional. Legislator negara itu juga sedang mengerjakan draf yang melegalkan penambangan mata uang digital di Rusia.

Baca Juga: Sebelumnya Anti Crypto, Rusia Beri Sinyal Positif Crypto Dengan Usulkan RUU Baru!

Selain Rusia, Iran juga merupakan negara lain yang berusaha memboikot sanksi barat melalui penggunaan crypto. Negara Asia itu menyelesaikan pembayaran pesanan impor senilai $10 juta menggunakan crypto pada bulan Agustus 2022.

Referensi: