Proyek Ensemble: Hong Kong Dukung Tokenisasi dengan wCBDC

Proyek Ensemble: Hong Kong Dukung Tokenisasi dengan wCBDC

Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) meluncurkan Proyek Ensemble, sebuah proyek mata uang digital bank sentral (wCBDC) grosir baru untuk mendukung pengembangan pasar tokenisasi di Hong Kong. Proyek ini akan mengeksplorasi infrastruktur pasar keuangan (FMI) inovatif yang akan memfasilitasi penyelesaian antarbank yang lancar dari uang tokenisasi melalui wCBDC.

Fokus awalnya adalah pada simpanan tokenisasi, yang merupakan representasi digital dari simpanan bank komersial, yang diterbitkan oleh bank komersial dan tersedia untuk masyarakat umum. Dengan wCBDC sebagai fondasinya, simpanan tokenisasi dapat digunakan untuk transaksi aset tokenisasi, membuka peluang baru untuk optimalisasi dan inovasi di era tokenisasi. Simak berita lengkapnya berikut ini!

Proyek Ensemble: Membuka Peluang Baru di Pasar Tokenisasi

Proyek Ensemble bertujuan untuk menciptakan FMI yang inovatif yang akan memfasilitasi penyelesaian antarbank yang lancar dari uang tokenisasi melalui wCBDC. Fokus awalnya adalah pada simpanan tokenisasi, yang merupakan representasi digital dari simpanan bank komersial yang diterbitkan oleh bank komersial dan tersedia untuk masyarakat umum. Dengan wCBDC sebagai fondasinya, simpanan tokenisasi dapat digunakan untuk transaksi aset tokenisasi, membuka peluang baru untuk optimalisasi dan inovasi di era tokenisasi.

HKMA akan meluncurkan wCBDC Sandbox tahun ini untuk lebih lanjut meneliti dan menguji kasus penggunaan tokenisasi yang mencakup, antara lain, penyelesaian aset dunia nyata tokenisasi (misalnya obligasi hijau, kredit karbon, pesawat terbang, stasiun pengisian kendaraan listrik, bill of lading elektronik dan manajemen perbendaharaan). Ini berpotensi menempa FMI baru yang menjembatani kesenjangan yang ada antara aset dunia nyata tokenisasi dan uang dalam transaksi.

Baca Juga: Hong Kong Siap Luncurkan ETF Bitcoin Spot Pertama, Simak Faktanya!

Dukungan Industri dan Kolaborasi Internasional

dukungan industri dan teknologi internasional
Source: @hkmagovhk on X

Untuk membantu menetapkan standar industri dan strategi yang tahan masa depan, HKMA akan membentuk Komunitas Arsitektur wCBDC yang terdiri dari bank lokal dan multinasional, pemain kunci dalam industri aset digital, perusahaan teknologi, dan Kelompok Pakar CBDC. HKMA juga akan terus bermitra dengan Cyberport dan Hong Kong Science and Technology Parks Corporation untuk mendorong pengembangan tokenisasi aset dan mendukung inovasi fintech lokal.

Proyek Ensemble merupakan bagian penting dari portofolio inisiatif HKMA yang lebih luas untuk memfasilitasi pengembangan pasar tokenisasi, yang terdiri dari e-HKD dan kolaborasi dengan BIS Innovation Hub Hong Kong Center seperti mBridge, Dynamo, dan Genesis.

Ini juga akan membangun eksperimen kasus penggunaan simpanan tokenisasi yang dilakukan HKMA dengan HSBC, Hang Seng Bank, dan Ant Group pada tahun 2023. HKMA akan melibatkan pemangku kepentingan internasional yang relevan, termasuk bank sentral dan organisasi lain, untuk bergabung dalam eksperimen dan eksplorasi masa depan di wCBDC Sandbox.

Baca Juga: Hong Kong Beri Batas Waktu Bagi Investor Crypto, Untuk Apa?

Potensi Penerbitan wCBDC “Langsung”

Jika wCBDC Sandbox menarik minat yang cukup dari industri, HKMA akan melakukan penerbitan wCBDC “langsung” pada waktu yang tepat. Eddie Yue Wai-man, Kepala Eksekutif HKMA, mengatakan bahwa proyek wCBDC grosir akan meningkatkan industri keuangan Hong Kong dan memperkuat posisi terdepannya di bidang uang dan aset tokenisasi.

HKMA menyambut para talenta global dan pelaku industri untuk datang ke Hong Kong dan menjadi bagian dari perjalanan tokenisasi yang sangat menarik ini.

Ikuti kami di Google News untuk mendapatkan berita-berita terbaru seputar crypto. Nyalakan notifikasi agar tidak ketinggalan beritanya.

*Disclaimer

Konten ini bertujuan memperkaya informasi pembaca. Selalu lakukan riset mandiri dan gunakan uang dingin sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli dan investasi aset crypto menjadi tanggung jawab pembaca.

Referensi